• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Kekurangan Stok Pangan, Ribuan Korban Gempa Mentawai Masih Mengungsi

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 30 Agustus 2022 - 19:41
in Headline
Korban-Mentawai

Warga bermalam di tenda pengungsian untuk menghindari dampak gempa bumi di Kecamatan Siberut Barat, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Provinsi Sumatera Barat. (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan jumlah warga yang mengungsi untuk menghindari dampak gempa bumi di wilayah Kabupaten Kepulauan Mentawai, Provinsi Sumatera Barat, mencapai 2.326 orang. Pengungsi tersebut tersebar di tujuh dusun di Desa Simalegi dan Desa Simatalu, Kecamatan Siberut Barat, Pulau Siberut.

“Masih ada warga yang di pengungsian, terutama anak-anak, wanita, dan lansia. Mereka bermalam di tenda,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Mentawai Novriadi seperti dikutip Antara, Selasa (31/8/2022).

BacaJuga:

Kemenkeu Kantongi Restu Pagu Rp49,8 Triliun, Purbaya Dorong Penghapusan Silo-Silo Organisasi

Berpikir Kritis, Miliki Literasi Digital Kuat dan Kokoh di Era Digital Tuntutan untuk Gen Z

Students Set Friday Deadline for Government to Respond to Demands After Meeting Gibran

Menurutnya, mereka mengungsi karena khawatir dampak gempa susulan setelah gempa dengan magnitudo 6,1 yang terjadi di Kepulauan Mentawai, Senin (29/8) pagi.

Baca Juga : Gempa Magnitudo 5,8 di Lombok Tengah Rusak Satu Rumah

Ia mengatakan bahwa kebanyakan warga secara mandiri mendirikan tenda pengungsian di dekat rumah mereka. “Jaraknya (tenda pengungsian) tidak jauh, hanya 300 meter dari rumah,” kata Novriadi.

Ia menambahkan, warga umumnya tinggal di tenda pada malam hari dan kembali ke rumah masing-masing untuk beraktivitas sebagaimana biasa pada pagi sampai sore hari. BPBD berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan pemerintah desa untuk menyalurkan bantuan kepada warga yang mengungsi.

Namun, ia mengatakan, stok bantuan makanan kemungkinan hanya cukup untuk dua hari saja dan penyaluran bantuan ke daerah terdampak gempa pun kadang terkendala kondisi cuaca. Perjalanan menggunakan kapal menuju daerah yang terdampak gempa membutuhkan waktu kurang lebih delapan jam.

“Logistik dan makanan hanya cukup untuk dua hari, dan itu pun sudah dibagikan kepada warga kemarin sore sambil menunggu bantuan dari kabupaten. Tadi juga saya sampaikan ke Pak Camat agar bisa memanfaatkan stok logistik yang ada di pertokoan sana,” kata Novriadi.

Gempa bumi dengan magnitudo 6,1 yang terjadi di wilayah Kabupaten Kepulauan Mentawai pada Senin (29/8) pagi diikuti dengan 13 kali gempa susulan dengan magnitudo 3,5 hingga 6,1.

Menurut data pemerintah, gempa menyebabkan kerusakan satu gedung SMPN 3 Simalegi, satu bangunan SDN 11 Simalegi, satu gedung Puskesmas Betaet, satu gereja, dan aula Kantor Camat Siberut Barat. Hingga saat ini, warga yang terdampak gempa antara lain masih membutuhkan bantuan alat penerangan, tenda, tikar, selimut, dan makanan siap saji. (wib)

Tags: BPBDgempamentawaipangan

Berita Terkait.

purbaya
Headline

Kemenkeu Kantongi Restu Pagu Rp49,8 Triliun, Purbaya Dorong Penghapusan Silo-Silo Organisasi

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:30
WIHAJI
Headline

Berpikir Kritis, Miliki Literasi Digital Kuat dan Kokoh di Era Digital Tuntutan untuk Gen Z

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:21
Students Set Friday Deadline for Government to Respond to Demands After Meeting Gibran
Headline

Students Set Friday Deadline for Government to Respond to Demands After Meeting Gibran

Selasa, 16 Juni 2026 - 00:30
Usai Temui Gibran, Mahasiswa Beri Batas Waktu Realisasi Tuntutan hingga Jumat
Headline

Usai Temui Gibran, Mahasiswa Beri Batas Waktu Realisasi Tuntutan hingga Jumat

Selasa, 16 Juni 2026 - 00:15
bc
Headline

Apresiasi Pemulihan Aset Rp1 Triliun, Purbaya Juga Soroti Kasus Eddy Tansil

Senin, 15 Juni 2026 - 17:30
Demo
Headline

Demo Besar di Jakarta Pusat, 5.955 Aparat Gabungan Disiagakan

Senin, 15 Juni 2026 - 10:08

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7057 shares
    Share 2823 Tweet 1764
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1769 shares
    Share 708 Tweet 442
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    991 shares
    Share 396 Tweet 248
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    908 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.