• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kementan Dongkrak Pengembangan Budidaya dan Hilirisasi Ubi Jalar

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Senin, 17 Januari 2022 - 17:53
in Nasional
dirjen kementan

Ilustrasi - Foto : Kementan

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Pertanian (Kementan) pada 2022 ini fokus program yang menggairahkan peningkatan produksi dan hilirisasi komoditas pangan lokal, misalnya ubi jalar. Komoditas tanaman pangan ini tidak hanya digunakan sebagai bahan pangan tetapi juga sebagai bahan baku industri dan pakan ternak sehingga dapat dipastikan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani dan memperkuat perekonomian nasional.

Direktur Jenderal Tanaman Pangan (Dirjen TP) Suwandi mengatakan, ubi jalar merupakan salah satu komoditas pangan lokal yang sangat berpotensi dikembangkan baik aspek budidaya maupun hilirisasinya sesuai dengan Program Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) dalam Cara Bertindak (CB2), yakni pengembangan diversifikasi pangan lokal.

BacaJuga:

KPK Geledah Kantor BPK Jawa Tengah, Sita Uang Ratusan Juta

Tolak Redefinisi Korupsi ala Luhut, Legislator PKS Desak Reformasi Sistem Peradilan Pidana

Korlantas Polri Perkuat Pelayanan dan Keharmonisan Lewat Doa Bersama

Pada 2022 ini Direktorat Jenderal Tanaman Pangan (Ditjen TP) melalui stimulan bantuan pemerintah mengalokasikan pengembangan 2.000 hektare (ha) di beberapa lokasi di Indonesia dan dalam rangka meningkatkan produksi, bekerjasama dengan perguruan tinggi UNPAD juga melakukan demplot perbenihan ubi jalar.

“Disamping itu juga didorong melalui KUR (Kredit Usaha Rakyat), kemitraan maupun investor untuk pengembangan budidaya ubi jalar. Pola pengeloaan melalui korporasi petani juga terus dikembangkan, contoh di desa Cilembu Sumedang yang sudah menggandeng offtaker baik untuk pasar dalam negeri maupun luar negeri, sudah mengakses KUR dan juga dengan berbagai vareasi olahan yang meningkatkan nilai tambah,” ujar Suwandi di Jakarta, Senin (17/1/2022).

Baca Juga: Kementan Gencarkan Hilirisasi Singkong Bernilai Jual Tinggi

 

Ubi Jalar merupakan salah satu komoditas tanaman pangan penghasil karbohidrat, protein, lemak, vitamin A (beta karoten untuk ubi jalar berwarna orange atau kuning), Vitamin C dan mineral serta antosianin yang merupakan antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan sebagai pencegah kanker, dan mengikat radikal bebas di dalam tubuh. Budidaya Ubi Jalar sebetulnya tidaklah terlalu rumit namun terkadang saat tanaman sudah mulai terserang hama atau penyakit, hal ini dapat menyebabkan produktivitas menurun dan kualitas umbi rendah.

“Karenanya, penerapan budidaya yang tepat sangat diperlukan agar hasil dapat meningkat dan bebas dari serangan hama dan penyakit,” ucap Suwandi.

Sementara itu dalam Webinar Bimbingan Teknis Sosialisasi (BTS) Propaktani mengangkat topik Strategi Pengelolaan Hama dan Penyakit Ubi Jalar, Peneliti Ahli Utama Balai Penelitian Tanaman Kacang-kacangan dan Umbi-umbian (Balitkabi), Badan Litbang Kementan, Yusmani Prayogo menuturkan faktor keberhasilan pengelolaan hama ubi jalar antara lain paham jenis organisme pengganggu tanaman (OPT) sebagai penyebab, bioekolagi masing-masing jenis OPT serta teknologi pengendalian yang efektif dan efisien. Hama utama pada tanaman ubi jalar adalah penggerek umbi, tungau puru, kumbang daun, kutu kebul dan penggerek batang.

“Adapun secara umum strategi pengendaliannya antara lain melalui kultur teknis, penggunaan varietas yag tahan, penggunaan insektisida sintetik dan pengendalian hayati seperti pemasangan trap,” tuturnya.

Peneliti Ahli Utama Balitkabi, Sumartini menjelaskan penyakit yang meyerang ubi jalar dikategorikan dalam dua kategori. Yaitu penyakit di pertanaman (seperti bercak daun, kudis dan layu) dan penyakit di gudang seperti busuk lunak, busuk hitam, busuk permukaan dan busuk arang.

