• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Rektor IPB: Pertanian Indonesia Makin Maju

Redaksi Editor Redaksi
Senin, 1 Februari 2021 - 23:32
in Nasional
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (kedua kiri), dalam sebuah kesempatan beberapa waktu lalu. Foto: Kementan untuk INDOPOSCO

Ilustrasi. Mentan Syahrul Yasin Limpo (kedua kiri) dalam sebuah kesempatan beberapa waktu lalu. Foto: Kementan untuk INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Rektor IPB University Prof Dr. Arif Satria menyampaikan optimistis bahwa petani dan pertanian di Indonesia bisa maju dan berdaya saing bilamana upaya akselerasi dan transformasi terus dilakukan.

“Kita harus optimistis bahwa petani kita bisa maju, pertanian kita bisa memiliki daya saing yang kuat,” kata Arif dalam Dialog Strategis IPB bertajuk Membangkitkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia dari Perdesaan secara virtual, Jakarta, Senin (1/2/2021).

BacaJuga:

Hardiknas 2026, Paskibra dari Daerah 3T dan Papua Warnai Semangat Pendidikan Bermutu

Maraknya Kasus Daycare, BSN Ingatkan Penerapan SNI Taman Asuh Ramah Anak

Tantangan Ketenagakerjaan Kompleks, DPR RI: May Day 2016 Momentum Perkuat Kolaborasi

Ia mengatakan bahwa di masa pandemi Covid-19 yang menyebabkan krisis di segala bidang, sektor yang menyumbang pertumbuhan justru salah satunya berasal dari sektor pertanian, yang tumbuh secara positif sebesar 2,19 persen.

Momentum pertumbuhan itu, katanya, perlu dimanfaatkan dengan baik dan harus benar-benar digerakkan sehingga tidak hanya membantu memulihkan ekonomi, tetapi juga memberi kemajuan pada bidang pertanian itu sendiri.

Namun demikian, meski mengalami pertumbuhan, tantangan yang dihadapi di sektor pertanian saat ini, menurutnya, tidak sedikit, tidak hanya terkait persoalan teknologi, tetapi juga persoalan lain yang melingkupinya, seperti masalah logistik, kebijakan dan yang lebih penting untuk diperhatikan lagi adalah perlunya roadmap atau peta jalan yang lebih jelas untuk dapat mencapai ketahanan pangan yang sesungguhnya.

Untuk itulah, dalam penanganan isu teknologi, IPB saat ini telah memiliki 58 varietas teknologi baru, dan salah satunya, yang baru-baru ini diluncurkan adalah sebuah sistem platform baru yang dapat mendeteksi konversi lahan secara real time atau langsung menggunakan satelit.

“Kemudian ada lagi smart kit yang mampu mendeteksi kelayakan lahan itu untuk tanaman apa. Itu semua dengan menggunakan satelit. Ini sudah kita praktikkan di berbagai tempat,” katanya.

Sementara itu, masalah lain yang perlu diupayakan dalam pengembangan sektor pertanian saat ini, menurut dia, adalah akselerasi dan transformasi sehingga para pelaku pertanian, termasuk yang masih tradisional, bisa sama-sama berkembang.

“Agar pelaku-pelaku pertanian yang sangat beragam di Indonesia ini, baik yang tradisional mau pun yang maju bisa terangkat. Prinsip kita adalah no one left behind, tidak ada satupun yang tertinggal, karena itu prinsip SDGs,” kata dia lebih lanjut.

Ia berharap dengan akselerasi tersebut, maka upaya untuk mengejar ketertinggalan dalam rangka meningkatkan daya saing produk-produk pertanian Indonesia dapat cepat terwujud. (nas)

Tags: pertanian

Berita Terkait.

KAI: Dalam 10 Tahun 2.220 Perlintasan Liar Ditutup, 1.089 Titik Masih Berpotensi Risiko
Nasional

Hardiknas 2026, Paskibra dari Daerah 3T dan Papua Warnai Semangat Pendidikan Bermutu

Sabtu, 2 Mei 2026 - 06:44
KAI: Dalam 10 Tahun 2.220 Perlintasan Liar Ditutup, 1.089 Titik Masih Berpotensi Risiko
Nasional

Maraknya Kasus Daycare, BSN Ingatkan Penerapan SNI Taman Asuh Ramah Anak

Sabtu, 2 Mei 2026 - 05:31
KAI: Dalam 10 Tahun 2.220 Perlintasan Liar Ditutup, 1.089 Titik Masih Berpotensi Risiko
Nasional

Tantangan Ketenagakerjaan Kompleks, DPR RI: May Day 2016 Momentum Perkuat Kolaborasi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 02:37
KAI: Dalam 10 Tahun 2.220 Perlintasan Liar Ditutup, 1.089 Titik Masih Berpotensi Risiko
Nasional

KAI: Dalam 10 Tahun 2.220 Perlintasan Liar Ditutup, 1.089 Titik Masih Berpotensi Risiko

Sabtu, 2 Mei 2026 - 00:34
Bersama Prabowo, KASBI Tanggapi Santai Aksi May Day di Monas
Nasional

Bersama Prabowo, KASBI Tanggapi Santai Aksi May Day di Monas

Jumat, 1 Mei 2026 - 23:57
Strategi Dua Kaki Prabowo di Hari Buruh: Merangkul Tanpa Memihak
Nasional

Strategi Dua Kaki Prabowo di Hari Buruh: Merangkul Tanpa Memihak

Jumat, 1 Mei 2026 - 23:03

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    2731 shares
    Share 1092 Tweet 683
  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2558 shares
    Share 1023 Tweet 640
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1569 shares
    Share 628 Tweet 392
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1146 shares
    Share 458 Tweet 287
  • Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

    1029 shares
    Share 412 Tweet 257
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.