• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

IPB University Tawarkan 3 Agenda Kemitraan Strategis untuk Perkuat Ketahanan Pangan 2027

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 4 November 2026 - 22:05
in Nasional
Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq menjadi pembicara kunci pada IPB Stakeholder Forum 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, Rabu (4/11/2026)/ istimewa

Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq menjadi pembicara kunci pada IPB Stakeholder Forum 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, Rabu (4/11/2026)/ istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – IPB University menawarkan tiga agenda kemitraan strategis untuk mempercepat kemandirian pangan nasional pada 2027. Agenda tersebut mencakup penguatan talenta agromaritim, riset bersama dan hilirisasi industri, serta pemberdayaan ekonomi perdesaan melalui kolaborasi dengan pemerintah dan dunia usaha.

Hal tersebut mengemuka dalam IPB Stakeholder Forum 2026 bertema “Meneguhkan Kemandirian, Menginspirasi Masa Depan” di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, Rabu (4/11/2026). Forum ini mempertemukan akademisi, pemerintah, pemerintah daerah, industri, dan mitra strategis untuk membangun sinergi menghadapi tantangan pangan global.

BacaJuga:

BRIN Targetkan 21 Cagar Biosfer Jadi Mesin Ekonomi

Kena PHK! Cek UU Ketenagakerjaan Baru Atur Pesangon hingga 9 Kali Gaji, Ini Rinciannya

Putusan MA Batalkan Suket Pendidikan Gibran, Legislator PAN Ini Desak Wapres Legowo Mundur

Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq menegaskan kemandirian pangan membutuhkan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, perguruan tinggi dan dunia usaha memiliki peran penting dalam mendukung kebijakan pemerintah.

“Ketahanan pangan tidak mungkin terwujud dengan sendirinya. Stakeholder ini menjadi kunci keberhasilan kita,” ujar Hanif.

Ia juga menekankan pentingnya membangun cadangan pangan hingga tingkat desa. Menurutnya, ketahanan pangan tidak cukup hanya mengandalkan cadangan nasional, tetapi harus diperkuat melalui kemandirian setiap daerah.

“Kemandirian pangan harus dibangun pada setiap daerah, pada setiap provinsi, pada setiap kabupaten hingga ke desa-desa. Cadangan pangan pemerintah sejatinya tidak hanya dikelola oleh Bulog semata, tetapi kemandirian dalam konteks cadangan pangan ini harus diwujudkan sampai ke tingkat desa,” katanya.

Hanif memaparkan, produksi beras nasional pada 2025 mencapai 34,69 juta ton atau meningkat 13,29 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, produksi jagung mencapai 16,16 juta ton atau meningkat 7,74 persen.

Meski mencatat peningkatan produksi, pemerintah masih menghadapi tantangan struktural berupa alih fungsi lahan, keterbatasan irigasi, perubahan iklim, kawasan produksi yang belum terintegrasi, serta lambatnya regenerasi petani.

Rektor IPB University Alim Setiawan Slamet mengatakan tantangan ketahanan pangan semakin kompleks akibat perubahan iklim ekstrem, disrupsi rantai pasok global, dan dinamika geopolitik. Kondisi tersebut menuntut setiap negara memperkuat kemandirian pangan dan energi.

“Riset hebat tanpa hilirisasi hanya akan menjadi dokumen perpustakaan. Oleh karena itu, keberadaan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) serta dukungan regulasi pemerintah adalah kunci,” tegas Alim.

Ia menjelaskan, IPB University telah berkolaborasi dengan lebih dari 1.500 mitra strategis. Melalui ekosistem Agromaritim 5.0, inovasi kampus tersebut juga telah menjangkau lebih dari 9.000 desa di Indonesia.

Dalam pengembangan inovasi pangan, IPB mengembangkan varietas padi IPT31SS dengan potensi produktivitas lebih dari 10 hingga 11 ton per hektare. IPB juga mengembangkan IPT19B atau padi gogo yang dapat beradaptasi di lahan kering maupun lahan basah dengan potensi produktivitas 9 hingga 12 ton per hektare.

Untuk memperluas dampak riset dan inovasi, IPB menawarkan tiga agenda kemitraan strategis. Pertama, penguatan talenta agromaritim melalui pendidikan fleksibel, magang industri terintegrasi, dan penyusunan kurikulum bersama. Kedua, riset bersama dan hilirisasi skala industri melalui skema joint research and development, joint living laboratory, serta pemanfaatan fasilitas Science Techno Park (STP).

Ketiga, replikasi program pemberdayaan masyarakat melalui One Village One CEO (OVOC) dan Dosen Pulang Kampung. Program ini diarahkan untuk memperkuat ekosistem bisnis perdesaan sekaligus meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengembangkan potensi ekonomi lokal.

IPB juga menyiapkan pengembangan program pendidikan fleksibel melalui pembelajaran daring selama 18 bulan atau tiga semester. Skema tersebut menjadi salah satu tawaran untuk memperluas akses peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang agromaritim.

