• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Daerah

Bukan Sekadar Regenerasi, Anak Muda Banten Didorong Jadi Motor Ekonomi

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:11
in Daerah
Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Banten, Mochamad Azzari Jayabaya (kiri) dan Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie. Foto: Dokumen INDOPOSCO

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Banten, Mochamad Azzari Jayabaya (kiri) dan Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie. Foto: Dokumen INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Generasi muda tidak cukup hanya menjadi penonton dalam pembangunan ekonomi. Mereka perlu diberi ruang, kepercayaan, dan kesempatan untuk mengambil peran strategis.

Semangat inilah yang tercermin dari kiprah Mochamad Azzari Jayabaya, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Banten periode 2022-2027 yang menjadi salah satu representasi regenerasi kepemimpinan dunia usaha di daerah.

BacaJuga:

Kiprah Generasi Muda di Panggung Ekonomi Banten, Saatnya Anak Muda Tak Hanya Jadi Penonton

PLN NP Salurkan Bantuan Rp1,2 Miliar untuk Lebih dari 31 Ribu Warga

EIGER Nature Buka Ruang Kritik, WALHI dan WWF Soroti Kolaborasi Konservasi

Akrab disapa Amal, Azzari dilantik sebagai Ketua Kadin Banten pada usia 30 tahun. Penunjukan tersebut menjadi tantangan sekaligus pembuktian bahwa usia muda tidak harus menjadi penghalang untuk memimpin organisasi pengusaha dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Memimpin organisasi yang menaungi pengusaha dari berbagai sektor bukan perkara mudah. Amal harus membangun kepercayaan dengan pelaku usaha lintas generasi, mulai dari industri baja di Kota Cilegon, sektor properti di Tangerang, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Pandeglang.

Di saat yang sama, kehadirannya membawa ekspektasi bahwa regenerasi kepemimpinan tidak berhenti pada pergantian figur. Generasi muda diharapkan mampu menghadirkan gagasan, memperluas kolaborasi, dan menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat.

“Generasi muda itu bukan pelengkap. Kita adalah kekuatan utama. Kalau kita tidak diberi ruang hari ini, kapan lagi? Kalau kita tidak berani mengambil peran, siapa lagi?” demikian semangat yang ia dorong kepada kalangan pengusaha muda di Banten.

Lahir dari keluarga yang memiliki pengaruh kuat di Lebak, Amal tidak terlepas dari sorotan mengenai latar belakang keluarganya. Ayahnya, Mulyadi Jayabaya, merupakan mantan Bupati Lebak dua periode sekaligus tokoh yang pernah memimpin Kadin Banten.

Latar belakang tersebut kerap memunculkan anggapan bahwa perjalanan Amal menuju posisi strategis berlangsung mudah. Namun, pengalaman berwirausaha sejak kecil menjadi bagian dari proses yang membentuk pemahamannya tentang dunia bisnis.

Sejak duduk di kelas VI sekolah dasar, Amal telah belajar berdagang kerbau dan kambing di sejumlah wilayah pelosok Lebak. Keuntungan sekitar Rp20 ribu per ekor menjadi pengalaman berharga yang memperkenalkannya pada prinsip dasar kewirausahaan, mulai dari keberanian bernegosiasi hingga pentingnya menjaga kepercayaan.

Ia juga belajar menghadapi risiko usaha, termasuk ketika harus berhadapan dengan penjual yang menolak penawarannya atau mengalami kerugian akibat perhitungan biaya pakan yang kurang tepat. Pengalaman tersebut menjadi bekal untuk memahami bahwa menjalankan usaha membutuhkan ketekunan, perhitungan, dan kemampuan membaca peluang.

Pengalaman di lapangan itu kemudian menjadi salah satu landasan pendekatannya dalam memimpin Kadin Banten. Organisasi pengusaha, menurut semangat yang dibawanya, tidak seharusnya hanya menjadi ruang pertemuan kalangan bisnis besar, tetapi juga perlu hadir di tengah pelaku usaha kecil dan masyarakat.

