• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Bagaimana Cara Matematika Tidak Jadi Momok Bagi Siswa, Ini Penjelasannya

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Sabtu, 21 Agustus 2021 - 12:27
in Nasional
Direktur Utama Eduversal Dwi Prayitno Wibowo saat acara daring. Foto: indoposco.id/Nasuha

Direktur Utama Eduversal Dwi Prayitno Wibowo saat acara daring. Foto: indoposco.id/Nasuha

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Butuh penyederhanaan simbol-simbol dalam mata pelajaran (Mapel) matematika, agar lebih mudah dimengerti oleh siswa. Langkah tersebut bisa menarik minat belajar siswa.

Pernyataan tersebut diungkapkan Direktur Utama Eduversal Dwi Prayitno Wibowo saat membuka kompetisi matematika tingkat nasional eduversal mathematics competition (EMC) 2021 secara daring, Sabtu (21/8/2021).

BacaJuga:

Tantangan Ketenagakerjaan Kompleks, DPR RI: May Day 2016 Momentum Perkuat Kolaborasi

KAI: Dalam 10 Tahun 2.220 Perlintasan Liar Ditutup, 1.089 Titik Masih Berpotensi Risiko

Bersama Prabowo, KASBI Tanggapi Santai Aksi May Day di Monas

Menurut dia, penyederhanaan simbol-simbol matematika dengan bahasa yang digunakan sehari-hari akan menjadikan matematika diminati oleh anak-anak.

Sehingga, anak-anak akan lebih mudah memahami dan mengerti saat mengikuti pembelajaran matematika.

“Dengan bahasa matematika seperti bahasa yang digunakan oleh ilmu lainnya tidak menjadikan matematika momok bagi siswa,” katanya.

Lebih jauh dia mengungkapkan, pihaknya tahun ini kembali menyelenggarakan EMC 2021. Kompetensi EMC tersebut untuk menarik minat belajar siswa terhadap mapel matematika.

“Kami ingin membumikan matematika dalam kehidupan sehari-hari. Sebab, bahasa matematika ini sangat universal di dunia dan jadi jembatan semua ilmu pengetahuan,” terangnya.

Ia menyebut, karena pandemi Covid-19 pelaksanaan EMC 2021 secara online dilakukan sejak 2020 lalu. Dan sedikitnya empat ribu siswa dari 831 sekolah mengikuti kompetisi tersebut.

“Tahun ini penyelenggaraan masih sama dengan online dan dibuka pendaftaran hari ini sampai 29 Oktober nanti. Dan penyelenggaraan dilakukan 6 November mendatang,” ungkapnya.

“Tahun ini kelas EMC dibuka untuk kelas 5 hingga kelas 12 sekolah menengah atas (SMA),” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Koordinator Manajemen Talenta Nasional, Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan dan Riset, Teknologi (Kemendikbudristek) Ade Supriyatna mengatakan, di masa pandemi pelaksanaan EMC bisa memacu anak terus belajar dan berprestasi.

“Di masa pandemi anak harus tetap berkarya dari rumah. Dan peran orangtua sangat besar sebagai pendamping, menjadi guru bahkan jadi reporter dan kameramen bagi anak-anaknya,” ujarnya.

Kehadiran EMC, menurut dia, bisa mengakomodir siswa saat pandemi Covid-19. Dengan menyeleksi peserta dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah atas.

“Ini bisa menjadikan talenta muda. Anak-anak bisa mengikuti kompetensi di tingkat nasional lainnya saat naik di sekolah jenjang di atasnya,” katanya.

“Orangtua harus mendorong anak-anak banyak mengikuti kompetensi ini, bukan soal juara, tetapi bisa menambah wawasan dan pengetahuan bagi siswa,” imbuhnya. (nas)

Tags: Eduversaleduversal mathematics competitionmatematikasiswa

Berita Terkait.

KAI: Dalam 10 Tahun 2.220 Perlintasan Liar Ditutup, 1.089 Titik Masih Berpotensi Risiko
Nasional

Tantangan Ketenagakerjaan Kompleks, DPR RI: May Day 2016 Momentum Perkuat Kolaborasi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 02:37
KAI: Dalam 10 Tahun 2.220 Perlintasan Liar Ditutup, 1.089 Titik Masih Berpotensi Risiko
Nasional

KAI: Dalam 10 Tahun 2.220 Perlintasan Liar Ditutup, 1.089 Titik Masih Berpotensi Risiko

Sabtu, 2 Mei 2026 - 00:34
Bersama Prabowo, KASBI Tanggapi Santai Aksi May Day di Monas
Nasional

Bersama Prabowo, KASBI Tanggapi Santai Aksi May Day di Monas

Jumat, 1 Mei 2026 - 23:57
Strategi Dua Kaki Prabowo di Hari Buruh: Merangkul Tanpa Memihak
Nasional

Strategi Dua Kaki Prabowo di Hari Buruh: Merangkul Tanpa Memihak

Jumat, 1 Mei 2026 - 23:03
Bersama Prabowo, KASBI Tanggapi Santai Aksi May Day di Monas
Nasional

Kasus K3 Kemnaker Diselimuti Dugaan ‘Budaya Lama’, Terdakwa Ungkap Sisi Lain

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:31
KASBI Soroti Deretan Masalah Klasik yang Belenggu Kaum Buruh
Nasional

KASBI Soroti Deretan Masalah Klasik yang Belenggu Kaum Buruh

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:31

BERITA POPULER

  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2558 shares
    Share 1023 Tweet 640
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1561 shares
    Share 624 Tweet 390
  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    1418 shares
    Share 567 Tweet 355
  • Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

    1029 shares
    Share 412 Tweet 257
  • Gempa Bumi Dangkal Guncang Semarang Pagi Ini, Begini Catatan BMKG

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.