• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Wamenkop: Indonesia dan ASEAN Perkuat Koperasi Pertanian Guna Wujudkan Swasembada Pangan

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Senin, 12 Oktober 2026 - 20:05
in Ekonomi
Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah mengatakan pertemuan yang dihadiri delegasi negara-negara ASEAN tersebut menjadi wadah memperkuat kolaborasi koperasi pertanian guna menghadapi tantangan bersama, terutama ancaman perubahan iklim yang semakin tidak menentu terhadap sektor pangan. Foto: Kementerian Koperasi

Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah mengatakan pertemuan yang dihadiri delegasi negara-negara ASEAN tersebut menjadi wadah memperkuat kolaborasi koperasi pertanian guna menghadapi tantangan bersama, terutama ancaman perubahan iklim yang semakin tidak menentu terhadap sektor pangan. Foto: Kementerian Koperasi

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID — Indonesia bersama negara-negara ASEAN memperkuat kerja sama pengembangan koperasi pertanian sebagai ujung tombak mewujudkan swasembada pangan di tengah tantangan perubahan iklim dan dampak fenomena El Nino yang berpotensi mengganggu ketersediaan pangan di kawasan.

Komitmen tersebut mengemuka dalam Sidang ke-32 ASEAN Centre for the Development of Agricultural Cooperatives (ACEDAC) dan Sidang ke-27 ASEAN Sectoral Working Group on Agricultural Cooperatives (ASWGAC) di Yogyakarta, Senin (12/10/2026).

BacaJuga:

Trisukses Kinerja Jadi Kunci LPDB Perluas Pembiayaan dan Tekan NPL

Reformasi Kelistrikan dan PLTS Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Balé by BTN Tembus 5 Juta Pengguna, Nilai Transaksi Capai Rp103,53 Triliun

Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah mengatakan pertemuan yang dihadiri delegasi negara-negara ASEAN tersebut menjadi wadah memperkuat kolaborasi koperasi pertanian guna menghadapi tantangan bersama, terutama ancaman perubahan iklim yang semakin tidak menentu terhadap sektor pangan.

Indonesia yang menjadi tuan rumah dari kegiatan ini berkomitmen untuk memastikan seluruh upaya penguatan koperasi di sektor pangan dalam rangka mendukung swasembada pangan dapat diwujudkan melalui aksi-aksi nyata di lapangan.

“Perubahan iklim di dunia dan ASEAN semakin tidak menentu, hari ini kita merasakan sangat panas sekali efek dari El Nino dan tentu akan sangat berpengaruh pada ketersediaan pangan kita,” kata Wamenkop Farida saat menghadiri pembukaan forum internasional tersebut bertema Navigating Together: Agricultural Cooperatives as ASEAN’s Food Security Frontline.

Hadir dalam acara tersebut, Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi, Pejabat Senior Divisi Pangan Pertanian Dan Kehutanan Departemen Masyarakat Ekonomi ASEAN Dian Sukmajaya, Wakil Gubernur DIY Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo (KGPAA) Paku Alam X Raden Mas Wijoseno Hario Bimo, serta perwakilan K/L lainnya.

Wamenkop menambahkan bahwa komitmen swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah Indonesia perlu didukung oleh penguatan kelembagaan koperasi sebagai penggerak sektor riil, terutama pertanian. Karena itu, para pelaku koperasi di kawasan ASEAN berkumpul untuk merumuskan langkah konkret agar koperasi dapat menjadi sektor terdepan dalam menjaga ketahanan pangan di masing-masing negara.

“Kami sesama penggerak koperasi di ASEAN berkumpul berfokus untuk bagaimana bisa swasembada pangan agar koperasi-koperasi yang ada di ASEAN menjadi leading sector, menjadi garda terdepan swasembada pangan di masing-masing negara,” ujarnya.

Dalam sambutannya pada forum tersebut, Farida menambahkan bahwa koperasi dinilai memiliki peran strategis dalam menghubungkan petani dengan pembiayaan, teknologi, sarana produksi, pengolahan, distribusi, hingga akses pasar.

Indonesia sendiri memiliki sejumlah koperasi pertanian yang dinilai berhasil dan dapat menjadi contoh pengembangan di tingkat regional, antara lain Koperasi Al-Ittifaq di Ciwidey, Bandung, Koperasi Sukamakmur, serta sejumlah koperasi pengolahan susu di Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat yang aktif di sektor peternakan dan pengolahan hasil pertanian.

Wamenkop Farida menyebut pengalaman koperasi-koperasi tersebut akan dibagikan kepada delegasi ASEAN sebagai bagian dari pertukaran praktik terbaik dalam pengelolaan koperasi sektor pangan dan pertanian. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat penguatan koperasi sebagai instrumen pembangunan ekonomi pedesaan dan ketahanan pangan kawasan.

