INDOPOSCO.ID – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai menyalurkan bantuan pendidikan Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus Tahap II Tahun 2026 Gelombang III dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) Tahun 2026 bagi penerima baru.
Langkah itu sejalan dengan komitmen Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung untuk memastikan akses pendidikan tetap terbuka dan berkualitas bagi seluruh warga Jakarta, dari jenjang sekolah hingga perguruan tinggi.
“Kami pastikan setiap bantuan pendidikan sampai kepada yang berhak melalui verifikasi ketat,” kata Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Publik Cyril Raoul Hakim dalam keterangannya, Jakarta, Sabtu (7/11/2026).
Sebanyak 22.567 peserta didik yang telah melalui pendataan susulan dan dinyatakan lolos verifikasi diusulkan sebagai penerima baru KJP Plus Tahap II Tahun 2026 Gelombang III, dengan total anggaran sebesar Rp47,98 miliar.
Adapun rincian dari jumlah tersebut meliputi 8.734 sekolah untuk jenjang SD/MI/SDLB, 7.896 untuk SMP/MTs/SMPLB, 2.897 untuk SMA/MA/SMALB, 2.240 SMK, dan 800 SKB.
Sementara itu, sebanyak 6.587 mahasiswa calon penerima baru KJMU Tahun 2026 juga lolos verifikasi perguruan tinggi dan Dinas Pendidikan, serta diusulkan untuk ditetapkan sebagai penerima melalui Keputusan Gubernur DKI Jakarta, dengan proyeksi anggaran sebesar Rp67.175.823.403.
Rinciannya meliputi 329 mahasiswa jenjang Diploma III, 485 mahasiswa jenjang Diploma IV, dan 5.773 mahasiswa jenjang Sarjana (S1).
Secara keseluruhan, penyaluran KJP Plus Tahap II Tahun 2026 mencakup 707.609 peserta didik, yang terdiri atas 661.209 penerima Gelombang I, 23.833 penerima Gelombang II, dan 22.567 penerima Gelombang III. Pada program KJMU, penyaluran mencakup 19.049 mahasiswa, terdiri atas 12.462 penerima lanjutan dan 6.587 penerima baru.
Bagi penerima baru, Bank Jakarta terlebih dahulu akan melakukan pembukaan rekening, pencetakan buku tabungan, dan penerbitan ATM. Setelah buku tabungan dan ATM diterima, dana bantuan akan ditransfer ke rekening masing-masing penerima.
“Ini bagian dari komitmen Gubernur Pramono Anung agar KJP Plus dan KJMU terus menjaga akses pendidikan tetap terbuka bagi warga Jakarta,” imbuh Chico Hakim sapaan karibnya.(dar)



















