• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Bukan Sekadar Produk Baru, Begini Strategi F&B Hadapi Tekanan Biaya

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:06
in Ekonomi
indomilk

Trade Marketing Food Service Manager PT Indolakto, Prita Utami Maheswari menegaskan bahwa kenaikan harga bahan baku seperti susu segar dan gula menjadi tantangan bagi pelaku F&B untuk tetap menjaga kualitas produk sekaligus mempertahankan efisiensi dan margin usaha. Foto: Herry Rosadi/INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kenaikan harga bahan baku menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi pelaku bisnis food and beverage (F&B). Di tengah persaingan yang semakin ketat, menaikkan harga jual bukan selalu menjadi pilihan karena dapat memengaruhi daya beli konsumen.

Kondisi tersebut membuat pelaku usaha dituntut lebih kreatif dalam menjaga keseimbangan antara kualitas produk, efisiensi biaya, dan margin keuntungan.

BacaJuga:

BRI Tawarkan Lebih dari 5 Ribu Aset dalam Gebyar Lelang Serentak Nusantara 2026

Pertamina Perkuat Strategi Dual Growth untuk Ketahanan Energi dan NZE

U by Prodia Perkenalkan U-Buddy, Teman Digital untuk Langkah Sehat Setiap Hari

Trade Marketing Food Service Manager PT Indolakto, Prita Utami Maheswari, mengatakan tekanan biaya bahan baku juga dirasakan industri secara luas. Sejumlah komoditas seperti susu segar dan gula mengalami kenaikan harga.

“Semua bahan kita pun sendiri di Indolakto, di Indofood, kita juga mengalami. Kita juga mengalami yang namanya fresh milk harganya naik, gula naik. Jadi bahan-bahan ini memang semua naik,” kata Prita kepada INDOPOSCO usai acara Indomilk Bakepreneur Roadshow: The Art of Curated Bite-Sized Pastries x Coffee Pairing yang digelar Indomilk F&B Solutions, lini bisnis PT Indolakto yang merupakan entitas anak PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk di Jakarta, pada Selasa (29/9/2026).

Menurutnya, kenaikan tersebut telah terasa sejak kuartal pertama 2026. Selain persoalan pasokan, kondisi geopolitik dan nilai tukar turut memengaruhi biaya bahan baku yang digunakan industri.

“Di hulunya sendiri, dari kuartal I tahun ini itu kenaikan sudah banyak sekali. Faktornya salah satu adalah perang, karena banyak produk bahan bakunya juga dari luar negeri. Jadi pasokan yang terbatas, terus forex-nya juga naik, itu menyebabkan semua bahan bakunya menjadi naik,” terangnya.

Di tengah kondisi tersebut, meneruskan seluruh kenaikan biaya kepada konsumen bukan langkah yang mudah. Pelaku F&B perlu mencari cara agar harga tetap dapat diterima konsumen tanpa menggerus margin bisnis. Salah satu strategi yang dapat dilakukan adalah mengevaluasi ukuran produk. Melalui konsep bite-sized pastry, misalnya, pelaku usaha dapat menyesuaikan penggunaan bahan baku dengan kebutuhan konsumen.

Prita mengatakan, produk tidak harus selalu dibuat dalam ukuran besar untuk menciptakan nilai.

“Jadi sebetulnya akhirnya cost-nya jadi lebih ditekan, tapi dia bisa menjual dengan harga yang itu kan create value buat konsumen,” jelas Prita.

Menurut dia, efisiensi tidak berarti menurunkan kualitas. Pelaku usaha justru perlu memperluas wawasan untuk mencari berbagai alternatif, mulai dari bahan baku, formulasi produk, hingga ukuran porsi.

“Inovator itu bukan cuma produk. Inovator itu macam-macam, mencari bahan baku, juga penentuan portion, itu juga bisa kita lakukan,” ungkapnya.

Strategi tersebut dinilai penting karena tujuan akhir dari efisiensi bukan semata-mata menekan biaya, tetapi memastikan bisnis tetap memiliki margin yang sehat.

