Wapres Dorong Pengembangan Pariwisata di Palu

INDOPOSCO.ID – Wakil Presiden Ma’ruf Amin mendorong upaya pengembangan pariwisata di Palu, Sulawesi Tengah, salah satunya di Pantai Taipa, untuk meningkatkan kegiatan ekonomi masyarakat setempat.
Wapres berpesan agar pengelola tempat wisata di Palu mengutamakan rasa aman dan nyaman kepada para pengunjung, begitu keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat.
“Yang penting rasa aman, rasa nyaman, itu yang perlu,” tutur Wapres saat berjalan pagi di sekitar Pantai Taipa, Palu Utara, Sulawesi Tengah, Jumat (7/1).
Baca Juga : Sektor Parekraf, Indonesia-Yunani Bakal Perkuat Kerja Sama
Di sela kunjungan kerja ke Palu, Wapres Ma’ ruf melapangkan diri untuk olahraga dengan berjalan kaki dengan didampingi Wury Estu Handayani dan Wali Kota Palu Hadianto Rasyid.
Dengan menggunakan baju putih, sepatu hitam dan topi hitam, Wapres mengawali kegiatan olahraga jam 06. 15 WITA.
Wapres membuka olahraganya dengan pemanasan selama kurang lebih 3 menit, yang dipimpin Pengawal Wapres Kolonel Inf Fierman Sjafrial Agustus.
Baca Juga : Urban Sneaker Society Bangkitkan Produk Ekraf Lokal dan Buka Lapangan Kerja
Selanjutnya, Wapres berjalan kaki sepanjang 2 km selama 30 menit di sekitar Pantai Taipa.
Usai berjalan kaki, Wapres melapangkan diri duduk di pinggir Pantai Taipa sambil menikmati suasana di sekelilingnya.
Menurut Wapres, Pantai Taipa memiliki pesona yang menarik para pelancong untuk datang ke Palu.
Kawasan pantai tersebut juga memiliki fasilitas lengkap seperti cottage, gazebo, dan danau buatan lengkap.
Namun, karena berada di zona merah, Wapres menilai masyarakat masih trauma untuk mendatangi pantai ini.
Pantai Taipa termasuk area yang terdampak gempa bumi, likuefaksi dan tsunami pada 2018 lalu.
Wapres juga berharap terdapat sistem peringatan dini atau early warning system yang diterapkan di lokasi ini, sehingga masyarakat mengenali jika terjadi potensi bencana gempa bumi dan tsunami.
Pantai Taipa merupakan tempat wisata di Kecamatan Lembo, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tengah. Tutur Taipa berasal dari Bahasa Tolaki, etnis asli Sulawesi Tengah, yang berarti buah mangga. (mg4)