• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Pengembangan Transportasi Massal Dinilai Mampu Urai Kemacetan di Surabaya

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Minggu, 16 Januari 2022 - 13:00
in Nusantara
bus bts

Dokumentasi - Teman Bus melalui program Buy The Service (BTS) pada Trans Semanggi Suroboyo. Foto: Antara/HO-Diskominfo Surabaya

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Komisi C Bidang Pembangunan DPRD Kota Surabaya menyatakan pengembangan transportasi massal di Kota Pahlawan, Jawa Timur, dinilai mampu mengurai kemacetan lalu rute pada jam-jam sibuk.

“Pengembangan transportasi massal di Surabaya saat ini sudah bagus karena bisa mengurai kemacetan di sejumlah wilayah di Kota Surabaya,” kata Sekretaris Komisi C DPRD Surabaya Agung Prasodjo di Surabaya, Minggu (16/1/2022), seperti dikutip Antara.

BacaJuga:

MWT di Jatim, Iwan Bule Tekankan Layanan Humanis dan Pemberdayaan Berkelanjutan

BMKG: Es Abadi Papua Terancam Lenyap di Akhir 2026 atau Awal 2027

Perketat Pengawasan di Perbatasan, Tim Gabungan Amankan 1 Unit Mobil Mewah asal Malaysia

Menurut dia, pengembangan transportasi massal di Surabaya seperti halnya memperbanyak moda transportasi berupa angkutan massal seperti Suroboyo Bus, bus BTS (Buy The Service) bantuan Kemenhub sebanyak 104 armada dan pengadaan bus pengumpan (feeder) sebanyak 36 unit pada 2022.

Baca Juga : Dinkes Surabaya Laporkan Dugaan Sindikat Jual Beli Vaksin Booster

“Untuk operasional bus BTS saat ini masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat,” ujarnya.

Untuk itu, Legislator Partai Golkar ini tidak sependapat dengan hasil survei Global Traffic Scorecard 2021 yang dirilis perusahaan analisis data lalu lintas, INRIX yang menempatkan Surabaya sebagai kota termacet di Indonesia pada 2021.

“Kami minta Pak Wali Kota tidak terpancing dengan hasil survei itu. Tetap fokus bekerja melayani masyarakat,” katanya.

Baca Juga : DPRD Minta Pemkot Surabaya Tindak Tegas KSP Ilegal

Menurut dia, hasil survei yang dirilis INRIX tersebut masih perlu diuji karena pada saat dilakukan survei masih dalam kondisi pandemi Covid-19.

“Saat pandemi lalu lintas kendaraan di kota-kota besar di Indonesia, khususnya di Surabaya relatif lancar dan cenderung sepi. Ini karena ada larangan keluar rumah agar tidak tertular Covid-19,” katanya.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya Tundjung Iswandaru sebelumnya mengatakan, berdasarkan data yang kami miliki, lalu lintas di Kota Surabaya saat ini dinyatakan cukup baik atau relatif lancar.

Menurut dia, hal itu ditandai dengan survei dan data Dishub Surabaya bahwa vc ratio di Kota Surabaya cukup bagus, yaitu 0,6 berarti masih kondisi yang cukup bagus. Artinya, kendaraan yang melewati jalan tersebut masih bisa ditampung.

Sedangkan untuk kecepatan rata-rata atau kecepatan antarkendaraan, berada di angka 40 sampai 41. Kemudian, terkait dengan adanya 63 jam atau waktu kehilangan akibat kemacetan, Tundjung menguraikan, apabila dibagi menjadi 360 hari, maka sekitar 10 menit waktu yang terbuang di setiap kemacetan.

Tundjung mengaku tidak mengetahui indikator apa saja yang digunakan oleh perusahaan INRIX dengan menjadikan Surabaya sebagai kota termacet di Indonesia. Sebab, bila dilihat pada situasi dan kondisi, Kota Surabaya hanya menunjukkan kemacetan pada pagi dan sore hari.

