• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Pemerintah Dorong Industri Minyak Nabati Bersama Capai SDGs

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 14 Oktober 2021 - 10:57
in Ekonomi
SDGs

Wakil Menteri Luar Negeri RI Mahendra Siregar memberikan sambutan dalam webinar berjudul" Peran Industri Minyak Nabati dalam Pencapaian SDGs 2030" yang diselenggarakan KBRI Stockholm. Foto: Antara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah Indonesia mendorong industri minyak nabati di seluruh negara untuk bersama-sama memikul tanggung jawab dalam pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) 2030.

“Pemerintah Indonesia menghimbau seluruh pemangku kepentingan minyak nabati untuk memulai langkah-langkah aktual dan terkoordinasi guna tercapainya SDGs 2030,” kata Duta Besar RI untuk Swedia Kamapradipta Isnomo seperti dikutip Antara, Kamis (14/10/2021),.

BacaJuga:

PDC Dorong Kemandirian Pesantren dan Pastikan Layanan Konsumsi Rig Berstandar

Kembangkan Komunikasi Berdampak, PHI Sabet 7 Penghargaan IABC Awards 2026

Program Sekolah Energi Berdikari Pertamina NRE Bawa Energi Surya ke SD Gunung Bayu

Pernyataan tersebut disampaikan Dubes Kama dalam webinar berjudul “Peran Industri Minyak Nabati dalam Pencapaian SDGs 2030” yang diselenggarakan KBRI Stockholm.

Webinar itu membahas hasil penelitian bersama tiga perguruan tinggi, yaitu Universitas Jambi, Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Göttingen University (Jerman), yang menemukan keterkaitan erat antara peran industri minyak nabati dalam menghadapi berbagai tantangan dan peluang yang muncul dalam upaya mencapai SDGs.

Pada kesempatan itu, Dubes Kama menekankan salah satu hasil penelitian yang menekankan pentingnya bagi negara-negara penghasil dan pengguna minyak nabati — baik dari kalangan pemerintah, sektor swasta maupun pemangku kepentingan lainnya — untuk lebih meningkatkan kerja sama dan berbagi tanggung jawab dalam menghadapi tantangan dan peluang yang muncul dalam upaya mencapai SDGs 2030.

Dalam sambutannya pada webinar itu, Wakil Menteri Luar Negeri RI, Mahendra Siregar, menyoroti tantangan yang dihadapi oleh industri minyak nabati, baik untuk saat ini maupun masa mendatang, terutama dalam menghadapi peningkatan permintaan terhadap minyak nabati yang cukup tajam.

Sehubungan dengan hal itu, Wamenlu Mahendra menegaskan kembali pentingnya untuk membentuk platform umum untuk melakukan dialog dan pertukaran pandangan guna mengatasi berbagai tantangan tersebut.

“Jika kita benar-benar peduli terhadap lingkungan, seluruh agenda dan kepentingan sektoral perlu dikesampingkan dan fokus pada kesatuan tujuan sehingga kita dapat mencapai kemajuan yang berarti,” ujar Mahendra.

Hasil penelitian yang dilakukan ketiga perguruan tinggi itu antara lain menyoroti kontribusi minyak nabati yang lebih besar dalam memenuhi tujuan ekonomi dan sosial di negara- negara berkembang di mana sektor pertanian berkontribusi signifikan terhadap capaian produk domestik bruto (PDB).

Penelitian itu juga menunjukkan bahwa permintaan minyak nabati yang terus meningkat harus dipenuhi dengan kebijakan untuk melindungi cadangan lahan global sebagai prasyarat untuk memenuhi beberapa tujuan utama dalam SDGs, dan hal itu merupakan tantangan paling mendesak yang dihadapi sektor industri minyak nabati.

Sehubungan dengan hasil temuan tersebut, tim peneliti merekomendasikan kebutuhan yang mendesak untuk bekerja sama dan berkoordinasi lebih erat di antara negara-negara produsen dan konsumen minyak nabati serta kebutuhan untuk mengatasi masalah lingkungan dari sudut pandang holistik, yang mencakup udara, tanah dan air.

Dalam kerangka itu, kesatuan tujuan adalah prasyarat untuk mencapai SDGs di sektor minyak nabati. Seri webinar kedua ini dihadiri oleh peserta dari berbagai pemangku kepentingan di seluruh kawasan Eropa dan Indonesia, baik dari kalangan pemerintah, akademisi, dan sektor swasta di seluruh negara produsen dan konsumen minyak nabati.

Mempertimbangkan rekomendasi yang telah dibuat, KBRI Stockholm akan mendorong keterhubungan di antara para peserta untuk membangun sebuah platform yang mendorong kesatuan tujuan untuk mengatasi tantangan dalam mencapai SDGs 2030 di sektor minyak nabati. (mg3)

Tags: industri minyak nabatiSDGs

Berita Terkait.

Ponpes
Ekonomi

PDC Dorong Kemandirian Pesantren dan Pastikan Layanan Konsumsi Rig Berstandar

Minggu, 27 September 2026 - 16:08
IABC
Ekonomi

Kembangkan Komunikasi Berdampak, PHI Sabet 7 Penghargaan IABC Awards 2026

Minggu, 27 September 2026 - 15:07
SD-Negeri-091686
Ekonomi

Program Sekolah Energi Berdikari Pertamina NRE Bawa Energi Surya ke SD Gunung Bayu

Minggu, 27 September 2026 - 13:05
Hery-Lesmana
Ekonomi

PDC Dorong Tempesantren Mandiri, Omzet Tembus Rp75 Juta per Bulan

Minggu, 27 September 2026 - 11:13
Bantuan
Ekonomi

BNI Sahabat Sekolah Rakyat Bekali Siswa Sulsel dengan Literasi Keuangan

Minggu, 27 September 2026 - 09:21
mendag
Ekonomi

Kemendag Minta UMKM Manfaatkan Teknologi Digital dan Inovasi Produk

Minggu, 27 September 2026 - 04:14

OLAHRAGA

Rahmat-Erwin-Abdullah
Olahraga

Pecahkan Rekor Dunia, Rahmat Erwin Sumbang Emas Kedua Indonesia di Asian Games 2026

Editor Nelly Marinda Situmorang
Minggu, 27 September 2026 - 09:41

​INDOPOSCO.ID - Cabang olahraga (cabor) angkat besi kembali mengharumkan nama bangsa di panggung olahraga bergengsi se-Asia. Lifter andalan Indonesia, Rahmat...

SelengkapnyaDetails
Karate

FORTIS Series-II 2026 Siapkan 231 Kelas, Bidik 1.750 Atlet Karate

Sabtu, 26 September 2026 - 22:12
Jadi Tersangka Korupsi, Aset Miliaran Rupiah Bupati Gowa Disita Polri

Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

Sabtu, 26 September 2026 - 13:09
Analis: MK Dihadapkan 2 Lapis Persoalan dalam Gugatan Gibran

Reaksi Ole Romeny Usai Indonesia Tekuk Singapura di FIFA ASEAN Cup

Sabtu, 26 September 2026 - 11:10
laga

Laga Pembuka FIFA ASEAN Cup 2026, 3.582 Personel Gabungan Dikerahkan

Jumat, 25 September 2026 - 17:36

BERITA POPULER

  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    3880 shares
    Share 1552 Tweet 970
  • Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    1030 shares
    Share 412 Tweet 258
  • Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

    1007 shares
    Share 403 Tweet 252
  • Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

    993 shares
    Share 397 Tweet 248
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    986 shares
    Share 394 Tweet 247
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.