• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Politik

Bawaslu Ingatkan E-Voting Tak Boleh Kurangi Kontrol Publik

Dilianto Editor Dilianto
Sabtu, 5 September 2026 - 17:26
in Politik
Anggota Bawaslu RI Totok Hariyono dalam diskusi Media Refleksi Kepemimpinan Bawaslu RI Jepang 5 tahun di Pangandaran, Jawa Barat, Jumat (4/9/2026) malam. Foto: Humasstpi Bawaslu RI

Anggota Bawaslu RI Totok Hariyono dalam diskusi Media Refleksi Kepemimpinan Bawaslu RI Jepang 5 tahun di Pangandaran, Jawa Barat, Jumat (4/9/2026) malam. Foto: Humasstpi Bawaslu RI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) menilai penerapan e-voting dalam pemilu harus melalui kajian yang matang dan komprehensif. Penggunaan teknologi dalam proses pemungutan suara dinilai harus benar-benar memudahkan masyarakat, bukan justru menambah persoalan baru.

Anggota Bawaslu RI Totok Hariyono mengatakan, isu e-voting saat ini telah menjadi bagian dari diskursus penyelenggaraan pemilu. Wacana tersebut tidak hanya disampaikan Komisi Pemilihan Umum (KPU), tetapi juga muncul dalam pembahasan bersama Komisi II DPR RI.

BacaJuga:

Waketum Kadin Mulyadi Jayabaya Siap Dukung Prabowo 2 Periode

Tak Ingin DKPP Jadi Keranjang Sampah, Heddy Lugito Usul Pembatasan Waktu Pelaporan

Ketua DKPP Ingin Penguatan Lembaganya, Mandiri Lepas dari Kemendagri

Menurut Totok, penerapan e-voting tidak dapat dilakukan secara terburu-buru karena Indonesia memiliki kondisi geografis dan tingkat kesiapan teknologi masyarakat yang beragam.

“E-voting ini kan sesungguhnya menjadi diskursus hari ini. Tidak hanya KPU sampaikan, tapi juga kalau teman-teman cermati dari proses diskusi, misalnya RDP di Komisi II, itu juga muncul soal isu e-voting,” kata Totok dalam diskusi Media Refleksi Kepemimpinan Bawaslu RI Jepang 5 tahun di Pangandaran, Jawa Barat, Jumat (4/9/2026) malam.

Ia menegaskan, jika e-voting nantinya diterapkan, perlu ada kajian utuh, termasuk kemungkinan penerapannya secara bertahap atau gradual. Hal tersebut penting untuk memastikan sistem elektronik dapat berjalan efektif di berbagai wilayah Indonesia.

“E-voting ini kan sesuatu yang harus disiapkan secara tuntas. Harus ada kajiannya yang utuh. Misalnya apakah kalaupun diberlakukan nanti dalam diskusinya itu dilakukan gradual dulu, tidak semua, karena melihat geografis Indonesia,” ujarnya.

Totok menambahkan, rencana penerapan e-voting juga harus memiliki landasan akademik yang kuat melalui naskah akademik dan kajian substansial. Menurutnya, teknologi dalam pemilu semestinya menjadi instrumen untuk mempermudah proses demokrasi.

“Maunya kita itu kalau pemilu kita ada keterlibatan teknologi, maka dia harus memudahkan, bukan malah menyusahkan. Jangan sampai itu terjadi, maka kajiannya harus tuntas dulu,” katanya.

Bawaslu sendiri, lanjut Totok, tengah menyiapkan kajian terkait berbagai isu yang muncul dalam pembahasan perubahan Undang-Undang Pemilu, termasuk kemungkinan masuknya isu e-voting dalam substansi yang akan diusulkan.

Terkait mekanisme e-voting yang disebut KPU telah memiliki prototipe, Totok mengatakan Bawaslu sejauh ini masih berada pada tahap pembahasan dan belum memiliki mekanisme teknis yang disiapkan.

“Kalau dari Bawaslu belum. Kami masih diskusikan soal ini,” ujarnya.

Totok menegaskan Bawaslu pada prinsipnya merupakan pelaksana undang-undang. Karena itu, apa pun keputusan DPR terkait revisi UU Pemilu nantinya akan dilaksanakan oleh Bawaslu.

“Kita sudah berikan beberapa masukan bahwa nanti undang-undang yang diputuskan oleh Dewan, kita akan melaksanakan itu. Bawaslu siap,” katanya.

