Nasional

Moderasi Beragama Bendung Ekstrimisme dan Radikalisme

INDOPOSCO.ID – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Maluku H. Yamin menegaskan moderasi beragama perlu dipahami dan diimplementasikan di tengah kehidupan bermasyarakat, karena menjadi salah satu solusi untuk mencegah tindakan estremisme, radikalisme serta ujaran kebencian.

“Tindakan estremisme, radikalisme, ujaran kebencian hingga retaknya hubungan antarumat beragama merupakan problem yang kita hadapi saat ini. Ini semua bisa diatasi dengan program moderasi beragama,” katanya di Ambon, seperti dikutip Antara, Selasa (12/4/2022).

Yamin saat membuka Pelatihan Moderasi Beragama Angkatan I dan II serta Pelatihan Hisab Rukyat Provinsi Maluku dan Maluku Utara (Malut) yang akan berlangsung di Ambon selama sepekan, menegaskan gerakan moderasi beragama menjadi salah satu dari tujuh program prioritas Kementerian Agama dipimpin Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.

“Moderasi beragama adalah cara pandang kita dalam beragama secara moderat, yakni memahami dan mengamalkan ajaran agama dengan tidak ekstrem, baik ekstrem kanan maupun ekstrem kiri,” ujarnya.

Menurut dia, program moderasi beragama wajib dipahami seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemenag di Provinsi Maluku dan Maluku Utara serta diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button