Melalui tagline “Inklusif dan Kolaboratif”, Amal mendorong KADIN Banten agar dapat menjangkau pelaku usaha dari berbagai skala, mulai dari UMKM hingga perusahaan besar.

Pendekatan inklusif menekankan pentingnya membuka akses dan kesempatan bagi pelaku usaha kecil untuk berkembang. Sementara itu, kolaborasi diarahkan untuk memperkuat hubungan antara dunia usaha, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif.

Implementasi semangat tersebut tercermin dalam orientasi kegiatan yang tidak hanya berpusat pada forum bisnis formal, tetapi juga menyasar sentra UMKM, kelompok tani, pesantren, dan panti asuhan.

Bagi daerah seperti Banten yang memiliki potensi industri, perdagangan, investasi, serta UMKM, sinergi antarpemangku kepentingan menjadi salah satu faktor penting untuk memperluas kesempatan ekonomi. Kolaborasi yang efektif diharapkan dapat membantu pelaku usaha meningkatkan kapasitas, memperluas pasar, dan menciptakan lapangan kerja.

Di tengah perubahan pasar dan perkembangan teknologi, Amal menilai generasi muda yang terjun ke dunia usaha perlu membekali diri dengan integritas, kapasitas, dan kepedulian sosial.

Integritas menjadi fondasi untuk membangun kepercayaan dalam hubungan bisnis. Sementara itu, peningkatan kapasitas melalui pembelajaran teknologi, pemahaman pasar, serta penguasaan regulasi diperlukan agar pengusaha muda mampu beradaptasi dengan dinamika ekonomi.

Aspek lain yang tidak kalah penting adalah keberpihakan kepada masyarakat. Keberhasilan pengusaha, dalam perspektif ini, tidak semata-mata diukur dari keuntungan yang diperoleh, tetapi juga dari kontribusinya dalam membuka lapangan kerja, melibatkan UMKM, dan menciptakan manfaat sosial.

“Kiprah generasi muda itu akan dinilai bukan dari seberapa keras ia bicara di podium, tapi seberapa nyata kerja yang ia tinggalkan di lapangan,” ujar seorang kolega di Kadin Banten, dikutip Minggu (18/10/2026).

Pesan tersebut menegaskan bahwa regenerasi kepemimpinan dunia usaha perlu diikuti dengan kinerja dan hasil yang dapat dirasakan oleh masyarakat.

Kehadiran generasi muda dalam kepemimpinan organisasi bisnis menjadi relevan bagi Banten, terutama dalam menghadapi perubahan pola perdagangan, perkembangan teknologi, serta kebutuhan penciptaan lapangan kerja.

Dengan pendekatan yang lebih adaptif, pengusaha muda diharapkan mampu menjembatani kebutuhan pelaku usaha di tingkat akar rumput dengan peluang investasi dan jaringan bisnis yang lebih luas.

Perjalanan Amal menunjukkan bahwa pengalaman, keberanian mengambil risiko, dan kemampuan membangun kepercayaan merupakan bagian penting dalam proses kepemimpinan. Namun, tantangan berikutnya adalah memastikan gagasan inklusivitas dan kolaborasi benar-benar menghasilkan manfaat yang terukur bagi dunia usaha dan masyarakat.

Regenerasi pada akhirnya bukan sekadar memberikan jabatan kepada figur yang lebih muda. Lebih dari itu, regenerasi menuntut lahirnya cara kerja baru, perluasan kesempatan, dan komitmen terhadap pertumbuhan ekonomi yang melibatkan lebih banyak pihak.

