• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Pertamina NRE Bangun Model Ekonomi Sirkular melalui Decentralized Waste Management

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 16 September 2026 - 16:14
in Ekonomi
Direktur Proyek & Operasi Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) Norman Ginting (kedua dari kiri), saat memberikan keterangan di sela acara penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di Kantor Danantara, Jakarta, terkait pengembangan proyek percontohan Decentralized Waste Management (DWM) Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat, Senin(14/9/2026). Foto: Dokumen Pertamina NRE

Direktur Proyek & Operasi Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) Norman Ginting (kedua dari kiri), saat memberikan keterangan di sela acara penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di Kantor Danantara, Jakarta, terkait pengembangan proyek percontohan Decentralized Waste Management (DWM) Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat, Senin(14/9/2026). Foto: Dokumen Pertamina NRE

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – PT Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) mendorong pengelolaan sampah menjadi sumber daya dan energi bernilai tambah melalui pengembangan proyek percontohan Decentralized Waste Management (DWM) di Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat.

Inisiatif tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) terkait pengembangan proyek DWM Kota Bandung di Kantor Danantara, Jakarta, Senin (14/9/2026). Kerja sama ini menjadi langkah awal Pertamina NRE dalam membangun sistem pengelolaan sampah terintegrasi berbasis konsep waste-to-value dan ekonomi sirkular.

BacaJuga:

Kemenkop Perkuat Landasan Hukum Koperasi sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan

Rakornas SP Pegadaian 2026: Perkuat Soliditas, Kapabilitas, dan Sinergi Strategis Menuju Pegadaian 2030

Menkop: ODA Smart Factory Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Penandatanganan MoU dihadiri sejumlah pejabat Danantara, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Pertamina NRE, PT PLN Energi Primer Indonesia, serta Pemerintah Kota Bandung.

Melalui konsep DWM, sampah perkotaan tidak hanya dipandang sebagai limbah yang harus dibuang, tetapi sebagai sumber daya yang dapat dipulihkan dan dimanfaatkan kembali. Dalam konsep awal, fasilitas ini dirancang untuk mengolah sekitar 300 ton municipal solid waste (MSW) per hari.

Direktur Proyek & Operasi Pertamina NRE Norman Ginting mengatakan, pengembangan DWM membawa paradigma baru dalam pengelolaan sampah dengan mengedepankan pemulihan material dan pemanfaatan fraksi sampah yang memiliki nilai energi.

“Sampah tidak seharusnya hanya dipandang sebagai sesuatu yang harus dibuang, tetapi sebagai sumber daya yang masih memiliki nilai. Melalui proyek ini, kita ingin mendorong transformasi dari waste menjadi resource, dan selanjutnya dari waste menjadi value,” ujar Norman, Senin (14/9/2026).

Ia menjelaskan, fasilitas DWM akan mengintegrasikan proses mechanical sorting dan material recovery untuk memisahkan material yang masih memiliki nilai daur ulang, fraksi organik, serta fraksi combustible yang dapat diproses lebih lanjut.

Rangkaian teknologi yang dikaji mencakup bag opening, screening, magnetic separation, ballistic separation, dan eddy current separation. Proses tersebut ditujukan untuk menghasilkan material dengan karakteristik yang lebih teridentifikasi dan dapat dimanfaatkan sesuai peruntukannya.

“Material yang masih bernilai dapat dipulihkan, sementara fraksi yang memiliki nilai energi dapat dikembangkan menjadi bahan bakar alternatif dengan kualitas yang lebih terkontrol,” kata Norman.

Dari sisi pemanfaatan energi, fraksi combustible yang telah dipisahkan dapat melalui proses pencacahan, pengeringan, pencampuran, dan pengendalian kualitas untuk menghasilkan Solid Recovered Fuel (SRF).

SRF berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif untuk menggantikan sebagian penggunaan bahan bakar fosil, baik melalui skema co-firing pada pembangkit listrik maupun untuk kebutuhan energi sektor industri.

Dalam konsep yang sedang dikaji, fraksi combustible dari MSW juga dapat dikombinasikan dengan sekam untuk menghasilkan blended SRF. Produk tersebut selanjutnya akan diverifikasi berdasarkan karakteristik bahan baku, kualitas produk, keberlanjutan rantai pasok, serta kebutuhan calon pengguna akhir atau offtaker.

“Nilai teknologi proyek ini bukan hanya terletak pada mesin pengolah sampah. Yang lebih penting adalah bagaimana kita membangun sistem yang mampu mengubah sampah yang sangat heterogen menjadi material dan bahan bakar yang lebih konsisten, terukur, dan memiliki nilai ekonomi,” lanjut Norman.