“Tujuannya untuk bisa mendapatkan margin. Kalau kita punya margin yang bagus, otomatis bisnis ini bisa berkelanjutan, bisa sustain,” tegas Prita.

Ia menilai margin yang sehat akan memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk kembali berinvestasi, termasuk dalam pengembangan produk maupun pemasaran.

“Kalau kita boncos, tiba-tiba kita nggak bisa invest apa-apa untuk mempromosikan produk, segala macam kita nggak punya. Karena kita habis untuk cost saja. Nggak bisa begitu,” tuturnya.

Karena itu, di tengah kenaikan harga bahan baku dan persaingan bisnis yang semakin ketat, inovasi bagi pelaku F&B tidak harus selalu berupa produk baru. Menentukan porsi yang tepat, melakukan diversifikasi menu, memilih bahan baku secara strategis, hingga menciptakan kombinasi produk yang memberikan nilai lebih bagi konsumen dapat menjadi bagian dari strategi menjaga margin.

“Bagi bisnis F&B, kemampuan membaca kebutuhan konsumen sekaligus mengendalikan biaya produksi pada akhirnya menjadi kunci untuk tidak hanya bertahan, tetapi juga menjaga keberlanjutan usaha,” tutupnya. (her)

Tags: BiayaF&B

Berita Terkait.

bbri
Ekonomi

BRI Tawarkan Lebih dari 5 Ribu Aset dalam Gebyar Lelang Serentak Nusantara 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:18
Pertamina Perkuat Strategi Dual Growth untuk Ketahanan Energi dan NZE
Ekonomi

Pertamina Perkuat Strategi Dual Growth untuk Ketahanan Energi dan NZE

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:08
prodia
Ekonomi

U by Prodia Perkenalkan U-Buddy, Teman Digital untuk Langkah Sehat Setiap Hari

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:07
bc
Ekonomi

CV Barakah Putra Jaya Resmi Kantongi Izin NPPBKC dari Bea Cukai Malang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:35
maman
Ekonomi

Perpres Ojol Resmi Terbit, Ini Aturan Baru untuk Driver dan UMKM

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:34
Geely Perluas Jaringan di Riau, Resmikan Diler Ke-51 di Pekanbaru
Ekonomi

Geely Perluas Jaringan di Riau, Resmikan Diler Ke-51 di Pekanbaru

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:05

OLAHRAGA

Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid
Olahraga

Sentuhan Magis Pertamina di Bandara Lombok: Antarkan Semarak MotoGP Langsung Saat Mendarat

Editor Ali Rachman
Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:23

INDOPOSCO.ID - Perjalanan menuju Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 ternyata tidak dimulai saat mesin motor menderu di Pertamina Mandalika...

SelengkapnyaDetails
novendra

Novendra Priasmoro Berjaya, Percasi DKI Siapkan Skuad Terbaik untuk Kejurnas 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:13
PB FORKI

GGK Indonesia Diperkuat, PB FORKI Siapkan Program Bela Diri untuk Perempuan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:35
elkan

Elkan Baggott Usai Indonesia Juara: Kami adalah Raja Asia Tenggara

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:07
timnas

Soal Bonus Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Kata Prabowo

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:06

BERITA POPULER

  • Todotua

    Asian Games 2026 Ditutup Manis, Kontingen Indonesia Bawa Pulang 39 Medali dan Catat Hasil Optimal

    2714 shares
    Share 1086 Tweet 679
  • Cetak 5 Gol ke Gawang Bangladesh, Mitchell Baker Samai Rekor Iswadi Idris

    1212 shares
    Share 485 Tweet 303
  • Jelang Final, Jay Idzes Terus Suntikkan Semangat untuk Skuad Garuda

    980 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Firli Bahuri Raih Doktor, Tawarkan Model Baru Penyelesaian Konflik Sosial

    974 shares
    Share 390 Tweet 244
  • Pernyataan SBY Gugatan PHPU Salah Alamat, Analis: MK Bisa Nilai Keabsahan Pencalonan Gibran

    873 shares
    Share 349 Tweet 218
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.