• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Soroti Akurasi Data Desil, DPR Minta Penerima KIP Kuliah Diverifikasi Langsung

Dilianto Editor Dilianto
Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:06
in Nasional
Desil

ilustrasi Desil. Foto: istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Wakil Ketua Komisi X DPR RI MY Esti Wijayati menyoroti akurasi data desil yang menjadi salah satu acuan pemerintah dalam menentukan penerima bantuan pendidikan dan bantuan sosial. Ia meminta evaluasi menyeluruh terhadap sistem pendataan agar masyarakat yang benar-benar membutuhkan tidak kehilangan hak atas bantuan akibat ketidaktepatan pengelompokan tingkat kesejahteraan.

Esti menilai persoalan tersebut perlu mendapat perhatian serius karena data desil berpengaruh terhadap penyaluran berbagai program pemerintah, mulai dari Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah hingga Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan beras. Ia juga meminta penelusuran lebih lanjut terhadap angka kesalahan data sebesar 25 persen yang disebutkan dalam pertemuan tersebut.

BacaJuga:

PT Grha Kartika Anugerah Raih Penghargaan Terbaik Ketiga dalam Anugerah Reksa Bandha 2026

22.567 Siswa dan 6.587 Mahasiswa Baru Terima KJP Plus dan KJMU 2026

Rencana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu pada 2027, Ini Respons DPD

“Jika angka kesalahan mencapai 25 persen, ini berbahaya karena berdampak pada penyaluran bantuan sosial, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan beras, bahkan bantuan untuk rumah tidak layak huni,” ujar Esti dalam kunjungan kerja Komisi X di Salatiga, Jawa Tengah, Jumat (9/10/2026).

Dalam sektor pendidikan, Esti menegaskan bahwa penentuan penerima KIP Kuliah tidak seharusnya hanya mengandalkan kategori desil. Menurutnya, verifikasi langsung terhadap kondisi ekonomi calon mahasiswa diperlukan agar bantuan dapat menjangkau mereka yang benar-benar membutuhkan.

Ia menyoroti kondisi anak-anak dari keluarga miskin yang terpaksa mengurungkan niat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi karena keterbatasan ekonomi. Sebagian dari mereka bahkan memilih bekerja setelah lulus sekolah menengah untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga.

“Kita berharap program KIP Kuliah, misalnya, tidak hanya mengandalkan desil, tetapi juga melakukan verifikasi langsung terhadap mahasiswa,” tegasnya.

Esti juga meminta pemerintah mengevaluasi metode pengumpulan dan pengolahan data kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, proses pendataan di lapangan menghadapi berbagai tantangan yang berpotensi menyebabkan ketidaksesuaian antara kategori kesejahteraan dalam sistem dan kondisi riil masyarakat.

Ia mencontohkan kondisi tempat tinggal yang tampak layak dari luar, tetapi belum tentu mencerminkan kemampuan ekonomi penghuninya. Rumah tersebut bisa saja berstatus kontrakan atau sewaan sehingga tidak dapat langsung dijadikan indikator bahwa penghuninya tergolong mampu.

Selain itu, Esti menyoroti kemungkinan perubahan kategori desil setelah keluarga menerima bantuan perbaikan rumah tidak layak huni. Perubahan kondisi tempat tinggal berpotensi memengaruhi pengelompokan kesejahteraan, meskipun keluarga penerima masih membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan dasar.

Karena itu, ia mendorong koordinasi antarkementerian dan lembaga agar penetapan penerima bantuan didasarkan pada data yang akurat serta mempertimbangkan kondisi sosial ekonomi masyarakat secara menyeluruh.

“Pembahasannya tidak boleh lagi semata-mata berfokus pada persoalan desil, tetapi harus mengutamakan ketepatan data dan pemenuhan hak rakyat. Mereka adalah keluarga tidak mampu, sementara fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara,” tuturnya.

Senada dengan Esti, Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih menilai metode pengelompokan kesejahteraan masyarakat perlu dievaluasi agar tepat digunakan sebagai acuan dalam pelaksanaan program pemerintah.

Fikri menyoroti perbedaan metode desil dan persentil dalam mengelompokkan data. Desil membagi populasi menjadi sepuluh kelompok, sedangkan persentil membaginya menjadi seratus kelompok sehingga perubahan posisi dalam distribusi data dapat digambarkan secara lebih terperinci.