Dari pengalaman berdagang kerbau dan kambing di Lebak hingga memimpin Kadin Banten, Amal menjadi gambaran bahwa generasi muda daerah memiliki peluang untuk mengambil peran strategis. Tantangannya kini adalah membuktikan bahwa kepercayaan tersebut dapat diterjemahkan menjadi kerja nyata bagi kemajuan ekonomi Banten.(yas)

Tags: Kadin BantenMochamad Azzari JayabayaPengusaha Muda

Berita Terkait.

amal
Daerah

Kiprah Generasi Muda di Panggung Ekonomi Banten, Saatnya Anak Muda Tak Hanya Jadi Penonton

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:21
PLN NP Salurkan Bantuan Rp1,2 Miliar untuk Lebih dari 31 Ribu Warga
Daerah

PLN NP Salurkan Bantuan Rp1,2 Miliar untuk Lebih dari 31 Ribu Warga

Minggu, 18 Oktober 2026 - 12:47
EIGER Nature Buka Ruang Kritik, WALHI dan WWF Soroti Kolaborasi Konservasi
Daerah

EIGER Nature Buka Ruang Kritik, WALHI dan WWF Soroti Kolaborasi Konservasi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:12
4 Petugas Karhutla di Bromo Gugur Saat Bertugas, BNPB: Keselamatan Harus Jadi Prioritas
Daerah

4 Petugas Karhutla di Bromo Gugur Saat Bertugas, BNPB: Keselamatan Harus Jadi Prioritas

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:29
Metranet Kawinkan Inovasi Digital dan Aksi Sosial, Perkuat Gerakan Cegah Stunting
Daerah

Metranet Kawinkan Inovasi Digital dan Aksi Sosial, Perkuat Gerakan Cegah Stunting

Jumat, 16 Oktober 2026 - 22:03
Pasokan Pertalite untuk Manado Diperkuat, Pertamina Atur Distribusi hingga SPBU
Daerah

Pasokan Pertalite untuk Manado Diperkuat, Pertamina Atur Distribusi hingga SPBU

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:47

OLAHRAGA

Zaskia Putri Salurante
Olahraga

Zaskia Salurante Ukir Prestasi di Polandia, FORKI Soroti Pentingnya Jam Terbang Internasional

Editor Ali Rachman
Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:24

INDOPOSCO.ID - Meraih medali dunia bukan perkara semalam. Bagi karateka muda Indonesia, Zaskia Putri Salurante, podium ketiga nomor kata perorangan...

SelengkapnyaDetails
Timnas Futsal Indonesia Gagal Bersinar di Brasil, FFI Soroti Pembenahan Tim dan Tata Kelola

Timnas Futsal Indonesia Gagal Bersinar di Brasil, FFI Soroti Pembenahan Tim dan Tata Kelola

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:39
Persija Tantang Persita di Banten, Ujian Konsistensi Sang Pemuncak Klasemen

Persija Tantang Persita di Banten, Ujian Konsistensi Sang Pemuncak Klasemen

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:59
gp

Fasilitas dari Bea Cukai Ini Bantu Kesuksesan Penyelenggaraan Moto GP Mandalika 2026

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:42
super

Jadwal Super League Pekan 5: Persija Diuji Persita, Persib Hadapi Ancaman Persik

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:01

BERITA POPULER

  • Gandeng Musisi Tanah Air, Kemendikdasmen Kian Menggelorakan Lagu Anak Lewat KICAU

    Gandeng Musisi Tanah Air, Kemendikdasmen Kian Menggelorakan Lagu Anak Lewat KICAU

    2575 shares
    Share 1030 Tweet 644
  • Usai Gempa M4,1 Guncang Bogor, Getaran Susulan hingga Malam

    1384 shares
    Share 554 Tweet 346
  • IWBIF 2026 Digelar di Jakarta, IWAPI Dorong Pengusaha Perempuan Indonesia Go Global

    1139 shares
    Share 456 Tweet 285
  • Kunci Wirausaha Kuat, Ekonomi Melesat Perpres No. 38 Tahun 202

    1157 shares
    Share 463 Tweet 289
  • Debut Azka Corbuzier di New York Tuai Pujian, Film “Home, Almost” Bikin Penonton Menangis

    1062 shares
    Share 425 Tweet 266
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.