Nasional

Kementerian PUPR Minta Pemda Kelola Rusun dengan Baik

INDOPOSCO.ID – Pemerintah daerah yang mendapatkan bantuan pembangunan rumah susun dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) diharapkan dapat segera mengelola dengan baik. Hal itu diperlukan agar bangunan vertikal tersebut dapat segera dimanfaatkan dan dihuni oleh masyarakat serta dirawat dengan baik agar tidak mengalami kerusakan.

Demikian benang merah kegiatan audiensi Pemerintah Kota samarinda dengan Direktorat Rumah Susun Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR di Ruang Rapat Sekretariat Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Jakarta, Selasa (14/12/2021).

Kegiatan audiensi tersebut dipimpin oleh Plt. Direktur Rusun Ditjen Perumahan Kementerian PUPR, Maryoko Hadi dan dihadiri Sekretaris Daerah Kota Samarinda, Sugeng Chaeruddin dan perwakilan dari Pemkot Samarinda yakni Plt. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Akhmad Husein, Kepala BPBD Samarinda Sumarso, Kepala Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Provinsi Kalimantan Timur Musthofa Otfan dan perwakilan dari Bagian Hukum dan Komunikasi Publik Sekretariat Direktorat Jenderal Perumahan.

Baca Juga : Kementerian PUPR Bangun Rusun Mahasiswa Universitas Abulyatama di Aceh

Kementerian PUPR khususnya Direktorat Jenderal Perumahan telah menerima banyak usulan permohonan bantuan Rusun dari Pemda untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Kami juga telah banyak membangun Rusun untuk Pemda di seluruh wilayah Indonesia namun bangunan tersebut setidaknya harus segera dikelola dan dimanfaatkan untuk masyarakat apabila telah selesai dibangun,” ujar Plt Direktur Rumah Susun, Maryoko Hadi.

Menurutnya, sejak selesainya pembangunan Rusun sampai dengan dikeluarkannya persetujuan Menteri Keuangan tentang serah terima aset berupa alih status atau hibah, Pemda juga perlu memproses pengelolaan dan penghunian Rusun sesuai peruntukkan yang diusulkan saat pengajuan proposal permohonan bantuan.
Pengelolaan Rusun, imbunya, dapat dilaksanakan Pemda dengan beberapa langkah. Pertama dengan menunjuk badan pengelola Rusun untuk memanfaatkan sebagai tempat hunian dan mengelola Rusun. Kedua dengan mengatur kepenghunian yang mencakup proses penghunian dan penetapan calon penghuni.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button