Direktur Kerja Sama, Komunikasi, dan Pemasaran IPB University Alfian Helmi melaporkan forum tersebut dihadiri lebih dari 200 mitra strategis. Ia berharap kegiatan ini terus berkembang dan menghasilkan kontribusi nyata bagi pembangunan nasional.

“Forum ini membangun dialog bermakna antara dunia industri, pemerintah, lembaga, dan masyarakat untuk menciptakan kerja sama yang lebih berani dan berdampak,” ujarnya.

Selain diskusi strategis, forum ini juga menghadirkan penandatanganan nota kesepahaman dengan sejumlah mitra, termasuk pemerintah daerah, perusahaan, dan organisasi petani. Mitra tersebut meliputi Bupati Timor Tengah Selatan, Bupati Kolaka, Bupati Lebong, PT Raja Wali I, PT Haday Indonesia, dan Serikat Petani Indonesia.

IPB Stakeholder Forum 2026 diselenggarakan bersamaan dengan Nusantara Livestock and Poultry Expo serta IndoAgrotech. Melalui forum ini, IPB mendorong kolaborasi lintas sektor agar hasil penelitian, inovasi teknologi, dan pengembangan sumber daya manusia dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mempercepat kemandirian pangan nasional. (ney)

Tags: Alim Setiawan SlametHanif Faisol Nurofiqipb universityKemandirian Pangan 2027 IPB Stakeholder Forum 2026Ketahanan PanganWamenko Panganwamentan

Berita Terkait.

BRIN Targetkan 21 Cagar Biosfer Jadi Mesin Ekonomi
Nasional

BRIN Targetkan 21 Cagar Biosfer Jadi Mesin Ekonomi

Minggu, 8 November 2026 - 16:17
Kena PHK! Cek UU Ketenagakerjaan Baru Atur Pesangon hingga 9 Kali Gaji, Ini Rinciannya
Nasional

Kena PHK! Cek UU Ketenagakerjaan Baru Atur Pesangon hingga 9 Kali Gaji, Ini Rinciannya

Minggu, 8 November 2026 - 12:12
Putusan MA Batalkan Suket Pendidikan Gibran, Legislator PAN Ini Desak Wapres Legowo Mundur
Nasional

Putusan MA Batalkan Suket Pendidikan Gibran, Legislator PAN Ini Desak Wapres Legowo Mundur

Minggu, 8 November 2026 - 10:56
Relatif Teduh, Cuaca di Jakarta Akhir Pekan Ini Didominasi Berawan 
Nasional

Inovasi Ekoteologi di OASE III PTKIN 2026, Sulap Limbah Batik Jadi Briket

Minggu, 8 November 2026 - 08:02
Penghargaan
Nasional

PT Grha Kartika Anugerah Raih Penghargaan Terbaik Ketiga dalam Anugerah Reksa Bandha 2026

Sabtu, 7 November 2026 - 23:23
KJMU
Nasional

22.567 Siswa dan 6.587 Mahasiswa Baru Terima KJP Plus dan KJMU 2026

Sabtu, 7 November 2026 - 22:22

OLAHRAGA

STY
Olahraga

Persija vs Persebaya, Shin Tae-yong Wanti-wanti Pemain Tidak Lengah

Editor Juni Armanto
Sabtu, 7 November 2026 - 15:45

INDOPOSCO.ID - Pelatih Persija Jakarta Shin Tae-yong meminta anak asuhnya tetap waspada saat menghadapi Persebaya Surabaya pada pekan kesembilan Super...

SelengkapnyaDetails
witan

Jamu Persebaya, Persija Usung Misi Bangkit di Hadapan Jakmania

Sabtu, 7 November 2026 - 09:35
Sirkuit Mandalika

Gaspol di Mandalika, Pertamina Dukung Regenerasi Pebalap Indonesia lewat MRS 2026

Jumat, 6 November 2026 - 21:21
rafael

PSIM vs Dewa United: Asa ke Puncak, Banten Warriors Pantang Terpeleset

Jumat, 6 November 2026 - 11:21
bola

Super League Pekan 9: Ada Big Match Persija vs Persebaya, Persib Main di Ujung Laga

Jumat, 6 November 2026 - 08:51

BERITA POPULER

  • Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    3347 shares
    Share 1339 Tweet 837
  • Heboh Isu Jenderal Polisi Ditangkap terkait Penyadapan Prabowo, Polri Bilang Begini

    2314 shares
    Share 926 Tweet 579
  • Cabor Bulutangkis dan Panjat Tebing Dicoret, NOC Indonesia Soroti SEA Games 2027

    1183 shares
    Share 473 Tweet 296
  • Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an Berbuntut Panjang, MUI Layangkan 5 Tuntutan ke Polri

    1878 shares
    Share 751 Tweet 470
  • Bachtiar Nasir Tegaskan Penolakan Konser Andrea Bocelli Berlandaskan Nilai Kemanusiaan

    880 shares
    Share 352 Tweet 220
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.