INDOPOSCO.ID – Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Fauzan mendorong perguruan tinggi agar mengarahkan kegiatan penelitian dan inovasi untuk menjawab berbagai kebutuhan masyarakat.
Hasil penelitian kampus, menurutnya, tidak hanya berhenti pada publikasi ilmiah, tetapi juga mampu menghadirkan solusi nyata yang memberikan manfaat sosial dan ekonomi sesuai kebutuhan masyarakat.
Dikatakan Fauzan, perguruan tinggi tidak cukup hanya mengejar pencapaian akademik dan pengembangan institusi. Kampus juga memiliki tanggung jawab sosial untuk memanfaatkan kepakaran dosen serta hasil penelitian dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Semangat utamanya adalah bagaimana membawa perguruan tinggi-perguruan tinggi yang ada di Indonesia itu mampu untuk mengangkat problem-problem masyarakat untuk dicarikan solusinya dari kampus. Jadi dari kampus untuk masyarakat,” ujar Fauzan dalam keterangan, Sabtu (31/10/2026).
Dia mencontohkan sejumlah persoalan yang masih dihadapi masyarakat, mulai dari sektor pertanian hingga pemenuhan kebutuhan air. Kondisi tersebut membutuhkan keterlibatan perguruan tinggi untuk mengidentifikasi masalah sekaligus merumuskan solusi berdasarkan kajian ilmiah dan kebutuhan daerah.
Karena itu, Fauzan menilai kegiatan riset perlu diawali dengan pemetaan persoalan masyarakat, penentuan lokasi penerapan, serta pengembangan solusi yang dapat dimanfaatkan secara langsung. Pendekatan Living Lab dinilai dapat mendekatkan kapasitas keilmuan kampus dengan kebutuhan masyarakat.
Dia juga mengapresiasi penyelenggaraan Living Lab Summit yang dinilai mampu memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan kehidupan masyarakat. Forum tersebut diharapkan menjadi salah satu bentuk penguatan peran kampus sebagai pusat peradaban.
Direktur Jenderal Sains dan Teknologi Kemdiktisaintek Ahmad Najib Burhani menambahkan, pendekatan Living Lab menempatkan masyarakat sebagai bagian penting dalam proses penelitian.
Menurutnya, pengembangan ekosistem inovasi membutuhkan kolaborasi perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. (nas)


















