• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

PBNU Dorong Kesadaran Toleransi Beragama di Tengah Masyarakat

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 24 Desember 2021 - 00:14
in Nasional
PBNU

Para tokoh lintas agama berfoto bersama usai Diskusi dan Deklarasi Damai Ajak Jaga Semangat Toleransi di Yogyakarta, Kamis( 23/ 21/ 2021) (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Wakil Sekretaris Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Pusat K.H.Umaruddin Masdar mendorong kesadaran toleransi antarumat beragama tumbuh di tengah masyarakat guna menjaga kerukunan dan semangat toleransi.

“Justru yang paling penting itu adalah tumbuhnya kesadaran toleransi di tengah masyarakat, kesadaran melaksanakan inti syariat,” kata dia dalam acara Diskusi dan Deklarasi Tokoh Lintas Agama Ajak Jaga Semangat Toleransi di Yogyakarta, seperti dikutip Antara, Kamis (23/12/2021).

BacaJuga:

Kabinet Makin Gemuk, Senator Tagih Bukti Efisiensi Prabowo

Revitalisasi 401 Sekolah di Bali, Mendikdasmen: Benahi Gedung dan Serap Tenaga Kerja

Analis Minta Prabowo Koalisi dengan Rakyat Kritis, Jangan Asyik dengan Kekuasaan Sendiri

Dia mengatakan salah satu contoh tumbuhnya kesadaran toleransi atau kerukunan di masyarakat seperti di Kabupaten Bantul, DIY yaitu adanya satu desa yang dicanangkan sebagai Desa Sadar Kerukunan, sehingga harapannya kegiatan yang menjaga semangat toleransi terus disosialisasikan.

“Harapannya media juga memberitakan mem-blow up kegiatan di masyarakat yang menceritakan tentang kerukunan. Dan kami di DIY sedang menyusun Peraturan Daerah( Perda) tentang Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan, guna melawan paham radikal dan intoleran,” jelasnya.

Dia juga berharap, munculnya kesadaran kerukunan dengan baik di tengah masyarakat tanpa harus selalu diinisiasi oleh pemerintah, kemudian pemerintah juga harus merespons karena pada akhirnya ketika terjadi pelanggaran, pemerintah bisa memberikan sanksi.

Kepala Pusat Kajian Demokrasi dan HAM Universitas Sanata Dharma Baskara T. Wardaya mengatakan dalam berbagai peristiwa beberapa tahun lalu, kejadian intoleransi sempat terjadi di DIY, tetapi kalau dilihat secara menyeluruh, pelakunya mayoritas dari orang luar provinsi ini.

“Entah itu orang dari luar atau belum lama tinggal di DIY. Kalau warga Yogya(Yogyakarta) yang sudah lama tinggal di sini dia sudah terbiasa dengan toleransi,” tuturnya.

Dia mengatakan tindakan intoleransi lebih banyak terjadi di masyarakat wilayah perkotaan karena perpindahan penduduk secara masif dan sulit terpantau. Berbeda dengan di desa, yang mobilitas pendatang bisa dipantau, serta aktivitas masyarakat dengan mudah dipantau.

“Selain itu akhir-akhir ini marak terjadinya politik identitas yang juga perlu diantisipasi agar tidak memecah belah kerukunan,” tuturnya.

Ketua DPD Majelis Umat Kristen Indonesia(MUKI) Kabupaten Sleman Soelistijono mengatakan campur tangan pemerintah serta lembaga negara penting dalam mencegah terjadinya intoleransi, terutama dalam melakukan tindak lanjut hukuman terhadap pelaku intoleran.

“Bukan berarti menyalahkan pemerintah, tetapi karena memang pemerintah yang memiliki power dengan berbagai regulasi. Kalau kami dari forum umat beragama hanya bisa mengimbau mengajak kepada umat,” tuturnya.

Penasihat Parisada Hindu Dharma Indonesia(PHDI) Sleman Anak Agung Alit Merthayasa mengatakan toleransi dan keanekaan sebenarnya tidak perlu diperdebatkan, karena hal yang sebenarnya tidak perlu diperdebatkan tidak terjadi kalau tak ada pemantiknya.

