• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

WCC Palembang Siap Bantu Pulihkan Trauma Mahasiswi Korban Pencabulan

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 7 Desember 2021 - 21:20
in Nusantara
reskrimum

Kantor Ditreskrimum Polda Sumsel. (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Aktivis pusat pembelaan hak-hak perempuan Women’s Crisis Centre-WCC Palembang, Sumatera Selatan siap membantu mahasiswi Universitas Sriwijaya (Unsri) yang diduga menjadi korban pelecehan seksual atau pencabulan oknum dosennya.

“Empat mahasiswi Unsri yang melapor ke Polda Sumsel karena diduga menjadi korban pelecehan seksual/pencabulan oleh dua oknum dosennya jika membutuhkan pendampingan untuk menghadapi kasus hukumnya dan pemulihan traumanya tim kami siap membantu,” kata Direktur Women’s Crisis Centre (WCC) Palembang Yessy Ariani seperti dikutip Antara, Selasa (7/12/2021).

BacaJuga:

Negara Hadir di Daerah 3T: MBG 3B Jangkau Masyarakat Baduy

DPR Kutuk Perampokan Brutal di Pekanbaru, Polisi Didesak Segera Tangkap Pelaku

KPAI Kecam Dugaan Kekerasan Seksual Pengajar terhadap 17 Santri di Ciawi Bogor

Menurut dia, berdasarkan data perkembangan penanganan kasus pencabulan yang dilakukan penyidik Subdit 4 Remaja, Anak dan Wanita (Renakta) Ditreskrimum Polda Sumsel, mahasiswi Unsri yang menjadi korban dugaan pelecehan seksual oleh oknum dosennya bertambah, dari awalnya hanya satu orang kini menjadi empat orang.

Baca Juga: Dua Mahasiswi Korban Pelecehan Seksual Penuhi Klarifikasi Tim Etik Unsri

Awalnya satu korban tercatat sebagai mahasiswi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan (FKIP) melaporkan oknum dosen berinisial A, kemudian berkembang ada tiga mahasiswi lainnya dari Fakultas Ekonomi (FE) Unsri melaporkan oknum dosen berinisial R.

Mahasiswi yang menjadi korban pencabulan yang diduga dilakukan oleh dua oknum dosen tersebut jika ingin memulihkan traumanya bisa diberikan pendampingan oleh tim WCC.

Selain menyiapkan tim untuk membantu pemulihan trauma para korban pencabulan itu, pihaknya juga membuka posko pengaduan untuk menampung kemungkinan ada korban lain yang masih takut atau ragu melaporkan dosennya yang melakukan pelecehan seksual.

Kasus dugaan pencabulan/pelecehan seksual di lingkungan perguruan tinggi tersebut diharapkan bisa diusut tuntas oleh pihak kepolisian dan mengimbau jika masih ada korban yang belum melapor agar mengikuti jejak rekannya yang berani membawa persoalan itu ke jalur hukum, kata Yessy.

Sementara Kepala Subdit 4 Remaja, Anak dan Wanita (Renakta) Ditreskrimum Polda Sumsel Komisaris Polisi Masnoni menjelaskan bahwa pihaknya telah menetapkan satu tersangka dosen berinisial A yang diduga melakukan pencabulan terhadap seorang mahasiswi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unsri dan menahannya mulai Selasa (7/12/2021) dini hari untuk 20 hari ke depan.

Sedangkan oknum dosen berinisial Rm yang diduga melakukan pencabulan terhadap tiga orang mahasiswi Fakultas Ekonomi (FE) Unsri belum ditetapkan sebagai tersangka karena masih dalam proses pengumpulan keterangan saksi dan barang bukti, ujar Kompol Masnoni. (mg3)

Tags: mahasiswiPalembangpencabulantraumaWCC PalembangWomen's Crisis Centre

Berita Terkait.

Baduy
Nusantara

Negara Hadir di Daerah 3T: MBG 3B Jangkau Masyarakat Baduy

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:05
Sari-Yuliati
Nusantara

DPR Kutuk Perampokan Brutal di Pekanbaru, Polisi Didesak Segera Tangkap Pelaku

Sabtu, 2 Mei 2026 - 14:24
KAI: dalam 10 Tahun 2.220 Perlintasan Liar Ditutup, 1.089 Titik Masih Berpotensi Risiko
Nusantara

KPAI Kecam Dugaan Kekerasan Seksual Pengajar terhadap 17 Santri di Ciawi Bogor

Sabtu, 2 Mei 2026 - 04:41
KAI: dalam 10 Tahun 2.220 Perlintasan Liar Ditutup, 1.089 Titik Masih Berpotensi Risiko
Nusantara

Buntut Dugaan Tindak Pidana, DPD RI Sambangi Daycare di Yogyakarta

Sabtu, 2 Mei 2026 - 03:31
Jetty Liar Terus Beroperasi di Tahura, Satgas PKH Didesak Bertindak
Nusantara

Jetty Liar Terus Beroperasi di Tahura, Satgas PKH Didesak Bertindak

Jumat, 1 Mei 2026 - 23:31
Petugas-BC
Nusantara

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 3,5 Kg Kokain oleh WNA Kolombia di Bandara Ngurah Rai

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:09

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3301 shares
    Share 1320 Tweet 825
  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2562 shares
    Share 1025 Tweet 641
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1581 shares
    Share 632 Tweet 395
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1241 shares
    Share 496 Tweet 310
  • Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

    1030 shares
    Share 412 Tweet 258
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.