• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Bulan Bahasa Bali yang Tanpa Penonton

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 13 Februari 2021 - 22:40
in Nasional
Salah satu kelompok peserta yang mengikuti lomba musikalisasi puisi dalam Bulan Bahasa Bali 2021. Foto : Antara /HO-Disbud Bali

Salah satu kelompok peserta yang mengikuti lomba musikalisasi puisi dalam Bulan Bahasa Bali 2021. Foto : Antara /HO-Disbud Bali

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Apa jadinya jika perlombaan tanpa penonton? Inilah yang terjadi pada Lomba Musikalisasi Puisi Berbahasa Bali dalam rangkaian Bulan Bahasa Bali 2021. “Secara teknis, lomba yang digelar di masa Pandemi Covid-19 jelas harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat (untuk pencegahan penularan Covid-19, red),” kata Made Mahesa Yuma Putra, ketua Pelaksana Teknis Bulan Bahasa Bali di sela kegiatan lomba di Taman Budaya Denpasar, Sabtu (13/2/2021).

Lomba yang diikuti 25 kelompok dengan masing-masing terdiri dari lima orang itu hanya dihadiri tim dewan juri dan panitia pelaksana, tidak diperbolehkan dihadiri oleh tim pendukung ataupun penonton.

BacaJuga:

PHI Zona 10 Rayakan Kartini dengan Edukasi Kesehatan dan Penguatan Peran Perempuan

Kemenhaj Tegaskan Pembayaran Dam lewat Adhahi

Adaksi Sampaikan 7 Tuntutan pada Hardiknas 2026, Apa Saja

“Jumlah peserta tahun ini meningkat dibandingkan tahun lalu, untuk itu pelaksanaannya kami gelar dua hari, Sabtu dan Minggu. Lomba ini juga tanpa penonton, hanya dewan juri saja,” jelas Mahesa.

Peserta lomba diminta membawakan puisi wajib, yaitu puisi yang berjudul Alas Arum karya Erkaja Pamungsu dan Puisi bebas ditentukan oleh peserta sendiri dengan Tema “Wana pinaka Prananing Kauripan.

Koodinator Lomba Ida Bagus Wiswabajra mengatakan tema tersebut dimaksudkan sebagai pemantik inspirasi dalam melestarikan hutan sebagai paru-paru dunia, sumber air, bahan obat, pangan, dan yang lainnya.

Untuk durasi maksimal penampilan peserta selama 30 menit (sudah termasuk persiapan). Sedangkan alat musik yang digunakan untuk membawakan musikalisasi puisi menggunakan alat akustik. “Yang dinilai adalah originalitas aransemen, penghayatan puisi dalam lagu, kualitas vokal, harmonisasi puisi dengan musik dan keutuhan penampilan,” tandasnya kepada Antara.

Sedangkan tim juri lomba musikalisasi, yakni I Komang Darmayuda, dosen ISI Denpasar; Dr Anak Agung Mas Ruscitadewi MPhil H, sastrawan; dan I Ketut Mandala Putra, perwakilan Balai Bahasa Bali.

Dalam kesempatan itu, Juri I Komang Darmayuda memberi sejumlah catatan bagi peserta lomba musikalisasi puisi tahun ini. “Dari peserta mengalami peningkatan, artinya peserta sangat antusias, hanya saja beberapa peserta sebagian dari mereka adalah pendatang baru. Beberapa catatan bagi peserta, misalnya tidak cukup keberanian tampil melainkan harus memiliki pengetahuan musikalisasi yang baik,” kata Darmayuda.

Selanjutnya pendalaman atau penjiwaan sangat penting. Oleh karena itu, membawa musikalisasi puisi harus mampu melagukan puisi, pesan, ekspresi harus sesuai.

“Misalnya untuk pilihan puisi bebas, banyak yang justru membuat puisi seperti lirik lagu, terutama ini bagi peserta pendatang baru, sedangkan ada beberapa kelompok yang memang jam terbangnya tinggi, mereka cukup kreatif dan sangat bagus membawakan garapan musik dan puisi di atas panggung,” ujar Dosen ISI itu.

Bagi pemenang lomba disediakan piagam dan uang pembinaan masing-masing Juara I Rp8 juta, Juara II Rp7 juta dan Juara III Rp6 juta yang akan diserahkan secara simbolis pada saat Upacara Penutupan Bulan Bahasa Bali. (aro)

Tags: balibudayaseni

Berita Terkait.

Grup-PHI
Nasional

PHI Zona 10 Rayakan Kartini dengan Edukasi Kesehatan dan Penguatan Peran Perempuan

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:14
haji
Nasional

Kemenhaj Tegaskan Pembayaran Dam lewat Adhahi

Minggu, 3 Mei 2026 - 06:06
adaksi
Nasional

Adaksi Sampaikan 7 Tuntutan pada Hardiknas 2026, Apa Saja

Minggu, 3 Mei 2026 - 05:05
umar
Nasional

Peran Guru Ngaji Itu Memperkuat Moral Bangsa, Ini Penilaian Menag

Minggu, 3 Mei 2026 - 04:44
kai
Nasional

Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, KAI: 76 Orang Telah Kembali dan 24 Masih Jalani Perawatan

Minggu, 3 Mei 2026 - 03:30
menaker
Nasional

Terbitkan Perpres 25/2026, Pemerintah Pastikan Hak Awak Kapal Perikanan

Minggu, 3 Mei 2026 - 02:20

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3559 shares
    Share 1424 Tweet 890
  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2564 shares
    Share 1026 Tweet 641
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1594 shares
    Share 638 Tweet 399
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1277 shares
    Share 511 Tweet 319
  • Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

    1031 shares
    Share 412 Tweet 258
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.