INDOPOSCO.ID-Karang Taruna Banten di bawah kepemimpinan Andika Hazrumy, berkomitmen untuk terus menjadi mitra yang bersinergi dan saling mendukung program dan kebijakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten.
Pernyataan dari Karang Taruna Banten ini sebagai bantahan terhadap aksi yang dilakukan Ketua Majelis Pertimbangan Karang Taruna (MPKT) Banten Dedi Kurniadi yang mengalungi poster yang bertuliskan: “Daripada ganti buruh yang jutaan mending ganti gubernur cuma 1 doang,” pada Jumat (10/12/2021) lalu.
Karang Taruna Banten menegaskan bahwa sikap yang disampaikan oleh Ketua MPKT Banten Dedi Kurniadi pada saat demo buruh merupakan sikap personal bukan atas nama atau mewakili organisasi Karang Taruna Banten.
“Dan sebagai bentuk teguran atas sikap salah seorang anggota MPKT Provinsi Banten itu, kami segera mengeluarkan teguran tertulis kepada yg bersangkutan tentu dilengkapi dengan alasan-alasan dan masukan tentang bagaimana seharusnya jika ingin menyuarakan pendapat melalui lembaga besar sekelas Karang Taruna Banten,” ujar Wakil Ketua Karang Taruna Provinsi Banten, Bidang Industri, Perdagangan dan Kewirausahaan, A. Dadan Suryana, Minggu (12/12/2021).
Dadan menegaskan, pihak yang berbicara atas nama Majelis Pertimbangan Karang Taruna Banten dengan mengeluarkan pendapat dan kritik keras terhadap Gubernur Banten, merupakan sikap personal dari salah seorang anggota Majelis Pertimbangan Karang Taruna Banten. Dan itu bukan sikap organisasi
“Di tubuh organisasi Karang Taruna Banten, terdapat mekanisme dalam mengambil sebuah keputusan, apalagi sebuah keputusan yang beririsan dengan pihak di luar karang taruna dan di publikasi, tentu harus melalui mekasme dan kajian-kajian yg mendalam. Tidak semudah itu Karang Taruna Banten bersikap,” kata Dadan.
Ia mengatakan Karang Taruna Banten di bawah kepemimpinan Andika Hazrumy, berkomitmen untuk terus menjadi mitra yang bersinergi dengan Pemprov Banten.
“Kami juga belum mengeluarkan pendapat terkait persoalan buruh. Saat ini kami masih berkonsentrasi menjalankan program kerja yang baru saja diputuskan pada rapat kerja daerah (Rakerda) Karang Taruna Banten, salah satunya pengembangan potensi kewirausahaan para kader melalui pelatihan-pelatihan,” katanya.
Dadan juga mengatakan Karang Taruna Banten sedang berupaya membuka akses seluas-luasnya kepada berbagai pihak dalam rangka mengembangkan kewirausahaan para kader Karang Taruna di Banten.
Secara otomatis, kata Dadan, ini juga sebagai bentuk sinergisitas Karang Taruna dengan Pemprov Banten dalam upaya menekan angka pengangguran di Banten. (dam)











