Omicron Mengganas, Pemerintah Didesak Evaluasi PTM 100 Persen

INDOPOSCO.ID – Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani meminta, pemerintah segera melakukan evaluasi aktivitas pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas, lantaran kasus Covid-19 harian meningkat signifikan.
Berdasar data Satuan Tugas Penanganan Covid-19, bahwa jumlah kasus positif hingga Rabu (26/1/2022) kemarin dilaporkan 7.010 orang terpapar virus Corona.
“Saya meminta, pemerintah segera mengevaluasi kebijakan PTM 100 persen” kata Netty dalam keterangannya, Jakarta, Kamis (27/01/2022).
Baca Juga : IDI Minta Pemerintah Naikkan Level PPKM
Ia mengkhawatirkan kesehatan peserta didik yang mengikuti PTM 100 persen, seiring meningkatnya kasus Omicron di Indonesia.
“Kita memang khawatir terjadi ‘learning loss’ yang disebabkan terlalu lamanya masa PJJ. Akan tetapi, risiko ini harus dihadapi karena kesehatan peserta didik jauh lebih penting dari apapun,” ujar Netty.
Ia menambahkan, saat ini di Singapura yang dihantam Omicron, anak-anaklah mendominasi rumah sakit. Anak-anak di bawah 12 tahun terinfeksi Covid-19 varian Omicron jauh lebih tinggi dari pada usia 16 tahun ke atas. “Jangan sampai kejadian ini juga kita alami” imbaunya.
Berkaca dari kejadian kasus penyebaran Omicron di Singapura, ia meminta pemerintah mau mendengar dan menerima saran dari para ahli kesehatan.
“Para asosiasi medis seperti IDAI, PAPDI, PERDATIN dan lain-lain sudah sejak beberapa hari lalu meminta agar PTM dievaluasi. Pemerintah harus mendengarkan, kekhawatiran orang tua harus dipertimbangkan,” imbuhnya.(dan)