Internasional

AS Targetkan Pejabat Amerika Tengah yang Korupsi

INDOPOSCO.ID – Pemerintah Joe Biden berencana untuk merilis pada akhir Juni daftar pejabat korup Amerika Tengah yang mungkin dikenai sanksi, kata seorang utusan Amerika Serikat (AS) kepada Reuters, ketika Washington berusaha mengurangi akar penyebab peningkatan migrasi ke perbatasan AS-Meksiko.

Ricardo Zuniga, utusan khusus Presiden Joe Biden untuk negara-negara Segitiga Utara Amerika Tengah Guatemala, Honduras dan El Salvador, juga mengatakan, pemerintah sedang mempertimbangkan sanksi lebih lanjut terhadap pejabat di wilayah tersebut atas dugaan korupsi di bawah Global Magnitsky Act.

Pejabat AS melihat korupsi sebagai salah satu pendorong utama arus migran, bersama dengan kemiskinan, kekerasan geng dan dampak dari badai tahun lalu, dan ingin memastikan paket bantuan senilai USD4 miliar (Rp57,6 triliun) yang disatukan untuk wilayah tersebut tidak jatuh ke tangan koruptor.

“Itu amanat Kongres. Kami memiliki tanggung jawab dan kami akan memenuhinya. Itu sejalan dengan komitmen kami untuk membela mereka yang memerangi impunitas,” kata Zuniga dalam sebuah wawancara pada Rabu (5/5)

Zuniga mengacu pada undang-undang yang disponsori o oleh Anggota DPR AS Eliot Engel saat itu dan disahkan oleh Kongres pada Desember yang mengharuskan Departemen Luar Negeri untuk mengumpulkan dalam 180 hari yang disebut Daftar Engel aktor korup di Segitiga Utara.

Pemerintah, katanya, akan memenuhi persyaratan kongres itu. Mereka yang menjadi sasaran kemudian dapat dikenakan larangan perjalanan ke Amerika Serikat, penyitaan properti AS dan larangan bagi orang Amerika untuk berbisnis dengan mereka. Namun dia menolak menyebutkan siapa saja yang mungkin akan dikenai sanksi.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button