Nusantara

Isu Sentral Penanganan Pandemi Covid-19 di ASEAN dan Korea

INDOPOSCO.ID – Aspek ekonomi-sosial, tingkat kolaborasi, dan digitalisasi menjadi isu sentral bagi tiap negara dalam upaya mitigasi serta daya adaptasi di masa pandemi Covid-19. Berbagai pembicara dalam kegiatan 2022 KRI Special Workshop memberikan pandangan mereka seputar isu sentral tersebut.

Menurut Korea Research Initiatives University of New South Wales Australia Mark Turner, berbagai kunci dalam menangani pandemi Covid-19 ini diantaranya adalah tingkat adaptabilitas dari pemerintah, komunikasi yang terkoordinasi, jelas dan konsisten, serta faktor kepemimpinan.

“Praktik terbaik dari kepemimpinan di era Covid-19 ini adalah harus berbasis keahlian, mampu memobilisasi upaya kolektif, serta mampu beradaptasi. Pemimpin harus mampu membentuk kepercayaan publik,” terang Mark dalam acara yang mengangkat tema Sharing Knowledge and Experiences in Policy Implementation for National Development between Korea-ASEAN Countries.

Baca Juga : Indonesia Dorong Penyelesaian Pandemi Covid-19 Dalam Presidensi G20

Pada pembukaan Workshop, Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Agus Pramusinto menekankan tantangan terberat pada reformasi birokrasi di Indonesia dalam upaya beradaptasi dengan pandemi Covid-19 yaitu lebih condong kepada permasalahan politik yang berdampak pada sinergisitas dan kolaborasi antar level pemerintah dan sektor.

“Banyak gubernur dan wali kota merasa tidak nyaman diawasi, terutama setelah pemilihan, banyak kepala daerah ingin berbalas budi kepada para pendukungnya serta sebaliknya, membalas dendam kepada siapapun yang mendukung lawan politiknya,” jelas dia.

Kondisi yang disampaikan oleh Agus diperkuat dengan apa yang diutarakan oleh Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Erwan Agus Purwanto. Ia menjelaskan, Indonesia masih mengalami berbagai masalah dan tantangan dalam melaksanakan reformasi birokrasi.

Baca Juga : Kasus Pertama Covid-19 di Krukut Telah Dipastikan Varian Omicron

“Terutama bagi pemerintah daerah, banyak faktor yang dipengaruhi dari kondisi ini, seperti kapasitas kepala daerah yang rendah, juga inkonsistensi komitmen dari pemerintah daerah dalam mengimplementasi reformasi birokrasi,” ungkapnya.

Sehingga kondisi mendasar ini menjadi tantangan besar bagi Indonesia untuk menciptakan birokrasi adaptif dan agile dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Sementara itu, Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh menyampaikan, Indonesia mengalami berbagai tantangan yang menekan dalam menghadapi pandemi.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button