• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Stok Beras Surplus, Gubernur Sumbar: Harga Naik Karena Permintaan Tinggi, BBM dan Iklim

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Senin, 7 November 2022 - 19:45
in Nasional
Rapat-Koordinasi-Pengendalian-Inflasi-Virtual

Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi di Daerah yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri secara virtual, Senin (7/11/2022). Foto/ humas Kementan

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah menegaskan ketersediaan stok beras nasional 2022 mengalami surplus.
Berdasarkan BPS, Kementan, Kemendag dan SINAS-NK Kemenko Perekonomian diolah Badan Pangan Nasional yang diupdate tanggal 22 Oktober 2022, produksi beras 2022 sebesar 32,07 juta ton dan terdapat stok di awal tahun 2022 sebesar 37,34 juta ton, sehingga dengan jumlah kebutuhan Januari hingga Desember 2022 sebesar 30,91 juta ton, diperoleh surplus beras 2022 sebesar 6,44 juta ton.

Surplus beras nasional ini sesuai dengan fakta ketersediaan beras di daerah, misalnya Sumatera Barat (Sumbar).

BacaJuga:

Sertifikasi Mutu KKP Dorong Belut Kalimantan Tembus Pasar Global

Presiden Prabowo: Pamong Praja Muda IPDN Harus Utamakan Kepentingan Rakyat

Cinta kepada Murid Kunci Pendidikan Bermakna, Begini Pesan Mendikdasmen

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansyarullah mengatakan produksi beras di Provinsi Sumbar hingga saat ini dan akhir 2022 mengalami surplus. Berdasarkan data angka sementara BPS 2022, produksi padi 2022 sebesar 1,42 juta ton gabah kering giling (GKG) dan berasnya 819.780 ton, lebih tinggi dibanding 2021 yang hanya 1,32 juta ton GKG.

Konsumsi beras Provinsi Sumbar 639.561 ton sehingga ada surplus 180.219 ton.

“Harga beras di Sumatera Barat memang saat ini mengalami kenaikan namun bukan disebabkan karena produksi yang menurun atau stok yang menipis, tapi disebabkan karena kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), suplai pupuk terbatas dan alokasi pupuk bersubsidi yang tidak mencukup dan kenaikan harga disebabkan karena perubahan iklim,” demikian dikatakan Mahyeldi dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi di Daerah yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri secara virtual, Senin (7/11/2022).

Baca Juga : Mentan Apresiasi Sinergitas Petani dan Pemprov Sultra Tingkatkan Produktivitas

“Kenaikan harga beras di Sumatera Barat juga disebabkan permintaan beras dari provinsi tetangga yang tinggi. Provinsi Sumatera Barat merupakan daerah penyangga pangan untuk provinsi Riau dan Kepri. Karena harga jual lebih tinggi, sehingga petani dan pengusaha di Sumatera Barat lebih menjualnya ke luar daerah,” sambungnya.

Bersamaan, Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian (Kementan), Andi Nur Alam Syah yang mewakili Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan berdasarkan angka sementara 2022 BPS, luas panen padi 2022 sebesar 10,61 juta hektar, produksi berasnya diperkirakan sebesar 32,07 juta ton. Produksi ini mengalami peningkatan sebanyak 718,03 ribu ton atau 2,29 persen dibandingkan produksi beras di 2021 yang sebesar 31,36 juta ton.

“Selain beras, secara umum ketersediaan pangan strategis nasioan selama Januari – Desember 2022 dari produksi dalam negeri cukup aman. Di antaranya produksi jagung surplus 2,61 juta ton, bawang merah 14.118 ton, cabai besar 25.847 ton, cabai rawit 35.501 ton, daging ayam 644.301 ton, telur 383.771 ton dan minyak goreng 716.565 ton,” paparnya.

Andi Nur alam menjelaskan dalam upaya mengendalikan inflasi di daerah, Kementan mendorong Satgas Pemantauan Bahan Pangan Pokok untuk terus melakukan pemantauan dan intervensi pada daerah-daerah defisit (termasuk melakukan pasar murah). Kementan pun melakukan penguatan penyanggah pangan, yakni membangun kawasan Cabe, tomat, bawang merah pada daerah sentra.

“Pengendalian inflasi pun dengan melakukan kunjungan kerja tematik untuk memastikan ketersediaan bahan pangan pokok, mendorong pertanian pekarangan yaitu menanam cabe, tomat dan sayur-sayuran, menjaga kelancaran distribusi pangan yaitu memindahkan dari daerah surplus ke defisit, dimana Kementan mengalokasikan subsidi transportasi,” terangnya. (gin)

Tags: berasKementanProvinsi Sumbar

Berita Terkait.

Sertifikasi Mutu KKP Dorong Belut Kalimantan Tembus Pasar Global
Nasional

Sertifikasi Mutu KKP Dorong Belut Kalimantan Tembus Pasar Global

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:12
Presiden Prabowo: Pamong Praja Muda IPDN Harus Utamakan Kepentingan Rakyat
Nasional

Presiden Prabowo: Pamong Praja Muda IPDN Harus Utamakan Kepentingan Rakyat

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:02
Cinta kepada Murid Kunci Pendidikan Bermakna, Begini Pesan Mendikdasmen
Nasional

Cinta kepada Murid Kunci Pendidikan Bermakna, Begini Pesan Mendikdasmen

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:42
Putusan MK soal Kuota Internet Hangus, YLKI Desak Komdigi, Operator dan KPPU Tindak Lanjuti
Nasional

Putusan MK soal Kuota Internet Hangus, YLKI Desak Komdigi, Operator dan KPPU Tindak Lanjuti

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:39
Pasar Diminta Tenang, Purbaya Pastikan Transisi Gubernur BI Berjalan Mulus
Nasional

Pasar Diminta Tenang, Purbaya Pastikan Transisi Gubernur BI Berjalan Mulus

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:00
Kemendukbangga dan Kemendikdasmen Sinergikan Peran Keluarga Bagun Generasi Emas 2045
Nasional

Kemendukbangga dan Kemendikdasmen Sinergikan Peran Keluarga Bagun Generasi Emas 2045

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:09

BERITA POPULER

  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1435 shares
    Share 574 Tweet 359
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1383 shares
    Share 553 Tweet 346
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3023 shares
    Share 1209 Tweet 756
  • Pasca-Bentrokan Berdarah di Menteng, 200 Personel Gabungan TNI-Polri Disiagakan

    730 shares
    Share 292 Tweet 183
  • Citilink dan Aqua Hadirkan Flomiland, Instalasi Seni Interaktif Baru di Terminal 1C

    728 shares
    Share 291 Tweet 182
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.