Menurutnya, keberhasilan proyek DWM membutuhkan integrasi di sepanjang rantai nilai. Aspek yang perlu dipastikan meliputi pasokan dan karakteristik sampah, kesiapan lahan dan infrastruktur, ketersediaan bahan pendukung, kualitas produk, hingga kepastian offtaker.

Dalam struktur awal proyek, Pertamina NRE direncanakan berperan sebagai pengembang sekaligus operator dengan dukungan pemerintah daerah serta mitra engineering, procurement and construction (EPC), penyedia teknologi, pemasok, dan offtaker.

Setelah penandatanganan MoU, para pihak akan melanjutkan kajian melalui feasibility study. Kajian tersebut mencakup karakteristik dan rantai pasok sampah, spesifikasi produk akhir, rantai pasok sekam, pemilihan penyedia teknologi, konfigurasi teknologi, utilitas, pekerjaan sipil, serta kebutuhan perizinan.

Pertamina NRE berharap proyek percontohan DWM di Bandung dapat menjadi model pengelolaan sampah yang terbukti secara teknis, layak secara komersial, berkelanjutan dari sisi lingkungan, dan dapat direplikasi di berbagai kota di Indonesia.

“Ambisi kita tidak berhenti pada pembangunan satu fasilitas. Yang ingin kita bangun adalah sebuah model. Jika Bandung dapat menunjukkan bahwa pengelolaan sampah terintegrasi dapat berjalan secara teknis, ekonomis, dan berkelanjutan, maka model ini berpotensi direplikasi di berbagai wilayah Indonesia,” tutup Norman.

Melalui proyek tersebut, Pertamina NRE mendorong transformasi pengelolaan sampah menjadi bagian dari solusi energi sekaligus penguatan ekonomi sirkular di Indonesia.(rmn)

Tags: Pertamina NREProyek Decentralized Waste ManagementWaste-to-Value

Berita Terkait.

sesmenkop
Ekonomi

Kemenkop Perkuat Landasan Hukum Koperasi sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 3 November 2026 - 17:27
gadai
Ekonomi

Rakornas SP Pegadaian 2026: Perkuat Soliditas, Kapabilitas, dan Sinergi Strategis Menuju Pegadaian 2030

Selasa, 3 November 2026 - 16:46
ferry
Ekonomi

Menkop: ODA Smart Factory Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Selasa, 3 November 2026 - 16:16
bahlil
Ekonomi

Minerba Convex 2026 Dibuka, Dorong Pengusaha Daerah Terlibat Hilirisasi

Selasa, 3 November 2026 - 15:45
migas
Ekonomi

Searah Mulai Produksi Gas Lapangan Maha, Bidik 230 MMSCFD

Selasa, 3 November 2026 - 15:35
dtif
Ekonomi

Pertamina NRE Gandeng Agrinas dan SGN, Perkuat Pengembangan Bioenergi Nasional

Selasa, 3 November 2026 - 15:05

OLAHRAGA

sty
Olahraga

Tanpa Shin Tae-yong di Awal League Cup, Persija Tetap Optimistis Hadapi PSMS

Editor Dilianto
Selasa, 3 November 2026 - 16:26

INDOPOSCO.ID - Persija Jakarta mengawali kiprahnya di League Cup 2026/2027 dengan ujian tandang melawan PSMS Medan. Duel yang berlangsung di...

SelengkapnyaDetails
Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

Senin, 2 November 2026 - 21:22
bca

Runvestasi 2026 Dimulai, BCA Ajak Masyarakat Lari Sehat Sekaligus Belajar Investasi

Senin, 2 November 2026 - 04:14
Arisan Elqueen Berujung Buntung, 24 Warga Lebak-Pandeglang Tertipu Rp1,34 Miliar

Hadapi Duel Papan Atas, Stjepan Loncar Pastikan Persija Siap Tempur

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:13
Jelang Laga Lawan Dewa United, Shin Tae-yong Minta Persija Tetap Waspada

Jelang Laga Lawan Dewa United, Shin Tae-yong Minta Persija Tetap Waspada

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:39

BERITA POPULER

  • Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    2163 shares
    Share 865 Tweet 541
  • Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an Berbuntut Panjang, MUI Layangkan 5 Tuntutan ke Polri

    1866 shares
    Share 746 Tweet 467
  • Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

    1156 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

    1011 shares
    Share 404 Tweet 253
  • Sambut Musim Hujan, BNPB Minta Pemda Bersihkan Drainase dan Petakan Rawan Banjir

    803 shares
    Share 321 Tweet 201
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.