Ia meminta Badan Pusat Statistik (BPS) menjelaskan dasar penggunaan metode tersebut, termasuk kesesuaiannya dengan kebutuhan penyaluran bantuan pendidikan dan sosial.

Fikri juga menyoroti pelaksanaan program KIP Kuliah di Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga. Menurutnya, persoalan yang ditemukan di lapangan perlu dicatat dan ditindaklanjuti Komisi X DPR RI, terutama terkait penentuan penerima dan mekanisme penyaluran bantuan.

“Kita perlu melihat bagaimana pelaksanaan KIP Kuliah di lapangan, termasuk apakah terdapat persoalan dalam penentuan penerima maupun mekanisme penyalurannya,” ujarnya.

Ia berharap evaluasi dilakukan sejak awal agar potensi masalah dapat segera diidentifikasi dan diselesaikan. Peninjauan tersebut perlu mencakup pelaksanaan KIP Kuliah di perguruan tinggi negeri maupun swasta sehingga bantuan dapat disalurkan sesuai ketentuan dan menjangkau mahasiswa yang memenuhi kriteria.

Melalui evaluasi menyeluruh terhadap kualitas data dan mekanisme verifikasi, Komisi X DPR RI mendorong agar kebijakan bantuan pendidikan dan sosial semakin tepat sasaran serta tidak menghambat akses masyarakat kurang mampu terhadap pendidikan dan pemenuhan kebutuhan dasar.(dil)

Tags: DesilDPR RIEsti WijayatiKIP KuliahKomisi X

Berita Terkait.

Penghargaan
Nasional

PT Grha Kartika Anugerah Raih Penghargaan Terbaik Ketiga dalam Anugerah Reksa Bandha 2026

Sabtu, 7 November 2026 - 23:23
KJMU
Nasional

22.567 Siswa dan 6.587 Mahasiswa Baru Terima KJP Plus dan KJMU 2026

Sabtu, 7 November 2026 - 22:22
SBN
Nasional

Rencana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu pada 2027, Ini Respons DPD

Sabtu, 7 November 2026 - 21:21
Siswa
Nasional

Dugaan Kecurangan TKA di 308 Sekolah, Begini Respons DPR

Sabtu, 7 November 2026 - 21:01
Konfrence
Nasional

Dukung Gaya Hidup Hijau, PLN Icon Plus Optimalkan PLN Mobile untuk PLN Electric Run 2026

Sabtu, 7 November 2026 - 20:10
Siswa
Nasional

14 Ribu Desa Belum Miliki TK, Kemendikdasmen Targetkan hingga Akhir 2026

Sabtu, 7 November 2026 - 19:09

OLAHRAGA

STY
Olahraga

Persija vs Persebaya, Shin Tae-yong Wanti-wanti Pemain Tidak Lengah

Editor Juni Armanto
Sabtu, 7 November 2026 - 15:45

INDOPOSCO.ID - Pelatih Persija Jakarta Shin Tae-yong meminta anak asuhnya tetap waspada saat menghadapi Persebaya Surabaya pada pekan kesembilan Super...

SelengkapnyaDetails
witan

Jamu Persebaya, Persija Usung Misi Bangkit di Hadapan Jakmania

Sabtu, 7 November 2026 - 09:35
Sirkuit Mandalika

Gaspol di Mandalika, Pertamina Dukung Regenerasi Pebalap Indonesia lewat MRS 2026

Jumat, 6 November 2026 - 21:21
rafael

PSIM vs Dewa United: Asa ke Puncak, Banten Warriors Pantang Terpeleset

Jumat, 6 November 2026 - 11:21
bola

Super League Pekan 9: Ada Big Match Persija vs Persebaya, Persib Main di Ujung Laga

Jumat, 6 November 2026 - 08:51

BERITA POPULER

  • Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    3346 shares
    Share 1338 Tweet 837
  • Heboh Isu Jenderal Polisi Ditangkap terkait Penyadapan Prabowo, Polri Bilang Begini

    2313 shares
    Share 925 Tweet 578
  • Cabor Bulutangkis dan Panjat Tebing Dicoret, NOC Indonesia Soroti SEA Games 2027

    1183 shares
    Share 473 Tweet 296
  • Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an Berbuntut Panjang, MUI Layangkan 5 Tuntutan ke Polri

    1878 shares
    Share 751 Tweet 470
  • Bachtiar Nasir Tegaskan Penolakan Konser Andrea Bocelli Berlandaskan Nilai Kemanusiaan

    880 shares
    Share 352 Tweet 220
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.