“Saya tidak tahu yang menjadi dasar apa Surabaya menjadi kota termacet, mereka dihubungi juga tidak bisa. Tapi di situ ditulis bahwa membandingkan jam sibuk dengan jam tidak sibuk, memang ada waktu yang terbuang, tetapi mereka tidak berbicara soal waktu yang ditempuh,” ujarnya. (mg3)

Tags: macetSurabayatransportasi massal

Berita Terkait.

MWT di Jatim, Iwan Bule Tekankan Layanan Humanis dan Pemberdayaan Berkelanjutan
Nusantara

MWT di Jatim, Iwan Bule Tekankan Layanan Humanis dan Pemberdayaan Berkelanjutan

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:13
Es-Abadi
Nusantara

BMKG: Es Abadi Papua Terancam Lenyap di Akhir 2026 atau Awal 2027

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:25
Perketat Pengawasan di Perbatasan, Tim Gabungan Amankan 1 Unit Mobil Mewah asal Malaysia
Nusantara

Perketat Pengawasan di Perbatasan, Tim Gabungan Amankan 1 Unit Mobil Mewah asal Malaysia

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:02
Hasil Piala Dunia Kunci Sukses Inggris Redam Perlawanan Kongo: Sabar dan Jaga Kepercayaan Diri
Nusantara

Bea Cukai Musnahkan 9 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp13,5 Miliar di Porong, Sidoarjo

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:02
Gempa Bumi Hantam Cilacap di Jawa Tengah, BMKG: Hiposenter Dikategorikan Dangkal
Nusantara

Gempa Bumi Hantam Cilacap di Jawa Tengah, BMKG: Hiposenter Dikategorikan Dangkal

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:01
Konservasi Penyu
Nusantara

Konservasi Penyu Naik Kelas, PLN NP Tambah Fasilitas dan Dorong Edukasi Lingkungan

Kamis, 2 Juli 2026 - 01:19

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

    Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

    1646 shares
    Share 658 Tweet 412
  • Menteri Ekraf: Arsip Jadi Jejak Transformasi Ekonomi Kreatif Indonesia

    928 shares
    Share 371 Tweet 232
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2142 shares
    Share 857 Tweet 536
  • Hasil Piala Dunia : Uruguay Angkat Koper dari Piala Dunia 2026, Marcelo Bielsa Kecewa Berat

    894 shares
    Share 358 Tweet 224
  • Portugal vs Kroasia: Martinez Sebut Ronaldo dan Modric Berada di Atas Keraguan Publik

    841 shares
    Share 336 Tweet 210
Pemain-Swiss
Olahraga

Hasil Piala Dunia: Swiss Hentikan Langkah Aljazair dengan Kemenangan Meyakinkan

Editor Juni Armanto
Jumat, 3 Juli 2026 - 16:05

INDOPOSCO.ID - Swiss memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Aljazair dengan skor meyakinkan 2-0 di...

SelengkapnyaDetails
Portugal Lolos Dramatis ke 16 Besar, Ramos: Saya Suka Momen Bertekanan Tinggi

Portugal Lolos Dramatis ke 16 Besar, Ramos: Saya Suka Momen Bertekanan Tinggi

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:02
Hasil Piala Dunia: Comeback Dramatis, Portugal Singkirkan Kroasia untuk Tantang Spanyol

Hasil Piala Dunia: Comeback Dramatis, Portugal Singkirkan Kroasia untuk Tantang Spanyol

Jumat, 3 Juli 2026 - 08:52
Hasil Piala Dunia: Babat Austria, Spanyol Melenggang ke 16 Besar

Hasil Piala Dunia: Babat Austria, Spanyol Melenggang ke 16 Besar

Jumat, 3 Juli 2026 - 08:11
Ronaldo

Portugal vs Kroasia: Martinez Sebut Ronaldo dan Modric Berada di Atas Keraguan Publik

Kamis, 2 Juli 2026 - 21:36
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.