• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Soroti Angka Kecelakaan di Jalan Tol, MTI Desak Evaluasi Regulasi dan Infrastruktur

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 1 September 2026 - 09:32
in Nasional
Grafis ilustrasi masalah dan rekomendasi keselamatan jalan tol / istimewa

Grafis ilustrasi masalah dan rekomendasi keselamatan jalan tol / istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Peningkatan kualitas pelayanan jalan tol di Indonesia dituntut tidak hanya berfokus pada kelancaran mobilitas, tetapi wajib menempatkan keselamatan pengguna jalan sebagai prioritas utama. Evaluasi menyeluruh terhadap regulasi serta standar pelayanan minimal (SPM) dinilai sangat mendesak demi menekan angka kecelakaan lalu lintas.

​Akademisi Prodi Teknik Sipil Unika Soegijapranata sekaligus Dewan Penasehat Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Djoko Setijowarno menyatakan, regulasi tata kelola jalan tol mulai dari Perpres Nomor 15 Tahun 2005 hingga PP Nomor 23 Tahun 2024 sejatinya telah memperketat pilar keselamatan dan respon darurat. Namun, implementasi di lapangan masih menyisakan sejumlah celah kritis.

BacaJuga:

ARISE Jadi Senjata Baru Menghadapi Ancaman Bencana dan Krisis Fiskal

Perkuat Struktur Organisasi, Menteri Ekraf Lantik Pejabat Baru dan Tekankan Kepemimpinan Berbasis Aksi

Pamer Capaian Pendidikan, Mendikdasmen: Transformasi 2027 Siap Tancap Gas

​”Sembilan catatan evaluasi dan rekomendasi dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mempertegas pentingnya integrasi antara regulasi, penyediaan infrastruktur yang komprehensif, serta kesiapan tanggap darurat di jalan tol,” ujar Djoko Setijowarno dalam keterangannya, Selasa (1/9/2026).

​Isu utama yang menjadi sorotan fatalitas adalah bahaya pada sisi jalan tol (clear zone) yang masih dipenuhi pilar atau struktur kaku tanpa pagar pengaman (guardrail) dan crash cushion. Selain itu, penataan perlengkapan jalan seperti rambu yang bertumpuk serta tidak jelasnya unit penanggung jawab (accountable unit) pengawasan turut membingungkan pengemudi.

​Masalah teknis infrastruktur juga menyasar fasilitas rest area (TI dan TIP) yang sangat minim area parkir kendaraan berat (Golongan V), belum ramah bagi armada pengangkut Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), serta langkanya fasilitas bengkel perbaikan ringan. Kondisi ini memaksa banyak pengemudi truk beristirahat di bahu jalan yang membahayakan.

​Di sisi geometrik jalan, KNKT menyoroti ketidakselarasan antara kecepatan operasional dan kecepatan desain (design speed) pada area interchange serta ramp on/off. Kecepatan operasional yang disamakan dengan kecepatan desain terbukti memicu sederet tragedi kecelakaan bus fatal di Simpang Susun Semarang, Krapyak, hingga Exit Cikampek.

​Ancaman keselamatan semakin diperparah oleh bahaya genangan air (standing water) yang memicu aquaplaning, belum tersedianya aturan batas maksimum tinggi genangan air, serta lemahnya rancangan Jalur Penghentian Darurat (Emergency Safety Zone). Banyak jalur penyelamat eksisting memiliki sudut masuk terlalu tajam dan material pengisi yang memadat sehingga justru meningkatkan risiko fatalitas.
​Lokasi Gerbang Tol (GT) yang ditempatkan persis di akhir jalan menurun juga dinilai menjadi ancaman bahaya ekstrem, terutama jika terjadi kegagalan sistem rem (blong) pada kendaraan berat.

