INDOPOSCO.ID – Kuasa Usaha Ad Interim Kedutaan Besar Jepang di Indonesia, Myochin Mitsuru, mengunjungi booth Mitsubishi Fuso dalam rangkaian GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, Selasa (4/8). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kemitraan ekonomi dan industri antara Jepang dan Indonesia.
Sebelum mengunjungi booth Mitsubishi Fuso, Myochin menghadiri 20th GAIKINDO International Automotive Conference (GIAC) 2026. Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa hubungan Indonesia dan Jepang telah dibangun di atas fondasi kepercayaan yang saling menguntungkan selama puluhan tahun.
Menurut Myochin, Jepang berkomitmen untuk terus mendukung berbagai agenda prioritas pembangunan Indonesia, mulai dari hilirisasi industri, penguatan ketahanan energi, pengembangan sumber daya manusia, hingga upaya mencapai target net-zero emissions.
Komitmen tersebut, kata dia, juga tercermin melalui kehadiran dan investasi berbagai perusahaan Jepang di Indonesia, termasuk di sektor otomotif yang selama ini menjadi salah satu pilar kerja sama kedua negara.
Salah satunya adalah Mitsubishi Fuso yang terus mengembangkan investasi, memperluas kontribusi terhadap industri otomotif nasional, serta menghadirkan inovasi kendaraan niaga yang mendukung transisi menuju transportasi rendah emisi.
Presiden Direktur PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), Daisuke Okamoto, mengatakan perusahaan terus mendukung transformasi sektor logistik melalui pengembangan kendaraan niaga listrik eCanter.
“Melalui eCanter, KTB mendukung transformasi industri logistik menuju transportasi yang lebih rendah emisi, sekaligus membantu pelaku usaha meningkatkan efisiensi operasional yang berkelanjutan,” kata Okamoto.
Menurut dia, pengembangan eCanter merupakan bagian dari komitmen Mitsubishi Fuso dalam menghadirkan solusi mobilitas yang inovatif, efisien, dan ramah lingkungan, sekaligus mendukung agenda transportasi berkelanjutan di Indonesia.
Kunjungan Myochin Mitsuru ke booth Mitsubishi Fuso di GIIAS 2026 mencerminkan eratnya hubungan kerja sama Jepang dan Indonesia, khususnya dalam pengembangan industri otomotif, investasi, serta transformasi menuju mobilitas yang lebih berkelanjutan.(srv)


















