Headline

LIPI: Bibit Terorisme Berawal dari Intoleransi

INDOPOSCO.ID – Peneliti Senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Prof Hermawan Sulistyo mengatakan, sejak awal 1990 lalu banyak masyarakat yang melakukan proses pengumpulan ilmu agama. Bagi kalangan ini, dakwah saja tidak cukup.

Sehingga, menurut Hermawan, kelompok ini berjuang melalui jalur politik. “Tujuannya mereka hanya satu untuk memperjuangkan nilai-nilai Islam yang “baru”. Dan ini di tahun 70 an tidak ada,” ungkap Hermawan Sulistyo melalui gawai, Sabtu (3/4/2021).

Namun, sebagian lainnya dari kelompok ini, masih ujar Kepala Pusat Kajian Keamanan Nasional Universitas Bhayangkara Jakarta Raya ini, menilai perjuangan melalui politik saja tidak cukup. Oleh karenanya, perjuangan dilakukan lebih keras lagi.

“Mereka kemudian mengambil hak Tuhan dengan membunuh orang lain yang mereka anggap kafir,” katanya.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button