• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

RI Tegaskan Lagi Pentingnya Implementasi Lima Poin Konsensus ASEAN

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Sabtu, 22 Januari 2022 - 20:35
in Nasional
jokowi

Arsip - Presiden RI Joko Widodo menggelar pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri (PM) Kamboja Hun Sen selepas mengikuti ASEAN Leaders' Meeting, di Jakarta, Sabtu (24/4/2021). Antara/HO-Biro Pers Sekretariat Presiden

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dalam pembicaraan dengan Perdana Menteri Kamboja Hun Sen kembali menerangkan berartinya implementasi lima poin Konsensus ASEAN (Association of Southeast Asian Nations atau Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara) tentang Myanmar.

Atas permintaan Kamboja, Presiden Joko Widodo telah menerima telepon Perdana Menteri (PM) Kerajaan Kamboja Hun Sen pada 21 Januari 2022, menurut keterangan tercatat Kementerian Luar Negeri RI yang diterima, seperti dikutip Antara di Jakarta, Sabtu (22/1).

BacaJuga:

Apresiasi Imbauan BKN soal TPP ASN, Komisi II: Kesejahteraan Harus Berbanding Lurus dengan Kinerja

Buka Raker APPSI, Wamendagri Bima Minta Gubernur Perkuat Koordinasi, Integritas, dan Kepemimpinan Daerah

Wamendagri Ribka Haluk Tegaskan Perbaikan Tata Kelola Dana Otsus Papua Jadi Prioritas

Dalam pembicaraan telepon itu, PM Hun Sen menyampaikan informasi mengenai hasil kunjungannya ke Myanmar.

Dalam pembicaraan, Presiden Indonesia menyampaikan beberapa perihal, salah satunya menerangkan bahwa pendekatan ASEAN terhadap Myanmar harus didasarkan pada prinsip- prinsip yang telah disetujui bersama, terutama lima Poin Konsensus.

Presiden Jokowi juga menyampaikan bahwa Indonesia menyesalkan sikap militer Myanmar yang tidak membuktikan komitmen untuk melaksanakan lima Poin Konsensus pada kesempatan kunjungan Perdana Menteri Hun Sen.

Baca juga : Isu Sentral Penanganan Pandemi Covid-19 di ASEAN dan Korea

Jokowi pun menerangkan implementasi lima Poin Konsensus ASEAN tidak dapat dikaitkan dengan lima Poin Peta Jalan yang diusung otoritas militer (State Administration Council) Myanmar.

Selanjutnya, Presiden RI menekankan, pihak militer Myanmar harus memberikan akses terhadap Utusan Khusus Ketua ASEAN untuk dapat melakukan komunikasi segera dengan semua pihak di Myanmar.

Komunikasi itu, menurut Jokowi, sangat penting untuk membuka jalan bagi sebuah dialog nasional yang inklusif.

Jokowi menyatakan, selama tidak ada perkembangan signifikan dari pelaksanaan lima Poin Konsensus, keputusan bahwa Myanmar hanya dapat diwakili oleh perwakilan nonpolitik dalam pertemuan-pertemuan ASEAN penting untuk dipertahankan.

Tim Monitor

Sementara itu, PM Hun Sen mengusulkan tentang pembuatan Troika yang terdiri dari menteri luar negeri atau utusan khusus Kamboja, Menlu Brunei, dan Menlu Indonesia serta dibantu sekretaris jenderal ASEAN untuk memantau implementasi 5 Poin Konsensus ASEAN.

Menanggapi ide itu, Presiden Joko Widodo menyatakan mencatatnya dan menyampaikan agar usulan tersebut diulas lebih lanjut oleh para menteri luar negeri anggota-anggota ASEAN.

Presiden Joko Widodo sepakat atas usulan pembuatan pertemuan konsultatif yang dihadiri utusan khusus dan sekjen ASEAN, perwakilan Pusat Koordinasi Bantuan Kemanusiaan ASEAN (AHA Center), otoritas Myanmar dan badan-badan PBB untuk mendukung penyaluran bantuan kemanusiaan tanpa pembedaan.

