• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Menteri UMKM Gandeng APPI Perkuat Industri dan Pasar Produk Lokal

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Minggu, 9 Agustus 2026 - 11:03
in Ekonomi
Maman

Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menyampaikan sambutan dalam Deklarasi Nasional APPI di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat, Sabtu (8/8/2026). Foto: Humas Kementerian UMKM

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus memperkuat kolaborasi dengan dunia usaha untuk mendorong UMKM naik kelas. Salah satunya melalui kemitraan dengan Asosiasi Pengusaha Pengelasan Indonesia (APPI), yang dinilai memiliki peran penting dalam memperkuat rantai industri nasional sekaligus membuka peluang lebih besar bagi produk lokal.

Menteri UMKM Maman Abdurrahman menegaskan, pengembangan UMKM tidak boleh berhenti pada urusan modal maupun peningkatan produksi.

BacaJuga:

Mitsubishi Fuso Canter Teruji 40 Ribu Km, Siap Hadapi Era Biodiesel B50

Menjaga Perjalanan Tetap Nyaman, Daihatsu Perkuat Layanan Purnajual

Hadapi Era AI dan Cybersecurity, Bank Jakarta Perkuat Talenta Digital

Menurutnya, keberhasilan pelaku usaha juga sangat ditentukan oleh kemampuan menembus pasar dan meningkatkan daya saing. Karena itu, pemerintah mendorong terciptanya ekosistem usaha yang mampu mempertemukan produk UMKM dengan pasar yang lebih luas, sehingga semakin banyak pelaku usaha yang tumbuh dan ikut menggerakkan ekonomi kerakyatan.

“Selama ini kita bicara UMKM seolah-olah masalahnya hanya modal. Padahal setelah modal diberikan dan kapasitas produksinya ditingkatkan, pertanyaannya adalah produknya mau dijual ke mana?” kata Maman saat menghadiri Deklarasi Nasional APPI di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat, Sabtu (8/8/2026).

Menurutnya, keberlanjutan usaha sangat ditentukan oleh kemampuan pengusaha mengakses pasar. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas produksi perlu berjalan beriringan dengan penciptaan ekosistem pasar yang memberikan ruang lebih besar bagi produk-produk buatan dalam negeri.

Pemerintah, lanjutnya, terus mendorong penataan pasar domestik, termasuk mengendalikan masuknya barang impor yang tidak diperlukan sekaligus memperkuat kemampuan produksi nasional.

Maman menegaskan impor tetap diperlukan untuk memenuhi kebutuhan barang yang belum dapat diproduksi di dalam negeri. Namun, ketergantungan terhadap produk impor perlu dikurangi apabila kebutuhan tersebut sudah dapat dipenuhi oleh pengusaha dan industri nasional.

“Kalau barang itu sudah bisa dibuat oleh pengusaha kita sendiri, kenapa harus kita datangkan dari luar?” jelasnya.

Keberpihakan terhadap produk dalam negeri, lanjut Maman, menjadi penting karena setiap peningkatan permintaan terhadap produk nasional dapat menciptakan efek berganda bagi perekonomian. Pasar yang semakin terbuka memberikan kesempatan kepada pengusaha untuk meningkatkan produksi, memperluas usaha, dan menciptakan lebih banyak lapangan kerja.

Oleh karena itu, keberadaan asosiasi seperti APPI dinilai penting untuk menjembatani kebutuhan pengusaha dengan arah kebijakan pemerintah. Asosiasi juga dapat menjadi ruang konsolidasi untuk meningkatkan kapasitas, kualitas produk, standardisasi, serta memperluas akses pasar bagi para anggotanya.

Maman menegaskan bahwa pemerintah membutuhkan dukungan dan masukan dari asosiasi serta dunia usaha agar kebijakan yang dijalankan semakin sesuai dengan kebutuhan dan tantangan yang dihadapi pengusaha di lapangan.

