Ekonomi

Minyak Jatuh di Awal Sesi Asia Tapi Tetap Didukung Prospek China

INDOPOSCO.ID – Harga minyak melayang lebih rendah di awal perdagangan Asia pada Senin pagi, menipis oleh liburan Tahun Baru Imlek di Asia Timur, tetapi mempertahankan sebagian besar kenaikan minggu lalu karena prospek pemulihan ekonomi importir minyak utama China pada tahun ini.

Minyak mentah berjangka Brent merosot 46 sen atau 0,5 persen, menjadi diperdagangkan di 87,17 dolar AS per barel pada pukul 00.31 GMT. Sementara itu, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS turun 40 sen atau 0,5 persen, menjadi diperdagangkan di 81,24 dolar AS per barel.

Pekan lalu Brent terangkat 2,8 persen, sementara minyak mentah AS mencatat kenaikan 1,8 persen.

Baca Juga : Minyak Naik Tipis karena Permintaan akan Menyentuh Rekor Tahun Depan

Data menunjukkan peningkatan yang kuat dalam perjalanan di China setelah pembatasan Covid-19 dilonggarkan, analis komoditas ANZ mengatakan dalam sebuah catatan, menunjuk lonjakan 22 persen dalam kemacetan lalu lintas jalan raya sejauh bulan ini dari tahun sebelumnya di 15 kota utama negara itu.

Kepala Badan Energi Internasional (IEA) Fatih Birol pada Jumat (20/1/2023) mengatakan pasar energi dapat mengetat tahun ini jika ekonomi China pulih seperti yang diharapkan oleh lembaga keuangan.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button