Lima Poin Konsesus ASEAN tentang kondisi politik Myanmar itu adalah sebagai selanjutnya:

Pertama, kekerasan harus segera dihentikan di Myanmar dan semua pihak harus menahan diri seluruhnya.
Kedua, segera dimulai dialog konstruktif antara semua pihak terkait untuk mencari solusi damai demi kepentingan rakyat Myanmar.
Ketiga, utusan khusus Ketua ASEAN akan menyediakan perantaraan proses dialog dengan bantuan Sekretaris Jenderal ASEAN.
Keempat, ASEAN akan memberikan bantuan kemanusiaan melalui AHA Centre.
Kelima, utusan khusus dan delegasi ASEAN akan mendatangi Myanmar untuk berjumpa semua pihak terkait.(mg4)

Tags: ASEANkonsensus aseanMyanmarpresiden jokowi

Berita Terkait.

aher
Nasional

Apresiasi Imbauan BKN soal TPP ASN, Komisi II: Kesejahteraan Harus Berbanding Lurus dengan Kinerja

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:08
arya
Nasional

Buka Raker APPSI, Wamendagri Bima Minta Gubernur Perkuat Koordinasi, Integritas, dan Kepemimpinan Daerah

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:47
haluk
Nasional

Wamendagri Ribka Haluk Tegaskan Perbaikan Tata Kelola Dana Otsus Papua Jadi Prioritas

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:37
ribka
Nasional

Wamendagri Ribka Haluk Dampingi Wamen PU Tinjau Infrastruktur Strategis di Papua Selatan

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:27
wiyagus
Nasional

Di KPPD Lemhannas, Wamendagri Wiyagus Ajak Kepala Daerah Bangun Kemitraan Strategis

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:17
bima
Nasional

Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Ruang Berbagi dan Mencari Inspirasi bagi Kepala Daerah

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:55

BERITA POPULER

  • messi

    Piala Dunia: Jelang Semifinal Kontra Inggris, Messi Pamitan dari Markas Argentina di Kansas

    12383 shares
    Share 4953 Tweet 3096
  • Suzuki Fronx Kuasai 35 Persen Pasar SUV Kompak di Indonesia

    2743 shares
    Share 1097 Tweet 686
  • Kondisi Terkini Mbappe Usai Cedera di Laga Prancis vs Maroko

    1527 shares
    Share 611 Tweet 382
  • Piala Dunia 2026: Wasit Kontroversial AS Pimpin Semifinal Argentina vs Inggris

    1272 shares
    Share 509 Tweet 318
  • Eks Jampidsus Febrie Ardiansyah Resmi Ditetapkan Jadi Tersangka

    1183 shares
    Share 473 Tweet 296
Kane
Olahraga

Hasil Piala Dunia: Inggris Ditekuk Argentina, Harry Kane Sesali Strategi Parkir Bus yang Berujung Petaka

Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 16 Juli 2026 - 08:30

INDOPOSCO.ID - Kapten Timnas Inggris Harry Kane mengakui, bahwa strategi mempertahankan keunggulan 1-0 di babak final Piala Dunia 2026 justru...

SelengkapnyaDetails
Enzo

Hasil Piala Dunia: Comeback Dramatis! Argentina Bekuk Inggris, Tantang Spanyol di Final

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:17
Mbapee

Curhat Mbappe Setelah Prancis Ditekuk Spanyol, Singgung Kegagalan Taktik di Semifinal

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:24
Pemberantasan Korupsi Tak Cukup dengan Dukungan Politik, Pengamat Tekankan Konsistensi

Resep Spanyol ke Final Piala Dunia 2026: Setia pada Fondasi dan Regenerasi

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:42
Piala Dunia 2026: Deschamps Akui Prancis Tampil di Bawah Standar Usai Ditekuk Spanyol

Piala Dunia 2026: Deschamps Akui Prancis Tampil di Bawah Standar Usai Ditekuk Spanyol

Rabu, 15 Juli 2026 - 10:12
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.