INDOPOSCO.ID – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) berkomitmen menjadikan Pramuka sebagai salah satu instrumen penting dalam pembentukan karakter siswa.
Pernyataan tersebut diungkapkan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti dalam keterangan, Rabu (2/9/2026). Ia menilai Pramuka memiliki ruang strategis untuk menanamkan jiwa patriotisme dan membentuk karakter siswa.
Mu’ti menegaskan, kegiatan ekstrakurikuler Pramuka tidak boleh dipandang sebagai tujuan akhir. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi sarana bagi siswa untuk mendapatkan pengalaman sekaligus membangun karakter melalui proses pembiasaan.
“Pramuka menjadi bagian dari upaya pembentukan karakter murid,” tegasnya.
Sebelumnya, Mendikdasmen mendapat apresiasi khusus dari Gerakan Pramuka. Dedikasinya dalam mendukung dan mengembangkan pendidikan karakter generasi muda diganjar Lencana Darma Bakti.
Penghargaan tersebut diserahkan Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka Budi Waseso dalam rangkaian Perkemahan Anak Indonesia Hebat 2026 di Camp Hulu Cai, Bogor, Jawa Barat.
Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Budi Waseso mengatakan, pemberian Lencana Darma Bakti merupakan bentuk apresiasi atas peran Abdul Mu’ti dalam mendorong pendidikan karakter melalui Gerakan Pramuka.
Budi menyebut Abdul Mu’ti telah menginisiasi, mendorong, sekaligus memberikan semangat bagi pengembangan pendidikan karakter generasi muda.
Kebijakan tersebut menempatkan Pramuka sebagai ekstrakurikuler wajib di sekolah juga dinilai menjadi langkah penting untuk menyiapkan generasi Indonesia yang berkarakter dan berintegritas.
“Pak Menteri ini sudah menginisiasi, mendorong, menyemangati, dan paling tidak beliau yang melaksanakan. Ini adalah satu apresiasi dari Kwarnas. Tanpa dukungan beliau, tanpa bantuan beliau maka akan kesulitan secara serentak kita membangun generasi emas,” kata Budi. (nas)























