• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

KemenkopUKM Tingkatkan Kualitas Produk dan Pemasaran Tenun Ikat Gianyar

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 29 Oktober 2021 - 15:27
in Nusantara
Tenun Ikat

- Kerajinan tenun ikat (endek) merupakan industri kerajinan potensial Kabupaten Gianyar yang pernah menjadi primadona di tahun 80-an.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kerajinan tenun ikat (endek) merupakan industri kerajinan potensial Kabupaten Gianyar yang pernah menjadi primadona di tahun 80-an. Berbagai upaya dilakukan Pemkab Gianyar melalui Dekranasda Kabupaten untuk membangkitkan kembali kejayaan tenun ikat di Gianyar.

Bahkan, Dekranasda Gianyar secara aktif memberikan pelatihan-pelatihan, memberikan bantuan peralatan hingga pemasaran produk kerajinan.

BacaJuga:

Miliki Reputasi Kampus Dunia, Begini Pesan Ketua DPD RI saat Kunjungi UGM

Peringati Hari TB Sedunia, LKC Dompet Dhuafa Gencarkan Skrining dan Dukungan Nutrisi Pasien

Dominasi Gresik! Saifuddin-Erman Taklukkan Wakil Makassar di Final Turnamen Domino

Upaya tersebut juga mendapat dukungan dari Kementerian Koperasi dan UKM. Sehingga, Gianyar menjadi tujuan pertama pelaksanaan pelatihan vocational bagi usaha mikro di sektor pariwisata, khususnya tenun ikat.

Salah satu perajin tenun bernama Ketut Gede Setiawan mengaku dirinya banyak mendapat manfaat dari pelatihan yang digelar KemenkopUKM. “Sangat membantu, terutama dalam hal motivasi usaha agar tetap kuat dan mampu bangkit,” kata Ketut.

Bagi Ketut, para motivator yang diundang sangat membangkitkan semangat para perajin, terutama yang berada di bawah binaan Yayasan Putri Ayu, agar tetap optimis meski di tengah pandemi. “Selama pandemi, yayasan banyak membantu kami dari sisi penjualan tenun,” ucap Ketut.

Perajin lainnya, Kadek Ari, juga menganggap bahwa pelatihan tersebut sangat bermanfaat karena bisa menambah ilmu, khususnya dalam pemasaran produk. “Penjualan secara online menjadi salah satu alternatif bagi perajin agar bisa bertahan,” kata Kadek.

Kadek berharap agar kondisi pandemi segera pulih, sehingga kehidupan pariwisata Bali bisa kembali normal seperti dulu. “Karena, Bali itu memang hidupnya dari sektor pariwisata, yang di dalamnya terdapat kuliner dan juga kerajinan-kerajinan, termasuk tenun ikat,” imbuh Kadek.

Sementara itu, Deputi Bidang Usaha Mikro KemenkopUKM Eddy Satriya menjelaskan, pihaknya ingin meningkatkan kapasitas dan kemampuan teman-teman usaha mikro di sektor pariwisata. Terlebih lagi, sektor tenun ikat.

Menurut Eddy, dipilihnya Gianyar sebagai lokasi pelatihan karena merupakan salah satu sentra kerajinan tenun ikat di Bali. Kegiatan ini merupakan langkah awal, untuk selanjutnya bergerak ke daerah lain di Bali.

“Kami berharap setelah pelatihan ini, para peserta lebih memiliki inovasi pada situasi pandemi dan inovasi produk tenun ikat yang menjadi unggulan khususnya di Kabupaten Gianyar,” pungkas Eddy. (nas)

Tags: GianyarKemenKopUKMtenun ikat

Berita Terkait.

Miliki Reputasi Kampus Dunia, Begini Pesan Ketua DPD RI saat Kunjungi UGM
Nusantara

Miliki Reputasi Kampus Dunia, Begini Pesan Ketua DPD RI saat Kunjungi UGM

Selasa, 21 April 2026 - 23:39
Edukasi
Nusantara

Peringati Hari TB Sedunia, LKC Dompet Dhuafa Gencarkan Skrining dan Dukungan Nutrisi Pasien

Selasa, 21 April 2026 - 15:25
SDT
Nusantara

Dominasi Gresik! Saifuddin-Erman Taklukkan Wakil Makassar di Final Turnamen Domino

Selasa, 21 April 2026 - 14:24
Rokok-Ilegal
Nusantara

Bea Cukai Tegal Sita 1,1 Juta Batang Rokok Ilegal dari Paket Ekspedisi, Modus Disamarkan

Selasa, 21 April 2026 - 14:04
Penindakan
Nusantara

Bea Cukai Morowali Tindak 57 Ribu Rokok Ilegal, Sanksi Administratif Jadi Prioritas

Selasa, 21 April 2026 - 13:43
bc2
Nusantara

Bea Cukai Banten dan Kejaksaan Musnahkan 26 Juta Batang Rokok Ilegal

Selasa, 21 April 2026 - 13:03

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1263 shares
    Share 505 Tweet 316
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    874 shares
    Share 350 Tweet 219
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    758 shares
    Share 303 Tweet 190
  • Catat Tanggalnya! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Siap Dibagikan untuk Pemegang Saham

    735 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    729 shares
    Share 292 Tweet 182
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.