Nasional

LPDB-KUMKM Luncurkan Platform Green Business Process Agar Lebih Efektif, Efisien dan Akuntabel

INDOPOSCO.ID – Transformasi digital Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM) merupakan langkah inovasi yang bagus.

Hal itu diungkapkan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, pada acara Transformasi Digital LPDB-KUMKM, di Nusa Dua, Bali, Jumat (29/10).

“Dengan digitalisasi diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap LPDB-KUMKM sebagai lembaga keuangan yang efisien, transparan, dan akuntabel. Digitalisasi juga merupakan instrumen untuk meningkatkan layanan,” tandas Teten.

Baca Juga : Sinergi LPDB-KUMKM dan Perbankan Percepat Rekonsiliasi Data Rekening Dana Bergulir

Teten menginginkan LPDB-KUMKM tidak berhenti untuk berinovasi. “Teruslah berinovasi, terus mewujudkan ide-ide segar dari seluruh jajaran Direksi, dan para pegawai LPDB-KUMKM,” imbuh MenkopUKM.

Sementara itu, Direktur Utama LPDB-KUMKM Supomo menekankan bahwa bagi LPDB-KUMKM, inovasi merupakan kebutuhan yang mutlak dan tidak bisa ditawar lagi.

Dimana peran teknologi untuk menjaga risiko serta menjaga agar layanan LPDB-KUMKM dapat terus berkembang ke depannya.

Baca Juga : LPDB-KUMKM Tindak Tegas Penipuan Mengatasnamakan Lembaganya

“Dengan adanya transformasi digital ini, maka capaian target bisa didapatkan dengan menggunakan pendekatan Green Business Process. Dimana dari sisi operasional, kami akan lebih cepat, efisien, efektif, dan akuntabel, serta untuk memberikan nilai tambah ekonomi baru bagi LPDB-KUMKM,” ungkap Supomo.

Beberapa platform yang dikembangkan untuk mendukung Green Business Process tersebut, antara lain Proposal Online melalui CMFS, hingga Reformasi Pengelolaan Keuangan dengan transaksi online pembayaran melalui Online Disbursement System.

“Ada juga penggunaan Corporate Card untuk transaksi operasional semua pegawai LPDB-KUMKM,” ucap Supomo.

Kemudian plarform lainnya adalah Transaksi Cashless untuk seluruh pembayaran pelaksanaan belanja dengan menggunakan Cash Management System. Termasuk penggunaan GeoTagging sebagai Aplikasi Perjalanan Dinas Tanpa Kertas (GeoDinas).

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button