Nasional

Mengisi Pergantian Tahun dengan Munajat Kubro dan Shalawat

INDOPOSCO.ID – Dalam dua tahun terakhir, pandemi Covid-19 melanda dunia, tak lain Indonesia, pergantian tahun masih tetap diwarnai gegap gempita perayaannya, Minggu (2/1/2022). Meski tentu tidak seperti saat sebelum pandemi, yang lekat dengan hura-hura, pergantian tahun dari 2021 menuju 2002 masih dihantui dengan potensi penularan virus corona penyebab Covid-19, karena pasti terjadi kerumunan yang tidak terhindarkan.

Pengalaman secara empirik membuktikan bahwa setiap menghadapi libur pada hari-hari besar, tak lama kemudian terjadi peningkatan angka penularan Covid-19. Itu sebabnya, ajakan, imbauan dan seruan, selalu disampaikan kepada masyarakat akan potensi tersebut.

Bahkan, khusus untuk menghadapi libur Natal dan Tahun Baru, Presiden Joko Widodo saat memberikan pengarahan kepada para kepala daerah se-Indonesia secara virtual di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (25/10/2021) mengingatkan para kepala daerah di Tanah Air untuk waspada.

“Saya minta betul-betul agar dikelola, diatur, sehingga Natal dan tahun baru ini berjalan dengan tidak ada kerumunan,” kata Kepala Negara melalui pernyataan yang dilansir dari Sekretariat Presiden pada Selasa (26/10/2021).

Baca Juga: Kendaraan Keluar Jakarta via Tol Rata-rata Meningkat 2,7 persen

Peringatan tersebut disampaikan Presiden dengan mendasarkan pengalaman sebelumnya, di mana libur Natal dan tahun baru menyebabkan peningkatan penyebaran Covid-19 yang tidak kecil.

Untuk menguji apakah pengalaman-pengalaman sebelumnya juga akan terjadi pada pergantian 2021 ke 2022 itu, tentu akan bisa dilihat dari data yang akan dikeluarkan Satgas Covid-19 beberapa waktu ke depan.

Secara bersamaan, imbauan agar tidak bepergian, mudik dan semacamnya juga bermunculan. Kepala daerah jelas melarang aparatur sipil negara (ASN) mudik dan tidak memberikan izin cuti pada masa libur tersebut. Di media sosial, seperti biasa muncul seruan, cuitan dengan narasi “di rumah saja” atau yang sejenisnya.

Bershalawat

Salah satu komunitas yang mewujudkan untuk tidak melakukan aktivitas bepergian dilakukan di pelosok Kampung Sawah, RW 06, Desa Bojong, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

“Kami mengisi pergantian tahun dengan berdoa, bermunajat dan bershalawat, karena ini sangat bermanfaat dan lebih mendasar,” kata Ketua Yayasan At-Tawassuth Bogor ustaz Ahmad Fahir MSi.

Penggagas kegiatan gerakan “Jumat Berkah Berbagi Nasi Box” gratis untuk dhuafa, jompo dan yatim itu menjelaskan pihaknya menutup tahun 2021 dan menyambut kedatangan pada 2022 dengan serangkaian kegiatan yang diselenggarakan dalam sepekan.

Diawali dengan dzikir Manaqib Tuanku Syaikh Abdul Qodir Al-Jailani RA bersama siswa diniyah pada Selasa (28/12/2021) malam, bertempat di Kampung Sawah, RW 06, Desa Bojong Kecamatan Kemang, yang diikuti 50 orang.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button