INDOPOSCO.ID – PT Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) mencatatkan peningkatan tingkat kepuasan para pemangku kepentingan (stakeholder) pada 2026. Hasil Stakeholder Satisfaction Index (SSI) yang diselenggarakan Katadata Insight Center (KIC) menunjukkan skor kepuasan meningkat menjadi 4,30 dalam skala lima atau masuk kategori Baik, naik dari 4,15 pada tahun sebelumnya.
Peningkatan tersebut menjadi indikator semakin kuatnya kepercayaan stakeholder terhadap Pertamina NRE dalam menjalankan perannya sebagai pengembang energi baru dan terbarukan (EBT). Di tengah upaya percepatan transisi energi nasional, perusahaan menilai kepercayaan dan kolaborasi dengan para pemangku kepentingan merupakan fondasi penting selain pengembangan teknologi dan infrastruktur.
Corporate Secretary Pertamina NRE Sri Nur Hidayati mengatakan, peningkatan indeks kepuasan tersebut mencerminkan keberhasilan perusahaan dalam membangun hubungan yang terbuka, responsif, dan kolaboratif dengan berbagai stakeholder.
“Kepercayaan stakeholder merupakan fondasi penting bagi Pertamina NRE dalam menjalankan perannya sebagai pengembang energi baru dan terbarukan. Peningkatan Stakeholder Satisfaction Index pada tahun ini menjadi cerminan bahwa upaya kami dalam membangun komunikasi yang terbuka, responsif, dan kolaboratif telah memberikan dampak positif. Apresiasi ini kami maknai sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kualitas hubungan dengan seluruh pemangku kepentingan,” ujar Sri dalam keterangan resmi, Jumat (7/8/2026).
Pengukuran SSI dilakukan melalui pendekatan mixed methods, yang mengombinasikan survei kuantitatif terhadap stakeholder yang berinteraksi dengan Pertamina NRE sepanjang 2025, wawancara mendalam, serta analisis benchmarking. Pendekatan tersebut memberikan gambaran menyeluruh mengenai tingkat kepuasan, ekspektasi, hingga kualitas hubungan perusahaan dengan berbagai pemangku kepentingan.
Selain peningkatan indeks kepuasan, survei juga mencatat Net Promoter Score (NPS) Pertamina NRE mencapai +53,7. NPS merupakan indikator yang mengukur tingkat loyalitas dan kesediaan stakeholder untuk merekomendasikan perusahaan kepada pihak lain berdasarkan pengalaman mereka.
Capaian tersebut menunjukkan tingkat advokasi stakeholder terhadap Pertamina NRE berada pada level yang kuat dan kompetitif dibandingkan benchmark industri energi. Sebanyak 56,1 persen responden tergolong sebagai promoters, yakni kelompok stakeholder yang memiliki pengalaman positif dan tingkat kepercayaan tinggi terhadap perusahaan sehingga bersedia memberikan rekomendasi kepada pihak lain.
Sri menegaskan hasil survei tersebut tidak hanya menjadi ukuran keberhasilan perusahaan dalam membangun hubungan dengan stakeholder, tetapi juga menjadi masukan strategis untuk terus meningkatkan kualitas layanan.
“Hasil survei ini tidak hanya menjadi tolok ukur atas kinerja kami, tetapi juga menjadi masukan strategis untuk terus berbenah. Pertamina NRE akan memperkuat kualitas layanan melalui komunikasi yang lebih proaktif, penyampaian informasi yang semakin relevan dan tepat waktu, serta respons yang lebih cepat terhadap kebutuhan stakeholder. Kami percaya, hubungan yang dibangun atas dasar kepercayaan dan kolaborasi akan menjadi modal penting dalam mendukung percepatan transisi energi di Indonesia,” katanya.
Ke depan, Pertamina NRE akan terus memperkuat pengelolaan hubungan dengan stakeholder sebagai bagian dari strategi perusahaan dalam mengembangkan bisnis energi baru dan terbarukan. Melalui komunikasi yang makin efektif, kolaborasi yang lebih erat, dan layanan yang makin responsif, perusahaan optimistis dapat menciptakan nilai bersama bagi seluruh pemangku kepentingan sekaligus memperkuat kontribusi terhadap pencapaian target transisi energi nasional. (rmn)


















