• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Wacana Jaksa Agung Hukuman Mati Koruptor Jiwasraya dan Asabri, Pengamat: Berani Gak Jatuhkan ke Jaksa Pinangki

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Sabtu, 30 Oktober 2021 - 13:03
in Headline
Jaksa Pinangki

Terdakwa Jaksa Pinangki. Foto: Antara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Wacana hukuman mati bagi koruptor Jiwasraya maupun Asabri baru-baru dihembuskan oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin.

Sebagian pihak menilai wacana tersebut hanya untuk menutupi dugaan skandal informasi ijazah hingga identitas ganda yang ramai diperbincangkan publik.

BacaJuga:

AS-Israel Siapkan Serangan Militer ke Iran

Spotlight on Controversial Video of Amien Rais, Hensa Questions Authenticity: “Is This Truly a Senior Statesman?”

Soroti Kontroversi Video Amien Rais, Hensa: Ini Benar Tokoh Senior Bangsa?

“Dugaan identitas ganda dan gelar akademik Jaksa Agung ST Burhanuddin yang ramai diperbincangkan masyarakat ini sudah muncul lama,” kata Pengamat yang juga mantan politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean di Jakarta, Sabtu (30/10/2021).

Baca Juga : Jaksa Agung Buka Opsi Hukuman Mati Koruptor

Dia menyarankan agar Jaksa Agung menjelaskan secara terbuka kepada publik terkait dugaan identitas ganda hingga latar belakang akademiknya. Agar kegaduhan tersebut bisa diredam.

“Kalau dugaan itu terbukti benar, maka ST Burhanuddin sudah tidak jujur kepada Presiden bahkan rakyat Indonesia. Maka Jaksa Agung harus legowo mengundurkan diri,” katanya.

Ia juga mendesak kepada masyarakat yang memiliki data akurat terkait hal tersebut untuk segera melaporkan Jaksa Agung ke pihak Polri. Sebab untuk melakukan penyelidikan, pihak Kepolisian harus memiliki dasar hukum yang jelas.

Baca Juga : Kejagung Periksa Tujuh Saksi Kasus Dugaan Korupsi Asabri

“Jangan sampai presiden kita mengangkat seorang Jaksa Agung yang identitas dan gelar akademik yang diduga palsu,” ungkapnya.

Sementara itu, Pengamat Kejaksaan Fajar Trio mengaku setuju dengan wacana hukuman mati bagi koruptor Jiwasraya dan Asabri. Namun, harus diimbangi dengan kualitas dan profesionalitas penegakan hukum pihak kejaksaan.

“Jika kondisi penegakan hukum masih banyak transaksional, ya gak adil rasanya ada hukuman mati. Cina saja yang sudah menerapkan hukuman mati, koruptornya masih banyak berkeliaran. Artinya hukuman mati untuk koruptor belum efektif,” ungkapnya.

Ia juga menantang Jaksa Agung ST Burhanuddin untuk menerapkan hukuman mati kepada anak buahnya yang terlibat kasus korupsi. Salah satunya jaksa Pinangki yang terbukti merusak marwah kejaksaan.

“Berani gak dia? Wacana hukuman mati itu dijatuhkan kepada jaksa Pinangki yang jelas terbukti merusak marwah kejaksaan,” tegasnya. (nas)

Tags: Ferdinand HutahaeanHukuman Mati KoruptorJaksa PinangkiKorupsi AsabriKorupsi Jiwasraya

Berita Terkait.

Pegadaian Dukung Kartini Race 2026 sebagai Tonggak Baru Motorsport Indonesia
Headline

AS-Israel Siapkan Serangan Militer ke Iran

Minggu, 3 Mei 2026 - 23:31
amien
Headline

Spotlight on Controversial Video of Amien Rais, Hensa Questions Authenticity: “Is This Truly a Senior Statesman?”

Minggu, 3 Mei 2026 - 14:46
rais
Headline

Soroti Kontroversi Video Amien Rais, Hensa: Ini Benar Tokoh Senior Bangsa?

Minggu, 3 Mei 2026 - 14:35
Tembakau
Headline

KEK Tembakau Madura Dinilai Bertentangan dengan Filosofi Cukai dan Kesehatan Publik

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:43
Rektor UAD: Perguruan Tinggi Miliki Peran Strategis Cetak Generasi Peduli Lingkungan
Headline

Pesan Adaksi di Hardiknas 2026, Negara Jangan Lepas Tangan dari Pendidikan Tinggi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 21:01
jir
Headline

Bencana Hidrometeorologi Landa Jakarta dan Jawa Barat, 2 Orang Meninggal

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:23

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3619 shares
    Share 1448 Tweet 905
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1597 shares
    Share 639 Tweet 399
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1285 shares
    Share 514 Tweet 321
  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2564 shares
    Share 1026 Tweet 641
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    964 shares
    Share 386 Tweet 241
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.