INDOPOSCO.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penyitaan aset dalam pengembangan penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi di Kabupaten Rejang Lebong dan wilayah lainnya di Provinsi Bengkulu.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, penyidik menyita satu unit rumah mewah yang diduga milik Anggota DPRD Kota Bengkulu, Vinna Ledy Anggraheni (VLA) berlokasi di Jakarta Selatan pada Senin (31/8/2026).
“Kali ini, aset yang disita berupa satu unit rumah mewah milik saudari VLA, selaku Anggota DPRD Kota Bengkulu. Rumah tersebut berlokasi di wilayah Jakarta Selatan,” kata Budi Prasetyo dalam keterangannya, Jakarta, Selasa (1/9/2026).
Penyitaan dilakukan karena aset dimaksud diduga memiliki keterkaitan dengan perkara. Penyidik selanjutnya akan mendalami lebih hubungan antara dugaan pemberian aset dari pihak swasta kepada yang bersangkutan.
“(Mendalami) saudari VLA dengan rangkaian peristiwa pidana yang sedang disidik,” ujar Budi Prasetyo.
Setiap aset yang ditemukan dan kemudian dilakukan penyitaan tentu tidak berhenti pada penguasaan barangnya semata. “Penyidik akan menelusuri asal-usul, proses perolehan, pihak yang memberikan maupun menerima, serta keterkaitannya dengan konstruksi perkara,” ujar Budi Prasetyo.
Seluruh hasil penyitaan selanjutnya akan ditelaah dan dianalisis bersama alat bukti lainnya. Dari sana, penyidik akan menguji keterkaitan setiap temuan dengan rangkaian perbuatan dalam perkara.
“Sehingga konstruksi perkaranya dapat dibangun secara utuh dan terang berdasarkan fakta serta alat bukti,” imbuh Budi Prasetyo.
Sebelum menyita rumah mewah, KPK menyita satu unit mobil Pajero Sport milik VLA pada 10 Agustus 2026 yang diduga merupakan pemberian dari pihak swasta.
Pengembangan kasus itu berawal dari operasi tangkap tangan (OTT) yang menetapkan Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari sebagai tersangka pada Maret 2026. KPK terus mengembangkan penyidikan dengan melakukan serangkaian penggeledahan dan pemeriksaan saksi, termasuk mengamankan uang tunai Rp4 miliar dari rumah Kepala Dinas PUPR Kota Bengkulu. (dan)























