Nusantara

Pertanian Hortikultura di Kudus Gagal Panen Akibat Kemarau Basah

INDOPOSCO.ID – Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mencatat sejumlah petani yang menanam komoditas tanaman hortikultura gagal panen akibat serangan virus dan jamur sebagai dampak dari cuaca kemarau basah yang terjadi saat ini.

“Musim kemarau basah dengan intensitas hujan yang masih tinggi memang rentan terjadinya serangan jamur dan virus, khususnya untuk tanaman hortikultura bisa mengakibatkan tanaman tidak produktif. Sedangkan tanaman padi memang ada serangan hama serupa namun masih bisa diantisipasi,” kata Kasi Tanaman Pangan Biro Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus Arin Nikmah di Kudus, seperti dikutip Antara, Jumat (10/6/2022).

Komoditas tanaman hortikultura yang sangat terdampak seperti tanaman cabai dan bawang merah.

Baca Juga : Tingkatkan Kapasitas SDM, Kembangkan Pertanian dari Hulu hingga Hilir

Luas tanaman cabai di Kabupaten Kudus setiap tahunnya bisa mencapai 350-an hektare yang tersebar di Desa Kesambi (Kecamatan Mejobo) dan Setrokalangan( Kecamatan Kaliwungu). Sedangkan komoditas bawang merah memiliki luas tanam hingga 60-an hektare yang tersebar di Kecamatan Undaan, Mejobo dan Jati.

Sementara masa panen dari kedua komoditas tersebut, untuk bawang merah seharusnya pada bulan Mei dan Juni 2022, namun sebagian ada yang gagal panen. Bahkan ada yang terpaksa dibongkar diganti komoditas lainnya, seperti tomat dan terong. Sedangkan cabai panennya antara bulan Juni-Juli 2022.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button