• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Isu Kudeta Partai Demokrat, Analis Politik: Awas Teori Viktimisasi Bak Pisau Bermata Dua

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 18 Februari 2021 - 12:43
in Headline
Kampanye Partai Demokrat di Jakarta pileg 2019 lalu. Foto: demokrat.or.id

Kampanye Partai Demokrat di Jakarta pileg 2019 lalu. Foto: demokrat.or.id

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Analis Politik dan Pimpinan Lembaga Survei Nasional (LSN) Umar S. Bakry mengatakan, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tengah mempraktekkan teori politik Viktimisasi atau memposisikan diri sebagai korban dalam isu kudeta Partai Demokrat. Teori tersebut sangat populer di Amerika Serikat pada periode 1970-an.

“AHY sedang mempraktekkan sebuah teori politik yang dikenal dengan Viktimisasi,” ujar Umar S. Bakry, seperti dikutip, Kamis (18/2/2021).

BacaJuga:

Siaga, 24.980 Personel Aparat Gabungan Kawal Aksi May Day di Jakarta Hari Ini

Duh, 33 Daycare di Yogyakarta Tak Berizin

Buntut Tragedi Bekasi, Polisi Periksa Masinis hingga Petugas Stasiun Hari Ini

Umar mengingatkan, strategi ini mudah dibaca oleh masyarakat yang saat ini relatif lebih kritis. Apalagi ada dua mata pisau dari penggunaan strategi ini, di satu sisi bisa menunjukkan sebagai pihak yang dizalimi, tapi di lain sisi menunjukkan kekurangan kompetensi dalam kepemimpinan.

“Dengan AHY membongkar isu kudeta ini memancing serangan balik dari tokoh tokoh internal Demokrat untuk membuka kelemahan kelemahan kepemimpinan AHY, hal yang tadinya tidak diketahui oleh publik,” imbuhnya.

Dia menjelaskan, dalam ranah politik praktis, para pakar Viktimisasi mengamati korban atau victimhood sering menjadi salah satu posisi politik yang menguntungkan. Sehingga banyak aktor politik menempatkan diri sebagai victimhood atau sebagai korban.

“Memposisikan diri sebagai korban dapat menjadi sarana yang efektif bagi individu atau aktor politik atau kelompok politik tertentu untuk mengkonstruksi kepentingan politiknya,” katanya.

Umar juga mengatakan, menjadi korban mengekspresikan seseorang atau sekelompok orang dalam hal ini tentu adalah kelompok politik telah menderita atau telah dizalimi oleh kelompok yang lebih besar yang lebih powerfull. Menjadi korban biasanya juga menyatakan klaim bahwa mereka tengah membela sesuatu yang lebih besar.

“Dalam kasus isu kudeta di Partai Demokrat, saya melihat AHY sengaja memposisikan dirinya dan partainya dalam hal ini Partai Demokrat sebagai korban sebagai victimhood. Tapi munculnya kegaduhan internal Demokrat membuka banyak kekurangan dan kelemahan kepemimpinan AHY,” terangnya. (nas)

Tags: AHYkudetapartai demokrat

Berita Terkait.

Siaga, 24.980 Personel Aparat Gabungan Kawal Aksi May Day di Jakarta Hari Ini
Headline

Siaga, 24.980 Personel Aparat Gabungan Kawal Aksi May Day di Jakarta Hari Ini

Jumat, 1 Mei 2026 - 00:25
May Day 2026, Pengamat: Ujian Nyata Komitmen Prabowo Bangkitkan Ekonomi Buruh
Headline

Duh, 33 Daycare di Yogyakarta Tak Berizin

Kamis, 30 April 2026 - 22:15
KAI
Headline

Buntut Tragedi Bekasi, Polisi Periksa Masinis hingga Petugas Stasiun Hari Ini

Kamis, 30 April 2026 - 09:40
Polri Usut Kelalaian Sopir dan Pemkot dalam Tabrakan Kereta di Bekasi
Headline

Polri Usut Kelalaian Sopir dan Pemkot dalam Tabrakan Kereta di Bekasi

Rabu, 29 April 2026 - 23:55
Dinilai Jadi Pemicu Tragedi Maut Bekasi, Legislator DPR Desak Izin Taksi Green SM Dicabut
Headline

Dinilai Jadi Pemicu Tragedi Maut Bekasi, Legislator DPR Desak Izin Taksi Green SM Dicabut

Rabu, 29 April 2026 - 20:45
Dudy-Purwagandhi
Headline

Menhub Bakal Sanksi Berat Taksi Green SM Jika Terbukti Melanggar

Rabu, 29 April 2026 - 16:08

BERITA POPULER

  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2552 shares
    Share 1021 Tweet 638
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1392 shares
    Share 557 Tweet 348
  • Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

    1024 shares
    Share 410 Tweet 256
  • Gempa Bumi Dangkal Guncang Semarang Pagi Ini, Begini Catatan BMKG

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • Begini Penampakan Gerbong Perempuan KRL Usai Ditabrak KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur

    782 shares
    Share 313 Tweet 196
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.