Namun, Totok memberikan catatan khusus mengenai aspek demokratisasi apabila e-voting benar-benar diterapkan. Ia mencontohkan pengalaman Jerman yang menurutnya pernah menggunakan sistem pemungutan suara elektronik, tetapi kemudian meninggalkannya setelah muncul persoalan terkait prinsip kontrol publik terhadap proses pemilu.

Menurut Totok, salah satu prinsip penting dalam demokrasi adalah setiap warga negara, termasuk mereka yang tidak memiliki keahlian teknologi informasi, tetap dapat memahami dan mengontrol proses pemilu.

“Substansi demokrasi itu setiap masyarakat harus mampu mengontrol. Orang yang nggak ahli IT pun harus mampu bisa mengontrol itu,” ujarnya.

Karena itu, menurutnya, pertanyaan utama bukan sekadar apakah e-voting mampu mempercepat penghitungan suara atau mengurangi beban pengawasan, melainkan apakah masyarakat Indonesia telah siap dengan sistem tersebut.

Ia menilai digitalisasi pemilu menuntut bukan hanya penyelenggara dan pengawas pemilu yang memiliki kemampuan digital, tetapi juga masyarakat sebagai pemegang hak suara.

“Orang harus melek digital, nggak hanya Panwas-nya saja, masyarakatnya harus mampu mengontrol,” katanya.

Totok menegaskan, kekhawatiran Bawaslu terhadap e-voting bukan berkaitan dengan berkurangnya peran lembaga pengawas jika hasil pemilu dapat diketahui secara terpusat. Fokus utama Bawaslu adalah memastikan proses digitalisasi tidak mengurangi kemampuan rakyat dalam melakukan kontrol terhadap proses demokrasi.

“Bukan soal itu. Kekhawatiran kita itu pada demokratisasi yang ada di republik ini. Bukan soal sangat sektarian soal Bawaslu.. Justru rakyat siap nggak? Republik ini siap nggak rakyatnya? Itu lebih penting,” tegas Totok. (dil)

Tags: Bawaslue-votingpangandaranpemilu

Berita Terkait.

kadin
Politik

Waketum Kadin Mulyadi Jayabaya Siap Dukung Prabowo 2 Periode

Selasa, 3 November 2026 - 18:08
lugito
Politik

Tak Ingin DKPP Jadi Keranjang Sampah, Heddy Lugito Usul Pembatasan Waktu Pelaporan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:03
dkpp
Politik

Ketua DKPP Ingin Penguatan Lembaganya, Mandiri Lepas dari Kemendagri

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:17
gibran
Politik

Polemik Ijazah Gibran Jadi Panggung Politik PKS Menuju Pemilu 2029

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:07
peng
Politik

KPU dan KPP DEM Tetapkan Sembilan Pemenang Anugerah Jurnalistik KPU 2026, Ini Daftarnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:33
ppp
Politik

Pemecatan oleh Mardiono Melanggar AD/ART, Waketum: Tak Bakal Disahkan Menkum

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:13

OLAHRAGA

piala
Olahraga

Ketegangan Timur Tengah Belum Reda, AFC Undur Jadwal Piala Asia 2027

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 3 November 2026 - 23:23

INDOPOSCO.ID - Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) resmi mengundur jadwal penyelenggaraan Piala Asia 2027. Turnamen yang semula dijadwalkan berlangsung pada...

SelengkapnyaDetails
noc

2 Atlet Muda Wafat di Porprov Jateng, NOC Indonesia: Tak Ada Medali Seharga Nyawa

Selasa, 3 November 2026 - 21:21
sty

Tanpa Shin Tae-yong di Awal League Cup, Persija Tetap Optimistis Hadapi PSMS

Selasa, 3 November 2026 - 16:26
Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

Senin, 2 November 2026 - 21:22
bca

Runvestasi 2026 Dimulai, BCA Ajak Masyarakat Lari Sehat Sekaligus Belajar Investasi

Senin, 2 November 2026 - 04:14

BERITA POPULER

  • Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    2433 shares
    Share 973 Tweet 608
  • Heboh Isu Jenderal Polisi Ditangkap Terkait Penyadapan Prabowo, Polri Bilang Begini

    1984 shares
    Share 794 Tweet 496
  • Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an Berbuntut Panjang, MUI Layangkan 5 Tuntutan ke Polri

    1868 shares
    Share 747 Tweet 467
  • Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

    1157 shares
    Share 463 Tweet 289
  • Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

    1011 shares
    Share 404 Tweet 253
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.