• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Prabowo Minta IIFC Segera Direalisasikan, Bali Disiapkan Jadi Magnet Investasi Dunia

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Jumat, 24 Juli 2026 - 10:02
in Nasional
Presiden-RI

Presiden Prabowo Subianto memberikan keterangan pers di Istana Negara belum lama ini. Foto: YouTube Sekretariat Presiden

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Presiden Prabowo Subianto mempercepat langkah pemerintah dalam mewujudkan Indonesia International Financial Center (IIFC), sebuah kawasan jasa keuangan bertaraf internasional yang diproyeksikan menjadi pintu masuk investasi global ke Indonesia. Arahan tersebut disampaikan Presiden saat memimpin rapat terbatas bersama jajaran menteri Kabinet Merah Putih di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (23/7/2026).

Percepatan pembangunan IIFC dilakukan setelah payung hukum pembentukannya memperoleh persetujuan DPR RI. Pemerintah kini mulai menyiapkan tahapan implementasi agar kawasan tersebut dapat segera beroperasi.

BacaJuga:

Prabowonomics Menggema di Harlah PKB, Tegaskan Ekonomi Harus Berpihak kepada Rakyat

Perpres Ojol Masuki Fase Penentu, DPR Pastikan Regulasi Berpihak pada Pengemudi

Wamendikdasmen: Hari Anak Nasional Jadi Momentum Perkuat Pendidikan Berkualitas Lewat Bermain

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM yang juga Kepala BPI Danantara Rosan Roeslani mengatakan Presiden meminta seluruh proses persiapan segera dijalankan. Menurutnya, Bali telah dipilih sebagai lokasi utama pengembangan kawasan tersebut, meski membutuhkan waktu beberapa tahun hingga siap beroperasi penuh sebagai pusat keuangan internasional.

“Rencana pelaksanaan dari Indonesia International Financial Center yang memang alhamdulillah undang-undangnya sudah disetujui oleh DPR dan Bapak Presiden minta itu segera ditindaklanjuti, dan memang rencananya itu akan dibuat di Bali, tetapi kan perlu ada persiapan mungkin selama 2 atau 3 tahun sampai itu menjadi suatu financial center yang bertaraf internasional dan juga akan bisa membuat para investor itu melihat,” ujar Rosan usai rapat.

Di tengah proses persiapan tersebut, pemerintah mengklaim minat investor terhadap proyek IIFC mulai terlihat. Rosan mengungkapkan, sejumlah pelaku investasi internasional telah memberikan respons positif terhadap rencana pembentukan pusat keuangan baru di Indonesia.

Ia menceritakan, dalam kunjungannya ke Bali beberapa hari lalu, dirinya bertemu dengan 11 investor yang berasal dari kalangan family office dan institusi investasi lainnya.

“Beberapa hari yang lalu saya juga ke Bali bertemu dengan 11 para investor dari family office dan yang lain-lainnya dan responsnya sudah sangat-sangat positif mengenai keberadaan financial center yang akan ada di Indonesia ini,” katanya.

Sebelum kawasan utama di Bali rampung dibangun, pemerintah akan mengoperasikan IIFC terlebih dahulu di Jakarta. Skema ini disiapkan sebagai masa transisi selama sekitar dua hingga tiga tahun, sekaligus untuk membangun sistem kelembagaan dan infrastruktur pendukung.

“Mungkin di masa transisi ini, dalam dua atau tiga tahun depan mungkin akan dibuat dulu di Jakarta selama masa tradisi ini sebelum nanti akan lebih dikembangkan, bisa di Jakarta dan juga di Bali,” jelas Rosan.

Pemerintah juga telah menyiapkan gedung yang akan difungsikan sebagai kantor operasional awal IIFC di Jakarta agar proses implementasi dapat berjalan tanpa harus menunggu pembangunan kawasan utama selesai.

Dalam struktur pengelolaannya, Danantara akan berperan sebagai pengembang kawasan. Sementara itu, operasional IIFC nantinya akan dipimpin oleh pimpinan kawasan dan seorang governor yang bertugas membangun seluruh sistem, regulasi, hingga tata kelola agar pusat keuangan tersebut dapat berjalan sesuai standar internasional.

“Kalau Danantara kan sebagai pengembang kawasan, tapi kan dari financial center itu sendiri nanti akan dipimpin oleh ketua kawasan dan juga oleh governor-nya nanti akan men-set up semua perangkat yang dibutuhkan agar financial center itu bisa berfungsi dengan baik dan benar,” tambahnya.

Pemerintah menilai pembentukan Indonesia International Financial Center merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat ekosistem investasi nasional. Melalui kehadiran pusat jasa keuangan berkelas dunia tersebut, Indonesia diharapkan semakin kompetitif dalam menarik arus modal global, memperluas akses pembiayaan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih berkelanjutan.(her)

Tags: Indonesia International Financial CenterInvestasi GlobalPrabowo

Berita Terkait.

Prabowo
Nasional

Prabowonomics Menggema di Harlah PKB, Tegaskan Ekonomi Harus Berpihak kepada Rakyat

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:01
ojol
Nasional

Perpres Ojol Masuki Fase Penentu, DPR Pastikan Regulasi Berpihak pada Pengemudi

Jumat, 24 Juli 2026 - 06:06
wamen
Nasional

Wamendikdasmen: Hari Anak Nasional Jadi Momentum Perkuat Pendidikan Berkualitas Lewat Bermain

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:12
Game
Nasional

Peringatan Hari Anak Nasional, KPAI Soroti Bahaya Candu Digital

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:48
Siswa
Nasional

HAN 2026, 88 Juta Anak Indonesia Dinilai Terancam Bullying Digital hingga Produk Adiktif

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:27
I-dewa-Gede
Nasional

Menjemput Lulusan SD Tidak Masuk SMP di Karangasem Berbekal Hypnoparenting

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:44

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3194 shares
    Share 1278 Tweet 799
  • Spanyol vs Argentina: De la Fuente Tuntut Wasit Pimpin Final dengan Sangat Ketat

    1414 shares
    Share 566 Tweet 354
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1238 shares
    Share 495 Tweet 310
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2822 shares
    Share 1129 Tweet 706
  • Jelang Final Piala Dunia 2026, Scaloni Keluhkan Singkatnya Waktu Pemulihan Argentina

    823 shares
    Share 329 Tweet 206
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.