• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Minyak Naik di Asia, Dipicu Kekhawatiran Pasokan Saat Kazakhstan Rusuh

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Jumat, 7 Januari 2022 - 11:05
in Ekonomi
migas

Pompa minyak bekerja saat matahari terbenam di dekat Midland, Texas, Amerika Serikat. Foto : Antara/Reuters/Jessica Lutz/aa.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Harga minyak menguat di sesi perdagangan Asia pada Jumat, karena pelawanan di Kazakhstan mengakibatkan kebingungan bahwa pasokan minyak mentah dari produsen OPEC+ dapat tersendat pada saat yang sama produksi di Libya juga menurun.

Minyak mentah berjangka Brent naik 48 sen atau 0,6 persen, menjadi diperdagangkan di 82,47 dolar AS per barel pada jam 01.27 GMT, menambah lonjakan 1,5 persen di sesi sebelumnya.

BacaJuga:

Catatkan Penjualan 71.387 Unit pada April 2026, Leapmotor Perkuat Posisi Nomor 1 Startup NEV

Tugu Insurance Tampil Resilien di Awal 2026, Ini Kuncinya

Rupiah Menguat di Tengah Drama Global, Pasar Sambut Sinyal Damai AS–Iran

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS terangkat 50 sen atau 0,6 persen, menjadi diperdagangkan di 79,96 dolar AS per barel, memperpanjang kenaikan 2,1 persen di sesi sebelumnya.

Baca Juga : Minyak Naik di 80 Dolar, OPEC+ Tetap Dengan Rencana Kenaikan Produksi

“Kenaikan harga minyak sebagian besar mencerminkan kegelisahan pasar karena kerusuhan meningkat di Kazakhstan dan situasi politik di Libya terus memburuk dan mengesampingkan produksi minyak,” tutur analis Rystad Energy, Louise Dickson dalam komentarnya melalui surel.

Setelah berhari-hari kerusuhan di Kazakhstan, di mana pemerintah mengumumkan keadaan darurat, Rusia pada Kamis (6/1/2022) mengirim pasukan terjun payung untuk meredam makar.

Protes diawali di wilayah barat yang kaya minyak di Kazakhstan, setelah batasan harga pada butana dan propana dihapus pada Hari Tahun Baru.

Baca Juga : Harga Minyak Ditutup Lebih Tinggi Meskipun Ada Kekhawatiran Omicron

Brent dan WTI berada di jalur untuk mencatat kenaikan 6,0 persen di minggu pertama tahun ini, dengan harga tertinggi sejak akhir November, karena kebingungan pasokan mengalahkan kebingungan bahwa penyebaran cepat varian virus corona Omicron dapat mengusik permintaan.

Penambahan pasokan dari Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak, Rusia dan sekutu, bersama-sama disebut OPEC+, tidak mengikuti pertumbuhan permintaan.

Produksi OPEC pada Desember naik 70.000 barel per hari dari bulan sebelumnya, jauh di bawah peningkatan 253.000 barel per hari yang diizinkan di bawah kesepakatan pasokan OPEC+, yang memulihkan produksi yang dipangkas pada 2020 ketika permintaan ambruk di bawah penguncian Covid-19.

Produksi di Libya telah turun menjadi 729.000 barel per hari dari tertinggi 1,3 juta barel per hari tahun lalu, sebagian karena pekerjaan pemeliharaan pipa. (gin)

Tags: Harga MinyakKazakhstan

Berita Terkait.

LeapMotor
Ekonomi

Catatkan Penjualan 71.387 Unit pada April 2026, Leapmotor Perkuat Posisi Nomor 1 Startup NEV

Rabu, 6 Mei 2026 - 23:25
Tugu
Ekonomi

Tugu Insurance Tampil Resilien di Awal 2026, Ini Kuncinya

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:44
uang
Ekonomi

Rupiah Menguat di Tengah Drama Global, Pasar Sambut Sinyal Damai AS–Iran

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:54
ferry
Ekonomi

Kemenkop Pastikan Program Pengembangan Koperasi di Luar KDKMP Tetap Menjadi Prioritas

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:57
patra
Ekonomi

Pendapatan Melonjak, Patra Jasa Kian Agresif Ekspansi Aset

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:45
norman
Ekonomi

Norman Ginting Jadi Plt Ketua METI, Fokus Genjot Ekosistem Energi Hijau

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:17

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3692 shares
    Share 1477 Tweet 923
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1296 shares
    Share 518 Tweet 324
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • DPR Desak Kemenhub Revisi Aturan Ojol Usai Komitmen Presiden Pangkas Tarif di Bawah 10 Persen

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1600 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.