“Kami berharap hal itu seiring dengan penguatan koperasi sebagai kelembagaannya sehingga koperasi bisa sangat berperan untuk mencapai swasembada pangan,” katanya.

Wakil Gubernur DIY Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo (KGPAA) Paku Alam X Raden Mas Wijoseno Hario Bimo mengatakan bahwa koperasi memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, memperkuat kemandirian masyarakat, serta meningkatkan kesejahteraan para anggotanya. Oleh karena itu, forum internasional yang digelar di Yogyakarta tersebut menjadi forum strategis bagi negara-negara ASEAN untuk memperkuat kerja sama dalam pengembangan koperasi pertanian melalui pertukaran pengetahuan, pengalaman, dan praktik baik.

“Forum ini juga menjadi kesempatan untuk mengidentifikasi berbagai penggunaan kolaborasi dalam meningkatkan produktivitas, memperkuat kemitraan, serta mendorong daya saing produk koperasi di kawasan Asia Tenggara,” katanya.

Pejabat Senior Divisi Pangan Pertanian Dan Kehutanan Departemen Masyarakat Ekonomi ASEAN Dian Sukmajaya menyatakan salah satu aksi nyata dari forum regional untuk memperkuat peran koperasi dalam mendorong produktivitas di sektor pertanian dilakukan action visit.

“Program ini memberikan kesempatan bagi koperasi-koperasi dari negara anggota kawasan untuk melakukan kunjungan langsung ke koperasi yang dinilai berhasil dalam mengelola pertanian, perkebunan hingga peternakan. Dalam kunjungan itu diharapkan para delegasi dapat belajar dan mereplikasi contoh sukses koperasi untuk kemudian diimplementasikan di negaranya masing-masing,” ucapnya. (srv)

Tags: ASEANFarida FarichahKementerian Koperasikoperasi pertanianswasembada pangan

Berita Terkait.

kris
Ekonomi

Trisukses Kinerja Jadi Kunci LPDB Perluas Pembiayaan dan Tekan NPL

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:12
plts
Ekonomi

Reformasi Kelistrikan dan PLTS Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:38
Nixon
Ekonomi

Balé by BTN Tembus 5 Juta Pengguna, Nilai Transaksi Capai Rp103,53 Triliun

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:38
bca
Ekonomi

BCA Perkuat Literasi Finansial, Wealth Summit 2026 Diikuti 4 Juta Pengunjung Online

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:08
suahasil
Ekonomi

Suahasil Ungkap Kunci Ketahanan ASEAN: Kebijakan Kredibel dan Ekonomi Produktif

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:27
phi
Ekonomi

Komunikasi Strategis Dukung Operasi Migas, PHI Sabet 5 Penghargaan AHI 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:34

OLAHRAGA

Anggota DPR Kecam Kekerasan terhadap Tim EPA Persib Bandung di Batang
Olahraga

Mandalika Mendunia, Pertamina Apresiasi Kolaborasi di Balik Sukses MotoGP 2026

Editor Dilianto
Senin, 12 Oktober 2026 - 20:51

INDOPOSCO.ID - Kesuksesan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, bukan hanya...

SelengkapnyaDetails
Anggota DPR Kecam Kekerasan terhadap Tim EPA Persib Bandung di Batang

Anggota DPR Kecam Kekerasan terhadap Tim EPA Persib Bandung di Batang

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:40
Tobat Ekologis, Menag Ajak Umat Bersahabat dengan Alam

5 Emas Asian Games Jadi Alarm Evaluasi, Okto Dorong Pembenahan Sistem Olahraga

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:30
Banjir Bandang Padang, Puan Desak Perlindungan Pengungsi hingga Pemulihan Ekonomi Warga Terdampak

Andra Soni Lepas Atlet Disabilitas Banten ke Ajang Nasional: Kalian Inspirasi Kita Semua

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:55
Bus Pemain Muda Persib Diserang, Manajemen Pastikan Tempuh Jalur Hukum

Bus Pemain Muda Persib Diserang, Manajemen Pastikan Tempuh Jalur Hukum

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:17

BERITA POPULER

  • Sinergi Bea Cukai-Bareskrim Berbuah Manis, 5 Kg Sabu Berhasil Diamankan di Bogor

    Hendra Kurniawan Pimpin Polda Banten, Hengki Lanjut ke Jabar

    1063 shares
    Share 425 Tweet 266
  • Daftar Harga Mobil Elektrifikasi Wuling 2026, dari Aira EV hingga Wuling Darion EV

    937 shares
    Share 375 Tweet 234
  • Darion dan Eksion PHEV Wuling Raih Pengakuan di FCR 2026

    890 shares
    Share 356 Tweet 223
  • Pengusaha Pilihan

    721 shares
    Share 288 Tweet 180
  • Tanggapi Kasus Dana Nasabah Rp17 Miliar, BTN: Klaim Harus Berdasar Bukti Hukum, Bukan Opini

    677 shares
    Share 271 Tweet 169
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.