Nasional

Latma TNI AL dengan Tentara Australia Minta Lebih Menantang Tiap Tahun

INDOPOSCO.ID – Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa menginginkan konsep latihan bersama (latma) serbuan amfibi bersandi “Ausindo Amphibious Assault Exercise” antara prajurit TNI Angkatan Laut dengan tentara Australia, Royal Australian Army, bisa lebih menantang setiap tahunnya.

“Kami ingin latihan itu setiap tahun semakin sulit, tahun ini lebih sulit dari tahun lalu, tahun depan harus lebih sulit lagi. Tadi sudah mulai kami bicarakan, apa nih konsep untuk tahun depan,” ujar Andika usai menutup latihan bersama di Pantai Todak, Dabo Singkep, Lingga, Kepulauan Riau, Minggu (21/11/2022).

Latihan yang melibatkan lebih kurang 1.000 prajurit TNI AL dan Tentara Australia itu juga mengerahkan beberapa alat utama sistem senjata (alutista) kedua negara.

Berita Terkait

Baca Juga : TNI AL Kerahkan 12 Kapal Perang Amankan KTT G20

TNI AL mengerahkan KRI Banjarmasin-592 yang didukung sekitar 500 prajurit, termasuk Korps Marinir TNI AL, Kopaska, Taifib, helikopter, tim kesehatan, serta dukungan udara F16 milik TNI Angkatan Udara.

Sedangkan Australia mengerahkan Kapal Perang HMAS Adeleide, helikopter, LLC (Lite Landing Craft), zodiac, truk logistik serta tim kesehatan dan jumlah personel yang hampir sama banyak dengan TNI AL.

Andika menjelaskan latihan ini intinya adalah melakukan pendaratan dan serbuan dari kapal yang berada di perairan menuju daratan.

“Dari Australia melibatkan kapal LHD (landing helicopter dock) berukuran cukup besar, lebih dari 200 meter, namanya HMAS Adelaide. Sedangkan TNI AL menggunakan KRI Banjarmasin,” jelas Jenderal Andika.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button