INDOPOSCO.ID – Langkah Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 memasuki fase paling menentukan. Setelah meraih dua kemenangan beruntun, skuad Garuda kini bersiap menghadapi tantangan terbesar di Grup A, yakni melawan Vietnam yang datang dengan status juara bertahan.
Pertandingan bergengsi tersebut akan berlangsung di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (3/8/2026) pukul 20.30 WIB. Duel ini diyakini bakal menjadi penentu siapa yang berpeluang besar finis sebagai pemuncak klasemen grup.
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman menilai pertandingan melawan Vietnam memiliki atmosfer dan tingkat kesulitan yang jauh berbeda dibanding dua laga sebelumnya saat menghadapi Kamboja dan Timor Leste.
“Laga semacam inilah yang ingin Anda mainkan di turnamen. Bagi kami, ini adalah kesempatan besar untuk mengambil kendali di grup,” ujar Herdman dikutip aseanutdfc pada Senin (3/8/2026).
Indonesia memang membuka turnamen dengan hasil sempurna. Namun, perjalanan menuju enam poin tidak sepenuhnya berjalan mudah. Saat menghadapi Timor Leste, Garuda harus menunggu hingga menit ke-74 untuk memecah kebuntuan, meski lawan sudah bermain dengan 10 orang sejak menit ke-21.
Meski demikian, Herdman tidak melihat hal tersebut sebagai persoalan besar. Menurutnya, pertandingan sepak bola selalu menghadirkan dinamika yang membuat setiap laga sulit diprediksi.
“Saya belum pernah melihat tim menampilkan performa sempurna sepanjang pertandingan sepak bola. Sepak bola melibatkan perubahan momentum, emosi, kartu merah, keputusan wasit, dan banyak situasi lainnya,” jelas mantan pelatih Kanada itu.
Pelatih berusia 51 tahun tersebut menegaskan fokus utama timnya adalah memastikan seluruh pemain siap menghadapi tekanan dalam laga melawan salah satu kekuatan terbaik di kawasan Asia Tenggara.
“Apa yang bisa saya katakan adalah para pemain akan siap bertanding menghadapi lawan yang saya nilai sebagai tim terkuat di turnamen ini. Mereka siap berjuang dan tampil untuk para suporter,” tambahnya.
Laga kontra Vietnam juga membawa konsekuensi besar bagi perjalanan Indonesia di turnamen. Tiga poin akan memastikan Garuda mengamankan tiket ke babak semifinal lebih cepat. Sebaliknya, apabila gagal meraih hasil positif, Indonesia harus mempertaruhkan nasib pada pertandingan terakhir melawan Singapura untuk menjaga peluang lolos ke fase gugur. (her)


