“Kami di sini minoritas, begitu pula Islam di Bali juga minoritas, tetapi tidak terusik dengan isu intoleransi. Artinya semua tergantung dari lingkungan yang memberikan pengaruh,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, para tokoh lintas agama melakukan Deklarasi Damai mengajak masyarakat menjaga semangat toleransi dan mendukung upaya pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19 varian Omicron menghadapi Natal 2021 dan Tahun Baru 2022. (mg4)

Tags: PBNUToleransi Beragama

Berita Terkait.

Kabinet Makin Gemuk, Senator Tagih Bukti Efisiensi Prabowo
Nasional

Kabinet Makin Gemuk, Senator Tagih Bukti Efisiensi Prabowo

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 20:02
Catwalk Batik di Ottawa, Undang Decak Kagum Warga Kanada
Nasional

Revitalisasi 401 Sekolah di Bali, Mendikdasmen: Benahi Gedung dan Serap Tenaga Kerja

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:02
Mendag Tegaskan MFN WTO Harus Dipertahankan, Ini Alasannya 
Nasional

Analis Minta Prabowo Koalisi dengan Rakyat Kritis, Jangan Asyik dengan Kekuasaan Sendiri

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:41
Mutasi Mabes Polri: Asep Safrudin Jadi Kabareskrim, Asep Edi Suheri Irwasum
Nasional

DPR Tegaskan Kerugian Negara Rp10 T Kasus MBG Harus Dipulihkan: Kembali ke Piring Anak!

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:14
Mutasi Mabes Polri: Asep Safrudin Jadi Kabareskrim, Asep Edi Suheri Irwasum
Nasional

Mendagri dan Menteri PKP Lepas 125 Truk Genteng SNI, Sukseskan Program Gentengisasi Presiden Prabowo

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:15
Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jakarta Akhir Pekan
Nasional

JARI 98 Nilai Keberadaan Listyo Sigit di KSP Jaga Stabilitas Nasional

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 09:24

OLAHRAGA

Mendag Tegaskan MFN WTO Harus Dipertahankan, Ini Alasannya 
Olahraga

Cetak 5 Gol ke Gawang Bangladesh, Mitchell Baker Samai Rekor Iswadi Idris

Editor Laurens Dami
Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:13

INDOPOSCO.ID — Penyerang Timnas Indonesia Mitchell Baker menyamai catatan legenda Timnas Indonesia Iswadi Idris setelah mencetak lima gol ke gawang...

SelengkapnyaDetails
Tim Voli Pantai Raih Medali Perak di Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tim Voli Pantai Raih Medali Perak di Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:33
Indonesia Tembus Final FIFA ASEAN Cup, Justin Hubner Bungkam Sindiran Suporter Malaysia

Indonesia Tembus Final FIFA ASEAN Cup, Justin Hubner Bungkam Sindiran Suporter Malaysia

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:38
MotoGP Mandalika 2026, Pertamina Siagakan 7 SPBU dan 10 Extra Flight

MotoGP Mandalika 2026, Pertamina Siagakan 7 SPBU dan 10 Extra Flight

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:28
Menang Dramatis Usai ‘Diteror’ Malaysia, Garuda Segel Tiket Final FIFA ASEAN Cup!

Menang Dramatis Usai ‘Diteror’ Malaysia, Garuda Segel Tiket Final FIFA ASEAN Cup!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 08:36

BERITA POPULER

  • puan

    Kembali Raih Emas Asian Games 2026, Ketua DPR Dorong Penghargaan Bagi Atlet Secara Utuh

    3897 shares
    Share 1559 Tweet 974
  • Bukan Lartas, Kemendag Sebut Wajib Halal untuk Jaga Mutu dan Kepercayaan Konsumen

    768 shares
    Share 307 Tweet 192
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    1136 shares
    Share 454 Tweet 284
  • Mulyadi Jayabaya Sambut Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri, Kamtibmas Diharap Makin Kuat

    733 shares
    Share 293 Tweet 183
  • Gugatan Syarat Pendidikan Gibran Masuk MK, Pengamat: Prabowo Bisa Semakin Kuat

    729 shares
    Share 292 Tweet 182
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.