• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Bangun Indonesia, Wamendagri Bima Ajak Generasi Muda Ambil Peran di Tengah Disrupsi Digital

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:30
in Nasional
Wamendagri

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto saat menjadi narasumber dalam Talk Show Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2026 di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Banten, Kamis (27/8/2026). Foto: Humas Kementerian Dalam Negeri

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengajak generasi muda membangun Indonesia dengan mengambil peran di tengah disrupsi digital dan perkembangan kecerdasan artifisial (AI) seperti saat ini. Menurutnya, generasi muda hari ini akan mampu menaklukkan dunia dengan tiga catatan: membangun kompetensi, membangun jaringan, dan mengambil peran.

“Sekecil apa pun, ambil peran. Mau di RT, mau di komunitas, mau di kota, mau di kampus, ambil peran,” katanya saat menjadi narasumber dalam Talk Show Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2026 di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Banten, Kamis (27/8/2026).

BacaJuga:

Sejarah Nasional Dirombak, Menbud: Pemerintah Tak Sentuh Satu Lembar pun

Percepat Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera, Tito Terus Kawal Penyaluran Anggaran K/L

Mendikdasmen: Pramuka Jadi Instrumen Bentuk Karakter Siswa

Dalam kesempatan itu, Bima menyoroti kekhawatiran mahasiswa terhadap perkembangan AI. Ia berpesan agar generasi muda tetap optimistis. Pasalnya, secanggih apa pun AI, manusia akan tetap mampu mengendalikan teknologi tersebut sepanjang menguasainya dengan baik.

“AI itu keniscayaan, AI itu adalah tanda-tanda zaman. Tapi yakinilah, AI memudahkan dan menghubungkan, tapi tidak semua tergantikan oleh AI. AI tidak punya hati. AI tidak punya nurani. AI tidak akan menghasilkan wisdom dan value. Selamanya manusia akan jadi pemenang, karena manusia memiliki nilai, memiliki value,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Bima meminta generasi muda untuk mampu membaca tanda-tanda zaman, baik melalui science (keilmuan) maupun wisdom (kebijaksanaan). Menurutnya, tanda-tanda zaman perlu dibaca dengan melihat ke depan sekaligus belajar dari masa lalu. Sejarah, kata dia, mengajarkan berbagai hal yang fundamental dan penting untuk menghadapi disrupsi yang terjadi saat ini.

Ia menjelaskan, perubahan kini berlangsung semakin cepat. Jika sebelumnya perubahan terjadi dalam satu dekade, kemudian lima tahun, dan tiga tahun, saat ini perubahan bahkan dapat terjadi dalam hitungan hari akibat perkembangan dan pengaruh dunia digital.

“Kultur dan teknologi berubah dengan sangat cepat. Sekarang bayangkan, revolusi itu digerakkan bukan lewat buku, bukan lewat pamflet, tapi lewat TikTok, lewat Threads, lewat platform di sosial media, lewat komersial media. Pergerakan sosial di dunia nyata didorong oleh fenomena di dunia maya,” tuturnya.

Sejalan dengan perkembangan tersebut, Bima menyebut setidaknya ada tiga kompetensi yang perlu dipersiapkan generasi muda, yaitu digital skills (kemampuan mendalami dunia digital), thinking skills (kemampuan berpikir analitis serta problem solving), dan human skills (kemampuan berhubungan secara baik dengan orang lain).

“Hidup ini adalah seni bergaul, memperbanyak teman, memperkuat jaringan. Dan pada saatnya kalian akan percaya bahwa hidup yang kalian dapatkan enggak ada artinya tanpa diimbangi oleh karakter,” terangnya.

Selain kompetensi, Bima menekankan pentingnya membangun karakter melalui pengalaman dan interaksi di luar ruang perkuliahan. Di era digital, ilmu pengetahuan dapat diperoleh dari berbagai sumber, tidak hanya melalui bangku kuliah, tetapi juga dari ruang-ruang diskusi, pergaulan, serta interaksi dengan masyarakat.

Menurutnya, UIN yang ia kenal bukan sekadar menara gading, melainkan institusi pendidikan yang menyatu dengan lingkungan dan masyarakat. Karena itu, ia berharap mahasiswa tidak hanya memperkuat kompetensi melalui textbook yang diperoleh di ruang-ruang kuliah, tetapi juga membangun karakter dengan menjelajahi berbagai sudut kehidupan di luar kampus.

“Saya mendoakan teman-teman semua, mahasiswa baru UIN, tidak saja mewarisi kecerdasan para penerus kalian, tapi juga mewarisi kebijaksanaan dan kematangan para pendahulu kalian yang lebih dulu mentas,” tandasnya.(adv)

Tags: AIBima Arya Sugiartogenerasi mudaWamendagri

Berita Terkait.

Polisi Tetapkan 47 Tersangka Kerusuhan Pascademo di Jakarta
Nasional

Sejarah Nasional Dirombak, Menbud: Pemerintah Tak Sentuh Satu Lembar pun

Rabu, 2 September 2026 - 19:00
Percepat Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera, Tito Terus Kawal Penyaluran Anggaran K/L
Nasional

Percepat Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera, Tito Terus Kawal Penyaluran Anggaran K/L

Rabu, 2 September 2026 - 18:31
Mendikdasmen: Pramuka Jadi Instrumen Bentuk Karakter Siswa
Nasional

Mendikdasmen: Pramuka Jadi Instrumen Bentuk Karakter Siswa

Rabu, 2 September 2026 - 16:11
Blusukan Prabowo di Senen dan Ujian Nyata Sebuah Janji Politik
Nasional

Jadi Jembatan ke Pekerjaan, DPR: Magang Nasional Jangan Berhenti di Pengalaman

Rabu, 2 September 2026 - 15:35
Blusukan Prabowo di Senen dan Ujian Nyata Sebuah Janji Politik
Nasional

Tata Kelola Pelayanan Berpotensi Menyimpang, Begini Respons Menteri Imipas 

Rabu, 2 September 2026 - 14:45
Blusukan Prabowo di Senen dan Ujian Nyata Sebuah Janji Politik
Nasional

Blusukan Prabowo di Senen dan Ujian Nyata Sebuah Janji Politik

Rabu, 2 September 2026 - 14:30

OLAHRAGA

nova
Olahraga

Tumpul Lawan Malaysia, Garuda Muda Pertajam Penyelesaian Akhir demi Tumbangkan Laos

Editor Laurens Dami
Rabu, 2 September 2026 - 15:05

INDOPOSCO.ID - Timnas Indonesia U-20 berfokus mempertajam penyelesaian akhir jelang menghadapi Laos U-20 pada laga kedua fase Grup H Kualifikasi...

SelengkapnyaDetails
ferry

Izin Prinsip Sudah Terbit, League Persija Versus Persib Fix di GBK

Rabu, 2 September 2026 - 13:13
SUPER

Super League 2026 Resmi Bergulir, STY vs Igor Tolic Panaskan Rivalitas Persija-Persib

Rabu, 2 September 2026 - 08:10
league

Alasan “Indonesia Menyala” Gantikan “Gaskeun” sebagai Theme Song Super League 2026/2027

Rabu, 2 September 2026 - 04:04
sty

Comeback ke Liga Indonesia, Shin Tae-yong Ungkap Perubahan yang Membuatnya Bangga

Selasa, 1 September 2026 - 23:13

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.