“Kolaborasi antara pemerintah, asosiasi, dan dunia usaha tersebut diharapkan dapat membangun rantai ekonomi yang semakin kuat dari tingkat lokal hingga nasional, sekaligus memastikan pertumbuhan industri memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” terangnya.

Penguatan industri dalam negeri, menurutnya, pada akhirnya bukan semata-mata mengenai kemampuan menghasilkan barang, melainkan juga bagaimana kapasitas produksi nasional dapat menjadi sumber penciptaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan masyarakat, dan kesejahteraan keluarga Indonesia.

Sementara itu, Ketua Umum APPI Budi Hadi Winata mengatakan APPI mendukung langkah pemerintah dalam memperkuat industri dalam negeri, termasuk melalui pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Sekolah Rakyat yang dinilai dapat mendorong aktivitas ekonomi sekaligus membuka peluang usaha bagi pengusaha di berbagai daerah.

“Kami mendukung program pemerintah, termasuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Sekolah Rakyat. Program ini tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat, tetapi juga dapat menggerakkan perputaran ekonomi dan membuka peluang usaha bagi pengusaha lokal,” ucapnya.

Menurut Budi, berbagai pembangunan dan aktivitas ekonomi di daerah dapat menciptakan permintaan terhadap produk dan jasa yang mampu dikerjakan pengusaha lokal, termasuk pengusaha di bidang pengelasan. Peluang tersebut perlu diikuti dengan peningkatan kualitas, kapasitas, dan daya saing agar pengusaha dalam negeri mampu memenuhi kebutuhan pasar.

APPI juga menyatakan siap berkolaborasi dengan pemerintah dalam memperluas akses pasar, meningkatkan kapasitas pengusaha pengelasan, serta mendorong penggunaan produk dalam negeri untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor, khususnya terhadap produk yang telah mampu diproduksi oleh industri nasional.

Melalui kolaborasi tersebut, pemerintah dan dunia usaha diharapkan dapat memperkuat fondasi industri nasional yang semakin mandiri dan berdaya saing, sekaligus menjadikan pengusaha lokal sebagai bagian penting dalam pembangunan ekonomi Indonesia.(her)

Tags: APPIKementerian UMKMmaman abdurrahmanUMKM

Berita Terkait.

Mitsubishi Fuso Canter Teruji 40 Ribu Km, Siap Hadapi Era Biodiesel B50
Ekonomi

Mitsubishi Fuso Canter Teruji 40 Ribu Km, Siap Hadapi Era Biodiesel B50

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:30
Menjaga Perjalanan Tetap Nyaman, Daihatsu Perkuat Layanan Purnajual
Ekonomi

Menjaga Perjalanan Tetap Nyaman, Daihatsu Perkuat Layanan Purnajual

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 21:00
foto
Ekonomi

Hadapi Era AI dan Cybersecurity, Bank Jakarta Perkuat Talenta Digital

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:20
Destinator
Ekonomi

Perayaan 1 Tahun dengan Berbagai Penghargaan, Mitsubishi Destinator Tampil Mentereng di GIIAS 2026

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:01
Migas Indonesia Masuk Fase Baru, Pengeboran Didorong Lebih Agresif
Ekonomi

Migas Indonesia Masuk Fase Baru, Pengeboran Didorong Lebih Agresif

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 00:21
Kepercayaan Stakeholder Menguat, Indeks Kepuasan Pertamina NRE Naik Jadi 4,30
Ekonomi

Kepercayaan Stakeholder Menguat, Indeks Kepuasan Pertamina NRE Naik Jadi 4,30

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:34

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2463 shares
    Share 985 Tweet 616
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2192 shares
    Share 877 Tweet 548
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1995 shares
    Share 798 Tweet 499
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1379 shares
    Share 552 Tweet 345
  • Honda Scoopy Modifikasi Jadi Magnet di Jakarta Sneakers Day 2026, Booth Honda Sedot Ratusan Pengunjung

    1277 shares
    Share 511 Tweet 319
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.