Nusantara

Gubernur Sultra: Maksimalkan Dana TKDD Untuk Dukung Pemulihan Ekonomi

INDOPOSCO.ID – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi meminta bupati dan wali kota memaksimalkan penggunaan dana transfer ke daerah dan dana desa (TKDD) tahun 2023 untuk mendukung pemulihan ekonomi dan penanganan kemiskinan.

“Terkait dengan pengelolaan alokasi TKDD, pesan saya kepada bupati dan wali kota agar mengoptimalkan dana desa untuk mendukung program pemulihan ekonomi dan akselerasi penanganan kemiskinan,” kata Ali Mazi usai penyerahan DIPA dan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) 2023 di Kendari, Senin (5/12), seperti dikutip dari Antara.

Ia meminta agar program bantuan langsung tunai (BLT) desa dan program prioritas lainnya agar tetap dilanjutkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa di wilayah Sultra.

Berita Terkait

Gubernur juga berpesan agar para bupati dan walikota, untuk benar-benar menggunakan alokasi TKDD tahun 2023 dengan baik, sehingga dapat memberikan manfaat yang besar bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat;

Kemudian, melaksanakan percepatan penyampaian persyaratan penyaluran TKDD agar segera memberi manfaat bagi masyarakat.

“Untuk mewujudkan tata kelola dana TKDD yang akuntabel dan tepat sasaran, perlu adanya koordinasi dari semua pihak, utamanya koordinasi dengan Kanwil Ditjen Perbendaharaan, Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN), dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD),” ujar Ali.

Menurutnya, dalam rangka meningkatkan kualitas pelaksanaan anggaran untuk menjalankan berbagai program pemerintah, terdapat beberapa hal yang perlu menjadi perhatian bersama, yakni pertama mempercepat proses penetapan pejabat pengelola keuangan dan pengelola kegiatan dengan menerbitkan surat keputusan.

Kedua, membenahi sistem tata kelola dan administrasi yang memanfaatkan teknologi informasi. Belanja publik dan belanja yang bersifat wajib agar segera dilaksanakan sesuai ketentuan dan harus ditingkatkan.

Ketiga, proses pengadaan barang dan jasa perlu dilakukan percepatan segera mungkin, sesuai dengan regulasi dan ketentuan. kegiatan pra lelang proyek dapat segera dilaksanakan agar kegiatan pembangunan dapat mulai efektif berjalan di bulan Januari 2023, sehingga dapat segera mendorong produktivitas, menciptakan lapangan kerja, dan penguatan perekonomian di daerah.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button