“Penyakit ubi jalar di pertanaman dapat diantisipasi dengan penggunaan mulsa plastik yang dinilai lebih baik dari mulsa jerami disamping pemilihan stek yang sehat dan varietas yang tahan. Sedangkan penyakit ubi jalar di gudang dapat dicegah dengan berhati-hati saat panen, jangan sampai membuat luka pada umbi, jangan diletakkan di terik matahari saat panen dan upayakan suhu penyimpanan kurang dari 25◦C,” jelasnya.

Sebelumnya, Menteri Pertanian SYL mengatakan cara bertindak pembangunan pertanian salah satunya pengembangan diversifikasi pangan lokal. Komoditi pangan lokal Indonesia harus digenjot memasuki pasar-pasar konsumsi internasional. Oleh karenanya, pangan lokal harus dipersiapkan dan diperkenalkan dengan baik sehingga mampu menggaet perhatian pasar ekspor.

“Di saat seperti ini dengan adanya climate change di berbagai belahan negara membuat ruang bagi produk olahan kita untuk memasuki pasar internasional. Jadi di saat produksi pangan di luar mengalami stag, Indonesia harus mengambil posisi untuk mengisi kebutuhan itu,” tegas SYL. (aro)

Tags: KementanMentan Syahrul Yasin Limpotanaman panganUbi Jalar

Berita Terkait.

KPK Geledah Kantor BPK Jawa Tengah, Sita Uang Ratusan Juta
Nasional

KPK Geledah Kantor BPK Jawa Tengah, Sita Uang Ratusan Juta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:31
Tolak Redefinisi Korupsi ala Luhut, Legislator PKS Desak Reformasi Sistem Peradilan Pidana
Nasional

Tolak Redefinisi Korupsi ala Luhut, Legislator PKS Desak Reformasi Sistem Peradilan Pidana

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:23
Korlantas Polri Perkuat Pelayanan dan Keharmonisan Lewat Doa Bersama
Nasional

Korlantas Polri Perkuat Pelayanan dan Keharmonisan Lewat Doa Bersama

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:21
Kemendagri Minta Pemda Susun Aturan yang Permudah Pelayanan dan Tak Bebani Masyarakat
Nasional

Kemendagri Minta Pemda Susun Aturan yang Permudah Pelayanan dan Tak Bebani Masyarakat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:47
Wamendiktisaintek Targetkan Fakultas Kedokteran Gigi di Tiap Provinsi pada 2029
Nasional

Wamendiktisaintek Targetkan Fakultas Kedokteran Gigi di Tiap Provinsi pada 2029

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:05
Karhutla Membara 3 Bulan, Kemenkes Cuma Klaim Siagakan Puskesmas dan Oksigen
Nasional

Karhutla Membara 3 Bulan, Kemenkes Cuma Klaim Siagakan Puskesmas dan Oksigen

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:35

OLAHRAGA

champion
Olahraga

Hasil Liga Champions: MU Dipermak Como, Bayern Gagal Menang Atas Arsenal

Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:10

INDOPOSCO.ID - Malam Liga Champions 2026/2027 matchday ketiga pada Rabu (21/10/2026) malam hingga Kamis (22/10/2026) dini hari WIB kembali menghadirkan...

SelengkapnyaDetails
persija

Persija vs Arema: Shin Tae-yong Siapkan Strategi Redam Singo Edan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:51
Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:16
Super League Membara! Macan Lapar Cari Pelampiasan, Singa Edan dan Juku Eja Siap Jadi Algojo

Super League Membara! Macan Lapar Cari Pelampiasan, Singa Edan dan Juku Eja Siap Jadi Algojo

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:31
Jadwal Liga Champions: PSG-Barca Saling Jegal, Arsenal Uji Kekuatan Bayern

Jadwal Liga Champions: PSG-Barca Saling Jegal, Arsenal Uji Kekuatan Bayern

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:40

BERITA POPULER

  • Gandeng Musisi Tanah Air, Kemendikdasmen Kian Menggelorakan Lagu Anak Lewat KICAU

    Gandeng Musisi Tanah Air, Kemendikdasmen Kian Menggelorakan Lagu Anak Lewat KICAU

    2646 shares
    Share 1058 Tweet 662
  • IWBIF 2026 Digelar di Jakarta, IWAPI Dorong Pengusaha Perempuan Indonesia Go Global

    1155 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Debut Azka Corbuzier di New York Tuai Pujian, Film “Home, Almost” Bikin Penonton Menangis

    1097 shares
    Share 439 Tweet 274
  • Kunci Wirausaha Kuat, Ekonomi Melesat Perpres No. 38 Tahun 202

    1302 shares
    Share 521 Tweet 326
  • Usai Gempa M4,1 Guncang Bogor, Getaran Susulan hingga Malam

    1394 shares
    Share 558 Tweet 349
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.