Penempatan gerbang tol ke depan wajib melalui analisis risiko komprehensif guna menghindari area rawan kecelakaan.
​Di samping itu, Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) dinilai belum siap menghadapi skenario kondisi darurat untuk insiden kebakaran baterai kendaraan listrik (electric vehicle) maupun tumpahan zat B3. BUJT sejauh ini masih bergantung pada pemadam kebakaran daerah yang belum tentu memiliki peralatan khusus dan kompetensi teknis memadai.

​Menanggapi Rancangan Peraturan Menteri PU tentang SPM Jalan Tol terkait kompensasi rekondisi akibat pelanggaran truk Over Dimension Over Load (ODOL), Djoko mendesak agar regulasi pelaksana segera disahkan secara tegas. Implementasi seluruh rekomendasi ini secara konsisten menjadi kunci utama dalam mewujudkan penyelenggaraan jalan tol yang aman dan ramah keselamatan (forgiving road) bagi publik. (ney)

Tags: Infrastruktur Jalan Toljalan tolKeselamatan Jalan Tolknkt

Berita Terkait.

ARISE Jadi Senjata Baru Menghadapi Ancaman Bencana dan Krisis Fiskal
Nasional

ARISE Jadi Senjata Baru Menghadapi Ancaman Bencana dan Krisis Fiskal

Selasa, 1 September 2026 - 10:30
Perkuat Struktur Organisasi, Menteri Ekraf Lantik Pejabat Baru dan Tekankan Kepemimpinan Berbasis Aksi
Nasional

Perkuat Struktur Organisasi, Menteri Ekraf Lantik Pejabat Baru dan Tekankan Kepemimpinan Berbasis Aksi

Selasa, 1 September 2026 - 10:15
Pamer Capaian Pendidikan, Mendikdasmen: Transformasi 2027 Siap Tancap Gas
Nasional

Pamer Capaian Pendidikan, Mendikdasmen: Transformasi 2027 Siap Tancap Gas

Selasa, 1 September 2026 - 10:02
8 WNI Diduga Direkrut Jadi Tentara Rusia, Begini Tanggapan Kemlu
Nasional

Soal Isu WNI Jadi Tentara Rusia, Kemlu: Waspadai Tawaran Kerja di Wilayah Konflik

Senin, 31 Agustus 2026 - 22:15
Jampidsus Tancap Gas, Sikat Korupsi Rp401 Miliar dan 1.111 Ha Lahan Negara Kembali
Nasional

Jampidsus Tancap Gas, Sikat Korupsi Rp401 Miliar dan 1.111 Ha Lahan Negara Kembali

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:45
Gus Kikin Pimpin PBNU, Pengamat: NU Harus Tetap Independen Tak Silau dengan Penguasa
Nasional

Gus Kikin Pimpin PBNU, Pengamat: NU Harus Tetap Independen Tak Silau dengan Penguasa

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:05

OLAHRAGA

Minim Efektivitas! Indonesia U-20 Imbang 0-0 Lawan Malaysia
Olahraga

Minim Efektivitas! Indonesia U-20 Imbang 0-0 Lawan Malaysia

Editor Laurens Dami
Senin, 31 Agustus 2026 - 21:15

INDOPOSCO.ID – Timnas Indonesia U-20 harus berbagi poin dengan Malaysia dalam laga perdana Grup H Kualifikasi Piala Asia U-20 2027...

SelengkapnyaDetails
timnas

Timnas Indonesia U-20 vs Malaysia: Garuda Muda Diminta Waspada

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:47
John-Herdman

Tuntaskan Merdeka Run, John Herdman Tantang Adu Lari Skuad Garuda

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:45
Marquez

Klasemen MotoGP 2026 Makin Panas Usai Marc Marquez Menang di Aragon

Senin, 31 Agustus 2026 - 09:01
GTWCE-Endurance Cup: Mercedes-BMW Menggila di Nurburgring, Ferrari Siapkan Serangan Balik

GTWCE-Endurance Cup: Mercedes-BMW Menggila di Nurburgring, Ferrari Siapkan Serangan Balik

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:31

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.