• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Ahli Mitigasi: Penegakan Hukum di Kawasan Rawan Bencana Lemah

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Kamis, 9 Desember 2021 - 20:54
in Nasional
mitigasi

Kondisi masyarakat terdampak erupsi Semeru. Foto: Antara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pertimbangan ekonomi tinggal di kawasan rawan bencana bukan semata-mata masyarakat abai. Tetapi juga penegakkan hukum di sana lemah. Pernyataan tersebut diungkapkan Ahli Mitigasi dan Manajemen Bencana Eko Teguh Paripurno dalam acara daring, Kamis (9/12/2021).

Menurut dia, masyarakat yang tinggal di kawasan oranye (kawasan rawan bencana lahar) sepenuhnya mereka sadar. Demikian pula para penegak hukumnya.

BacaJuga:

Menangkap Pergeseran Dunia

Menkomdigi Soroti Ilusi Algoritma: Linimasa Bukan Gambaran Utuh Kenyataan

Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

“Kapan harus meninggalkan kawasan misalnya. Ini yang harus diperhatikan untuk pemahaman masyarakat,” katanya.

Baca Juga: Gunung Semeru Kembali Luncurkan Awan Panas Guguran

Ia menuturkan, untuk pemukiman harus berada di tempat aman. Kemudian selanjutnya untuk tempat kerja, seperti petani dan penambang pasir bisa di tempat risiko lebih tinggi dengan prinsip kehati-hatian.

“Peta yang sekarang sudah dijelaskan bagaimana risiko dan lainnya. Untuk perbaikan peta perlu penajaman dalam konteks waktu normal pada siaga awas,” terangnya.

“Warga terus mau ngapain? Sebenarnya sudah ada, tapi belum terkenal,” imbuhnya.

Ia menambahkan, yang perlu diperbaiki dari peta kawasan rawan bencana di antaranya pelatihan untuk warga, pengelola usaha ketika diultimatum juga tetap melakukan penambangan.

“Pemerintah di pusat dan daerah juga tidak melakukan penegakkan hukum, padahal itu semua ada,” ujarnya. (nas)

Tags: hukumKawasan Rawan BencanaMitigasi

Berita Terkait.

Soroti Kasus Keluarga Jokowi, Sobary Sebut Pendekatan Hensa Terjebak “Tragedi Sisyphus
Nasional

Menangkap Pergeseran Dunia

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:06
Meutya Hafid
Nasional

Menkomdigi Soroti Ilusi Algoritma: Linimasa Bukan Gambaran Utuh Kenyataan

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:04
43 Juta Siswa Sudah Nikmati MBG, Mendikdasmen: Mereka Ingin Program Dilanjutkan
Nasional

Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

Minggu, 14 Juni 2026 - 07:47
43 Juta Siswa Sudah Nikmati MBG, Mendikdasmen: Mereka Ingin Program Dilanjutkan
Nasional

Kemendag Dorong Mahasiswa Jadi Eksportir Muda, Campuspreneur Dibuka di IPB

Minggu, 14 Juni 2026 - 01:21
43 Juta Siswa Sudah Nikmati MBG, Mendikdasmen: Mereka Ingin Program Dilanjutkan
Nasional

43 Juta Siswa Sudah Nikmati MBG, Mendikdasmen: Mereka Ingin Program Dilanjutkan

Minggu, 14 Juni 2026 - 00:21
Bagir Manan Buka Suara Sengketa Hotel Sultan: Hak Warga Tak Boleh Disapu Atas Nama Negara
Nasional

Bagir Manan Buka Suara Sengketa Hotel Sultan: Hak Warga Tak Boleh Disapu Atas Nama Negara

Sabtu, 13 Juni 2026 - 21:55

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    2813 shares
    Share 1125 Tweet 703
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1040 shares
    Share 416 Tweet 260
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    971 shares
    Share 388 Tweet 243
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1238 shares
    Share 495 Tweet 310
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.