• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Aksi Jual Investor Asing, Saham Korsel Anjlok

Redaksi Editor Redaksi
Senin, 22 Februari 2021 - 15:49
in Ekonomi
Pedagang mata uang bekerja saat layar menunjukkan nilai tukar dan KOSPI (Indeks Harga Saham Gabungan Korea) (C) di ruang transaksi Bank KEB Hana di Seoul, Korsel. Foto : Antara/Reuters/Lee Jae-Won / AFLO/pri.

Pedagang mata uang bekerja saat layar menunjukkan nilai tukar dan KOSPI (Indeks Harga Saham Gabungan Korea) (C) di ruang transaksi Bank KEB Hana di Seoul, Korsel. Foto : Antara/Reuters/Lee Jae-Won / AFLO/pri.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Saham Korea Selatan (Korsel) akhirnya anjlok pada Senin (22/2/2021). Ini setelah sempat bergerak di wilayah positif pada awal perdagangan, lantaran investor asing tetap melakukan penjualan net di pasar saham lokal untuk keempat hari perdagangan berturut-turut.

Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) merosot 27,87 poin atau 0,90 persen menjadi menetap di 3.079,75. Volume perdagangan mencapai 1,82 miliar saham senilai 18 triliun won atau USD 16,2 miliar.

BacaJuga:

Geely EX2 Ramaikan Jakarta Fair 2026, Kombinasikan Desain Modern dan Biaya Kepemilikan yang Kompetitif

KUR BRI Tembus Rp84,36 Triliun, Perkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi Kerakyatan

Komisi VI DPR Dorong RUU Perkoperasian Jadi Pilar Penguatan Ekonomi Rakyat

KOSPI mengawali perdagangan dengan 0,21 persen lebih tinggi dan memperpanjang kenaikan, menyentuh 3.140 poin di sesi pagi. Ekspor Korea Selatan naik 16,7 persen dalam 20 hari pertama bulan Februari dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Indeks utama memangkas kenaikan dan turun karena investor institusional dan investor asing melepas saham masing-masing senilai 458 miliar won (412,6 juta dolar AS) dan 316 miliar won (284,7 juta dolar AS).

Asing terus menjadi penjual bersih selama empat hari perdagangan, memberikan tekanan pada saham domestik. Pengamat pasar mengatakan lonjakan baru-baru ini dalam imbal hasil obligasi pemerintah global menyebabkan asing melepas aset berisiko.

Di antara saham-saham berkapitalisasi besar, yang turun melebihi jumlah yang menguat. Kilang minyak terbesar SK Innovation mundur 4,0 persen, dan produsen baterai isi ulang Samsung SDI merosot 4,0 persen. Mesin pencari yang paling banyak digunakan Naver tergelincir 2,9 persen, tetapi raksasa chip memori SK hynix naik 2,6 persen seperti dilansir Antara.

Indeks KOSDAQ atas saham berkapitalisasi kecil turun 10,82 poin, atau 1,12 persen, menjadi ditutup pada 954,29. Mata uang lokal berakhir pada 1.110,4 won versus greenback, turun 4,5 won dari penutupan sebelumnya. Mata uang Korea Selatan terdepresiasi di tengah penjualan asing saham lokal. (aro)

Tags: Investor Asingkorsel

Berita Terkait.

geely
Ekonomi

Geely EX2 Ramaikan Jakarta Fair 2026, Kombinasikan Desain Modern dan Biaya Kepemilikan yang Kompetitif

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:01
UMKM
Ekonomi

KUR BRI Tembus Rp84,36 Triliun, Perkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi Kerakyatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:10
Rahmat-Saleh
Ekonomi

Komisi VI DPR Dorong RUU Perkoperasian Jadi Pilar Penguatan Ekonomi Rakyat

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:59
Aplikasi
Ekonomi

BRI Hadirkan Fitur “Toggle” Nabung Emas Otomatis di BRImo, Transfer Sekaligus Berinvestasi Mulai dari Rp10 Ribu

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:29
Abdul-Kharis-Almasyhari
Ekonomi

Kawal RUU Perkoperasian, Fraksi PKS Dorong Penguatan Koperasi sebagai Instrumen Ekonomi Kerakyatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:09
Purbaya
Ekonomi

Indonesia Tancap Gas di Beijing, Purbaya Usung Strategi Pembiayaan Jangka Panjang

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:18

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7119 shares
    Share 2848 Tweet 1780
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1775 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1042 shares
    Share 417 Tweet 261
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1101 shares
    Share 440 Tweet 275
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    993 shares
    Share 397 Tweet 248
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.