Nasional

Dewan Pers Ingatkan Polri Bijak Melihat Perkembangan Media

INDOPOSCO.ID Dewan Pers mengingatkan Polri lebih bijak dalam melihat perkembangan media terutama di era saat ini, di mana kebebasan pers dilindungi oleh undang-undang.

“Jadi, kalau ada kritik maka kritik itu harus dianggap sebagai sebuah masukan dari partner. Media sebagai partner,” tutur Arif Zulkifli, Ketua Komisi Pengaduan dan Penegakan Etika Pers Dewan Pers, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat (7/1).

Arif pun mengajak Divisi Humas Polri untuk memajukan perbincangan dalam menyikapi sebuah produk jurnalistik yang diliput oleh awak media.

Baca Juga : Pemimpin Hong Kong Bantah Kebebasan Pers di Ambang Kepunahan

Sebagai contoh, kasus wartawan Tempo Nurhadi yang mendapat penganiayaan saat melakukan tugas jurnalistik.

Menurut Arif, kasus tersebut kini telah bergulir ke pengadilan, diharapkan tidak ada lagi kriminalisasi terhadap jurnalis.

“Untuk kasus Nurhadi, saya kira respons polisi sangat baik, saya apresiasi kasus sudah masuk pengadilan, tinggal kita pantau dan monitor bersama supaya keadilan tercapai dan peristiwa ini tidak terulang lagi,” tutur Arif.

Baca Juga : Pakar Hukum: Kebebasan Pers Tak Berarti Media Bisa Lakukan Penghakiman

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button